Golkar Siapkan Strategi Khusus Buat Dongkrak Elektabilitas Ahok

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 08 Oktober 2016 | 21:12 WIB
Golkar Siapkan Strategi Khusus Buat Dongkrak Elektabilitas Ahok
Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. [Suara.com/Dian Rosmala]

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto mengaku sudah merancang strategi khusus meningkatkan elektabilitas Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, sehingga tak khawatir dengan isu penurunan elektabilitas bakal calon Gubernur DKI Jakarta petahana itu.

"Saudara Ahok sudah mulai membiasakan untuk bisa bicara lebih halus. Akan lebih kondusif suasananya. Komunikasinya makin baik," katanya dalam rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/10/2016).

Lebih lanjut Novanto menjelaskan bahwa Partai Golkar dan pendukung lainnya telah menyiapkan strategi khusus untuk menaikkan eletabilitas Ahok yang diisukan mulai menurun.

Namun, ia enggan mengungkapkan strategi apa saja yang akan digunakan agar tidak bocor ke pihak lawan.

Hanya saja, kata dia, salah satunya adalah dengan memperbaiki gaya komunikasi Ahok yang selama ini kerap mengeluarkan kata-kata kasar. (Antara)

Ia menilai, gaya komunikasi Ahok yang kurang santun menjadi salah satu faktor menurunnya elektabilitas Ahok.

Novanto menambahkan, elektabilitas Ahok juga turun karena saat ini sudah muncul dua pasangan pesaingnya, yakni pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, sehingga secara otomatis suara warga DKI terpecah.

Kendati demikian, ia tetap meyakini Ahok yang berpasangan dengan Djarot tetap bisa memenangkan kontestasi.

Apalagi berdasarkan hasil survei, elektabilitas Ahok-Djarot masih tetap teratas.

"Menurunnya tentu tidak terlalu signifikan, masih punya kesempatan," katanya.

Novanto yakin elektabilitas Ahok akan naik setelah kampanye dimulai, karena Ahok disebut punya modal cukup dengan hasil kerja nyatanya selama menjadi gubernur.

"Masih punya kesempatan untuk naik (elektabilitasnya). Ada perubahan-perubahan kerja nyata demi keberlanjutan ke depan selama jadi gubernur," katanya.

Tetap Solid Terkait pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad, yang menyebut partai berlambang beringin akan rapat membahas sikap apakah tetap mendukung Ahok di Pilkada DKI atau tidak, Juru Bicara Partai Golkar, Nurul Arifin membantah.

"Tidak ada. Rapat saja tidak ada, bagaimana pembahasan (untuk menarik dukungan)," kata Nurul.

Kepada wartawan Setya Novanto kemudian mengklarifikasi bahwa tidak pernah ada rapat apapun yang membahas evaluasi dukungan kepada Ahok, seperti yang dilontarkan oleh Fadel Muhammad.

Mantan Ketua DPR RI itu mengaku sudah memberikan peringatan kepada Fadel Muhammad agar tetap konsisten dengan kebijakan dan keputusan partai yang sudah disepakati serta disetujui oleh seluruh kader.

"Saya sudah menegur Pak Fadel, beliau sudah minta maaf," kata Novanto.

Ia menyadari bahwa menjelang penyelengggaraan Pilkada DKI Jakarta, banyak isu miring yang berkembang.

Dirinya pun menghimbau kepada semua pihak untuk berkompetisi secara sehat, jangan gunakan isu SARA dan menebar fitnah.

Novanto mengaku sudah mendengar langsung apa yang disampaikan oleh Ahok yang menurutnya tidak ada maksud dari Ahok untuk mendiskreditkan umat Islam saat menyampaikan pidato di sebuah acara di Kepulauan Seribu.

"Saya juga sudah mendengar utuh pidato tersebut, Tidak ada maksud Pak Ahok untuk berkata menjelek-jelekkan suatu agama tertentu, saya minta semua pihak untuk mendengar utuh pidato Ahok sebelum berkomentar," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satukan Golkar, Setya Novanto Utamakan Rekonsilliasi

Satukan Golkar, Setya Novanto Utamakan Rekonsilliasi

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 18:30 WIB

Novanto Klaim Ahok Lebih Cinta Golkar, NasDem Cuek

Novanto Klaim Ahok Lebih Cinta Golkar, NasDem Cuek

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:12 WIB

Usai Datangi PBNU, Agus-Sylvi Sambangi PP Muhammadiyah

Usai Datangi PBNU, Agus-Sylvi Sambangi PP Muhammadiyah

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 12:41 WIB

Nasdem Pastikan Parpol Pendukung Ahok Akomodir Ruhut

Nasdem Pastikan Parpol Pendukung Ahok Akomodir Ruhut

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 18:54 WIB

Demokrat Maksimalkan Medsos untuk Kampanyekan Agus-Sylviana

Demokrat Maksimalkan Medsos untuk Kampanyekan Agus-Sylviana

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 15:59 WIB

PDIP Tak Perlu Izin Demokrat Ajak Ruhut Bergabung di Tim Ahok

PDIP Tak Perlu Izin Demokrat Ajak Ruhut Bergabung di Tim Ahok

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 15:47 WIB

Nusron Bocorkan Strategi Pemenangan Ahok-Djarot di Pilkada

Nusron Bocorkan Strategi Pemenangan Ahok-Djarot di Pilkada

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 15:16 WIB

Tim Pemenangan Ahok-Djarot Senang Ruhut Jadi Juru Kampanye

Tim Pemenangan Ahok-Djarot Senang Ruhut Jadi Juru Kampanye

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 15:05 WIB

Agus Yudhoyono Minta TNI Netral di Pilkada Serentak 2017

Agus Yudhoyono Minta TNI Netral di Pilkada Serentak 2017

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:50 WIB

Nusron akan Cuti dari BNP2TKI Saat Jadi Jurkam Ahok

Nusron akan Cuti dari BNP2TKI Saat Jadi Jurkam Ahok

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:35 WIB

Terkini

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB