Pelatih DIY Meninggal Dunia, PB PON Beri Santunan Rp25 Juta

Syaiful Rachman

Sabtu, 24 September 2016 | 18:12 WIB
Pelatih DIY Meninggal Dunia, PB PON Beri Santunan Rp25 Juta
Presiden Direktur BNI Life Insurance Budi Tampubolon (kedua kiri), Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (kiri), Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin (kanan), Ketua Unit Kerja III Panitia Besar (PB) PON Muhammad Solihin [Antara]

Suara.com - Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Peparnas XV 2016 turut berbelasungkawa atas meninggalnya pelatih cabang olahraga menembak kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sebastian Laksawana, Sabtu pagi, di Bandung karena sakit.

"PB PON juga mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasi almarhum yang ikut menyukseskan PON XIX 2016 dengan membina atlet DI Yogayakarta untuk meraih prestasi di kegiatan yang sedang berlangsung ini," kata Ketua Umum PB PON XIX Ahmad Heryawan.

Atas musibah yang menimpa pelatih itu, PB PON melalui asuransi BNI Life akan memberikan santunan sebesar Rp25 juta yang akan diberikan kepada kontingen atau pihak keluarga.

Untuk meringankan kontingen DI Yogayakarta, PB PON juga akan membantu pemulangan jenazah ke Yogyakarta melalui Lion Air Cargo dengan No. 990.497.127.03 tanggal 24 September 2016.

"Musibah ini tentunya bukan hanya mengagetkan kontingen Yogyakarta, tetapi semua peserta dari provinsi lain dan PB PON sendiri ikut berduka atas musibah yang menimpa pelatih DIY," kata Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan.

Belajar dari peristiwa ini, Aher berpesan kepada semua anggota kontingen peserta PON XIX dan Peparnas XV 2016 agar segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat jika memang mengeluhkan sakit.

"Semua rumah sakit di Bandung buka selama 24 jam dan PB PON berharap tidak ada lagi musibah yang terjadi saat penyelenggaraan PON berlangsung," katanya.

Kepada kontingen DI Yogyakarta, lanjut Aher, semoga tidak larut dalam kesedihan berkepanjangan dan diharapkan dedikasi, semangat juang almarhum selama melatih untuk melahirkan atlet berprestasi di PON, menjadi pelecut bagi atlet DI Yogyakarta di cabang olah raga lain untuk meraih medali atau prestasi selama sisa waktu penyelenggaraan PON XIX 2016.

PB PON XIX / Peparnas XV 2016 Jawa Barat menaruh perhatian besar terhadap perlindungan seluruh panitia dan anggota resmi kontingen peserta gelaran akbar nasional ini dengan bekerja sama dengan BNI Life Insurance untuk memproteksi kesehatan dan asuransi jiwa selama penyelenggaraan berlangsung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

BBFC Naik Level, Lapangan Berstandar FIFA Resmi Dibuka untuk Cetak Talenta Muda Indonesia

BBFC Naik Level, Lapangan Berstandar FIFA Resmi Dibuka untuk Cetak Talenta Muda Indonesia

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 15:58 WIB

Sidak Dugaan Pungli, Satpol PP Ungkap Temuan 'Sumbangan' Rp10 Ribu di Kalijodo

Sidak Dugaan Pungli, Satpol PP Ungkap Temuan 'Sumbangan' Rp10 Ribu di Kalijodo

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:58 WIB

Satu Aplikasi untuk Semua? Intip Fitur Rahasia BRImo yang Bikin Hidup Makin Enteng

Satu Aplikasi untuk Semua? Intip Fitur Rahasia BRImo yang Bikin Hidup Makin Enteng

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:57 WIB

Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi

Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:57 WIB

Tips Memilih Ukuran Helm yang Pas agar Tak Kekecilan dan Nyaman Dipakai

Tips Memilih Ukuran Helm yang Pas agar Tak Kekecilan dan Nyaman Dipakai

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 15:57 WIB

Pelemahan Rupiah Masih Terus Berlanjut, Dolar AS Mulai Dijual Rp17.753

Pelemahan Rupiah Masih Terus Berlanjut, Dolar AS Mulai Dijual Rp17.753

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 15:53 WIB

×