Tak Yakin Sianida Masuk Lewat Mulut Mirna, Ini Penjelasannya

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 21 September 2016 | 11:57 WIB
Tak Yakin Sianida Masuk Lewat Mulut Mirna, Ini Penjelasannya
Suasana sidang Jessica Wongso dengan menghasirkan saksi ahli Toksikologi dari Australia Michael David Robertson. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com -
Ahli Toksikologi Forensik dari Australia Michael David Robertson mengaku tidak yakin jika Wayan Mirna Salihin meninggal dunia karena teracun sianida. Hal itu disampaikan Michael saat menjadi saksi ahli untuk terdakwa Jessica Kumala Wongso dalam persidangan ke-23 sidang kasus Kopi Sianida.

Michael juga meragukan eksperimen yang dilakukan saat pengambilan contoh lambung dari jenazah Mirna setelah 15 hari meninggal dunia.

Pasalnya, kata dia, pengambilan contoh tersebut sianida hanya ditemukan dalam jumlah kecil. Maka dia menilai jika sangat kecil kemungkinan sianida masuk masuk melalui mulut.

"Apabila ini disebabkan terjadinya perubahan setelah kematian bukanlah bukti masuknya sianida melalui mulut. Bukan berarti yang bersangkutan meninggal karena sianida. Satu-satunya sianida bisa ditemukan jumlahnya dilambung, apabila itu disebabkan perubahan setelah kematian, maka tidak ada bukti masuknya sianida di melalui mulut," kata Michael dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016).

Dia juga mengaku heran dokumen pemeriksaan perihal pengambilan cairan lambung yang dilakukan beberapa menit Mirna meninggal dunia. Kata dia, apabila sianida masuk melalui mulut harusnya ditemukan dalam lambung Mirna.

"Isi lambung mengandung sianida yang sangat besar, apabila sianida masuk melalui mulut dan menyebabkan kematian, sekali lagi saya tidak mnenyaksikam senidi bagaiamab pengujian dilakikan. Meski sianida dapat terurai dalam rentang waktu saat pengambilan dan pengujian sampel dilakukan. Maka seharusnya sianida dapat ditemukan," kata Michael.

Lebih lanjut, Dia menduga jika sianida sebanyak 0,2 miligram per liter yang ditemukan di lambung Mirna lantaran di dalam tubuh manusia setelah kematian ada perubahan dan dapat terbentuk sianida yang berasal dari bakteri dalam tubuh.

"Karena tidak ada sianida dalam lambung tak lama setelah kematian, dan adanya sianida dalam jumlah kecil setelah diambil tiga hari sesudah. Metode pengujian sama, maka sepertinya penjelasan paling mungkin mengapa ada sianida ada di dalam lambung, adalah terjadinya pada saat kematian, sianida terbentuk saat setelah kematian," kata Michael.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Jessica Datangkan Saksi Ahli dari Australia

Lagi, Jessica Datangkan Saksi Ahli dari Australia

News | Rabu, 21 September 2016 | 10:45 WIB

Pengacara Jessica Dituding Adu Domba Saksi Ahli

Pengacara Jessica Dituding Adu Domba Saksi Ahli

News | Selasa, 20 September 2016 | 18:42 WIB

KY Terima Laporan Pelanggaran Etik 3 Hakim 'Kopi Maut Mirna'

KY Terima Laporan Pelanggaran Etik 3 Hakim 'Kopi Maut Mirna'

News | Selasa, 20 September 2016 | 15:26 WIB

Jessica Anggap Saksi Ahli Jaksa Tak Lebih Baik dari Saksinya

Jessica Anggap Saksi Ahli Jaksa Tak Lebih Baik dari Saksinya

News | Senin, 19 September 2016 | 15:09 WIB

Saksi Bingung Analisa Kejiwaan Jessica Bertentangan

Saksi Bingung Analisa Kejiwaan Jessica Bertentangan

News | Senin, 19 September 2016 | 13:12 WIB

Jaksa Cecar Psikolog Soal Catatan Kriminal Jessica di Australia

Jaksa Cecar Psikolog Soal Catatan Kriminal Jessica di Australia

News | Senin, 19 September 2016 | 12:47 WIB

Pengacara Jessica Tanya Prosedur Pemeriksaan Kejiwaan ke Ahli

Pengacara Jessica Tanya Prosedur Pemeriksaan Kejiwaan ke Ahli

News | Senin, 19 September 2016 | 11:21 WIB

Saksi Jessica Sebut CCTV Olivier Data Minim

Saksi Jessica Sebut CCTV Olivier Data Minim

News | Senin, 19 September 2016 | 10:56 WIB

Sidang ke-22 'Kopi Maut Mirna', Saksi Pertama Jessica Psikolog

Sidang ke-22 'Kopi Maut Mirna', Saksi Pertama Jessica Psikolog

News | Senin, 19 September 2016 | 10:28 WIB

Saksi Ahli Jessica Nilai CCTV Kafe Olivier Direkayasa

Saksi Ahli Jessica Nilai CCTV Kafe Olivier Direkayasa

News | Kamis, 15 September 2016 | 17:28 WIB

Terkini

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:59 WIB

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB