GP Ansor DKI: Ahok Jangan Campuri Agama Kami dan Ajarkan SARA

Tomi Tresnady, Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 08 Oktober 2016 | 08:24 WIB
GP Ansor DKI: Ahok Jangan Campuri Agama Kami dan Ajarkan SARA
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengikuti sidang gugatan UU Pilkada dengan menghadirkan saksi ahli utusan Presiden di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (6/10/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Ketua Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta Abdul Azis meminta Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak mengutip ayat Alquran dan mengaitkannya dengan pemilihan gubernur di Pilkada Jakarta 2017.

"Pak Ahok jangan campuri agama kami dan jangan ajari kami SARA," kata Ketua GP Ansor DKI Jakarta Abdul Azis kepada suara.com, Jumat (7/10/2016) malam.

Azis menyayangkan Ahok membawa-bawa surat Al Maidah ayat 51 dalam kunjungan kerja ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada (27/9/2016) lalu.

Menurutnya, pernyataan itu telah membuat umat Islam yang ada di Indonesia marah.

"Kami ini GP Ansor NKRI dan melindungi minoritas, tapi soal kitab suci Pak Ahok tidak perlu menafsirkan sendiri kitab suci kami, hak kami beragama dan kewajiban kami menjadikan Al Quran sebagai panduan hidup," kata Azis.

GP Ansor DKI juga akan melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penistaan agama pasal 156A Undang-Undang Nomor 1 PNPS tahun 1965.

"Sebagai gubernur DKI Pak Ahok telah melakukan penistaan kepada agama Islam dengan mengatakan hal tersebut," ujar Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta itu.

"Kami akan laporkan Pak Ahok ke Polda Metro jaya melalui lakumham Ansor DKI sekaligus mendesak MUI untuk memberikan teguran kepada gubernur DKI," Azis menambahkan.

Lebih lanjut, agar tak menuai kemarahan umat Islam menjelang pesta demokrasi Jakarta, GP Ansor meminta Ahok yang juga maju dalam Pilkada Jakarta 2017 tidak lagi mengutip Alquran dalam kegiatan apapun.

"Ini memancing pilkada SARA. Mestinya gubernur jaga mulutnya jangan mengurusi agama orang lain," kata anggota DPRD DKI dari fraksi PKB ini.

Berbeda dengan pernyataan mantan Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid, yang menyatakan Ahok tidak melakukan penistaan agama saat kunjungannya ke Kepulauan Seribu.

Suara.com - Nusron mengaku sudah melihat secara tuntas rekaman video selama kegiatan Ahok di Pulau Seribu yang berdurasi satu jam.

Dari rekaman utuh satu jam itu, tidak ada satu pun rangkaian kalimat di mana Ahok melakukan penistaan agama.

Menurut salah satu Ketua PBNU ini, yang ada justru calon petahana gubernur DKI Jakarta itu memberikan edukasi kepada rakyat agar memilih secara cerdas.

"Jadi, yang dituju atau dimaksud Ahok adalah orang yang membohongi. Bukan berarti ayat Al Maidah yang bohong. Justru Ahok menempatkan ayat suci secara sakral. Bukan alat agitasi, dan kampanye yang mendeskreditkan," kata Nusron kepada Antara.

Sementara itu,  Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot berencana melaporkan pemilik akun Facebook bernama Si Bunni Yani diduga merekayasa dan menyebarkan pertamakali video berisi pernyataan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengutip ayat Al Quran ke Badan Pengawas Pemilu.

Pernyataan Ahok itu ketika dirinya mengunjungi Kepulauan Seribu dan mengatakan kepada warga di sana bahwa tak masalah jika warga tak memilihnya lagi di pilkada tahun 2017.

"Kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu, nggak pilih saya karena dibohongi (orang) dengan Surat Al Maidah (ayat) 51 macam-macam itu. Itu hak bapak ibu. Kalau bapak ibu merasa nggak bisa pilih karena takut masuk Neraka, oh nggak apa-apa," kata Ahok di Pulau Pramuka, Selasa, (27/9/2016).

"Karena ini panggilan bapak ibu. Program ini (pemberian modal bagi pembudidaya kerapu) jalan saja. Jadi bapak ibu nggak usah merasa nggak enak karena nuraninya nggak bisa pilih Ahok," Ahok menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Ahok, Romy Nilai Kubu Djan Ingin Pecah Suara

Dukung Ahok, Romy Nilai Kubu Djan Ingin Pecah Suara

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 22:19 WIB

Ini Seruan Kesal Aa Gym ke Ahok karena Komentari Isi Al Quran

Ini Seruan Kesal Aa Gym ke Ahok karena Komentari Isi Al Quran

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 06:01 WIB

Edit VIdeo Ahok Ucap Quran, Pemilik Akun Si Bunni Yani Diburu

Edit VIdeo Ahok Ucap Quran, Pemilik Akun Si Bunni Yani Diburu

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:39 WIB

Siapa Si Bunni Yani yang Dilaporkan Edit Video Ahok Ucap Quran

Siapa Si Bunni Yani yang Dilaporkan Edit Video Ahok Ucap Quran

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:24 WIB

Ternyata Video Ahok Ucap Quran Ada yang Sengaja Rekayasa

Ternyata Video Ahok Ucap Quran Ada yang Sengaja Rekayasa

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:13 WIB

Mengapa Mereka Serempak Laporkan Ahok ke Polisi?

Mengapa Mereka Serempak Laporkan Ahok ke Polisi?

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 18:24 WIB

Adik Ustadz Jefri Sangat Marah ke Ahok, Ibunda Sampai Menenangkan

Adik Ustadz Jefri Sangat Marah ke Ahok, Ibunda Sampai Menenangkan

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:30 WIB

Kutip Al Quran, Seandainya Ahok Minta Maaf, Selesai Persoalan

Kutip Al Quran, Seandainya Ahok Minta Maaf, Selesai Persoalan

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:25 WIB

Adik Ustadz Jefri Ikut Laporkan Ahok, Tapi Ditolak Polisi

Adik Ustadz Jefri Ikut Laporkan Ahok, Tapi Ditolak Polisi

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:20 WIB

Ahok Dipolisikan, Syamsu: Kalau Tak Ngerti Jangan Kutip Ayat

Ahok Dipolisikan, Syamsu: Kalau Tak Ngerti Jangan Kutip Ayat

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:27 WIB

Terkini

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Rumah di Ujung Menteng Cakung Kebakaran, 40 Personel Damkar Jaktim Dikerahkan

Rumah di Ujung Menteng Cakung Kebakaran, 40 Personel Damkar Jaktim Dikerahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 09:58 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Keberuntungan pada 19 September 2026

4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Keberuntungan pada 19 September 2026

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:55 WIB

Tak Hanya Prabowo, Kata Goblok Pernah Diucapkan Presiden Indonesia yang Dilengserkan dengan Tragis

Tak Hanya Prabowo, Kata Goblok Pernah Diucapkan Presiden Indonesia yang Dilengserkan dengan Tragis

News | Sabtu, 19 September 2026 | 09:51 WIB

3 Rekomendasi Raket Badminton Terbaik untuk Pemula, Ringan dan Bertenaga

3 Rekomendasi Raket Badminton Terbaik untuk Pemula, Ringan dan Bertenaga

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:47 WIB

JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas

JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:43 WIB

Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen

Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:33 WIB

Ulasan Fall 2: Deadpoint,Perjuangan Hidup Mati di Atas Menara

Ulasan Fall 2: Deadpoint,Perjuangan Hidup Mati di Atas Menara

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:30 WIB

Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan

Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:24 WIB

×