Soal Spanduk Dukungan, Djarot: Bikin Jorok, Bikin Kotor Kota

Ardi Mandiri | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 02 Oktober 2016 | 16:38 WIB
Soal Spanduk Dukungan, Djarot: Bikin Jorok, Bikin Kotor Kota
Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri rapat pleno KPUD DKI Jakarta, Sabtu (1/10/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Djarot Saiful Hidayat mengaku sepakat dengan usulan pasangannya, bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tidak akan menggunakan spanduk dukungan kampanye di Pilkada DKI 2017. Sebab, Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menganggap pemasangan spanduk dukungan tersebut akan membuat lingkungan di Jakarta menjadi tidak enak dipandang.

"Bikin jorok, bikin kotor kota pakai spanduk-spanduk. apalagi ditempel di pohon-pohon, saya terus terang ya, mereka tempel di dinding-dinding, di jembatan, rumah, tiang listrik, yang bersihin kita," kata Djarot di kantor DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan, Minggu (2/10/2016).

Djarot sendiri mengaku mengalami kesulitan untuk membersihkan banyaknya atribut kampanye Pilkada yang ditemukan di beberapa fasilitas umum di Jakarta. Maka, dirinya sangat setuju apabila Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta mengatur soal pemasangan spanduk dukungan tersebut.

"Tahun 2012 ya, aku lihat di dinding tol, banyak. yang bersihin susah. akhirnya apa? kita cat ulang. biaya lagi. jadi tidak lah, saya sepakat itu dan itu sudah diatur KPU, nanti KPU yang akan mencetakan spanduk, gambar, dan sebagainya," kata Djarot.

Mantan Bupati Blitar Timur itu pun menyarankan kepada pasangan penantang di Pilgub DKI untuk membuat stiker-stiker dukungan kepada masyarakat.

"Saya lebih cenderung, saya bilang ke teman-teman, bikin aja stiker kecil-kecil, tempel saja di kau punya handphone, motor, mobil, pintu rumah mu, kamar rumah mu, WC rumahmu, wah itu baru mantap," kata dia.

Dia pun mengaku akan memerintahkan Satpol PP untuk menurunkan spanduk yang ditemukan dipasang di tempat-tempat umum. Djarot menambahkan jika pemasangan spanduk hanya diperbolehkan dipasang di lokasi pemukiman warga yang dijadikan basis pendukung pasangan calon.

"Kita sudah imbau berkali-kali, kalau ada seperti itu, kami tugaskan Satpol PP untuk diturunkan, pasti ditindak tegas. Kita kan di depan untuk kasih tauladan. Kalau kamu mau pasang itu, pasang di pagar rumahmu sendiri, boleh, depan rumahmu, boleh. tapi tidak di tempat-tempat umum," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot Baru Tahu soal Gereja di Tanjung Barat yang Ditolak Warga

Djarot Baru Tahu soal Gereja di Tanjung Barat yang Ditolak Warga

News | Minggu, 02 Oktober 2016 | 15:43 WIB

Djarot Fokus Kerja Ketimbang Urus Pilgub DKI

Djarot Fokus Kerja Ketimbang Urus Pilgub DKI

News | Minggu, 02 Oktober 2016 | 13:47 WIB

Terkini

Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump

Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 09:41 WIB

Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online

Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online

News | Senin, 27 April 2026 | 09:21 WIB

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

News | Senin, 27 April 2026 | 09:20 WIB

2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu

2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu

News | Senin, 27 April 2026 | 09:03 WIB

Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 08:39 WIB

Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

News | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik

3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik

News | Senin, 27 April 2026 | 07:55 WIB

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

News | Senin, 27 April 2026 | 07:34 WIB

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB