Ini Tantangan Keamanan Pemerintahan Jokowi-JK Versi Imparsial

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:35 WIB
Ini Tantangan Keamanan Pemerintahan Jokowi-JK Versi Imparsial
Presiden Jokowi dalam Rakor dengan Gubernur di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/10/2016). [Dok Biro Setpres/Laily Rachev]

 Pemerintahan Jokowi-JK telah berjalan dua tahun. Geliat pembangunan sudah mulai diperlihatkan oleh pasangan yang memenangi Pilpres 2014 tersebut. Namun, dengan sisa pemerintahan yang masih akan berlangsung hingga tiga tahun mendatang, pemerintahan ini masih memiliki tantangan yang harus segera diselesaikan.

Menurut Direktur Imparsial, Al Araf, setidaknya terdapat tiga tantangan pemerintahan Jokowi-JK dalam sektor pertahanan dan keamanan.

Yang pertama adalah ancaman tradisional dan non-tradisional yang dapat merugikan jika negara tidak segera berbenah dalam menghadapinya.

"Kita tak mau seperti di Korea Utara. Perekonomiannya ambruk tetapi negaranya terus-menerus membangun kekuatan pertahanan secara masif. Pemerintah, karenanya, harus pandai melihat interkoneksi di antara ekonomi dan pertahanan," ujar Al Araf dalam acara Rembuk Nasional yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Al Araf kembali mengingatkan, dalam kurun waktu dua tahun lalu, pemerintahan Jokowi-JK juga masih mendapat gangguan dari golongan fundamentalisme dan terorisme yang saat ini juga masih menjadi isu global.

"Fundamentalisme dan terorisme menjadi persoalan yang nyata. Aspek sektor pertahanan dan keamanan tak boleh ditinggalkan. Bagaimana negara mau membangun, kalau tidak bisa menjamin keamanan terselenggara? Bagaimana mau membangun bila kondisinya seperti di negara seperti Suriah, Mesir, Irak?" terangnya.

Sementara itu, tantangan lain yang tak kalah bahayanya jika pemerintahan ini tidak peka adalah perihal ancaman cyber.

"Ini juga menjadi ancaman yang perlu diperhatikan. Hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana meretas koordinasi antar institusi yang tepat dan selaras untuk menangani persoalan ini," imbuhnya.

Sedangkan masalah teritorial juga sempat dibahas oleh Al Araf dalam forum yang nantinya akan direkomendasikan ke Jokowi-Jk dalam menjalani pemerintahannya tiga tahun mendatang. Salah satunya adalah masalah sengketa Laut China Selatan,

"Indonesia seharusnya perlu lebih serius pula dalam menangani konflik Laut China Selatan. Diperlukan satu orientasi pertahanan dan keamanan yang beralih dari orientasi ke dalam menjadi ke luar. Bagi Indonesia, penting untuk membangun kekuatan dan postur pertahanan strategis dalam mengatasi konflik di Laut China Selatan," katanya.

"Jokowi masih memiliki waktu tiga tahun ke depan. Saya mau menyimpulkan dalam tiga tahun ini, apa yang perlu dilakukan adalah menyadari pentingnya isu pertahanan di tengah perubahan yang lebih besar. Juga melindungi kebebasan berkumpul serta berserikat agar Indonesia tak dilihat abai dengan urusan HAM," pungkas Al Araf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Adalah Negara Ekonomi Terbesar ke 12 di Dunia

Indonesia Adalah Negara Ekonomi Terbesar ke 12 di Dunia

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:30 WIB

Bupati Banyuwangi Tak Izinkan Retail Modern Masuk Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Tak Izinkan Retail Modern Masuk Banyuwangi

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:20 WIB

Dua Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK, Digagas Rembug Nasional

Dua Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK, Digagas Rembug Nasional

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:15 WIB

Jokowi Dianggap Berhasil Dorong Penguatan Demokrasi

Jokowi Dianggap Berhasil Dorong Penguatan Demokrasi

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:06 WIB

Fadli Zon Kasih Nilai Pemerintah di Bawah 5 Terkait Korupsi

Fadli Zon Kasih Nilai Pemerintah di Bawah 5 Terkait Korupsi

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 19:35 WIB

Politisi Golkar: Pembenahan Sektor Hukum di Era Jokowi Lambat

Politisi Golkar: Pembenahan Sektor Hukum di Era Jokowi Lambat

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:43 WIB

Dua Tahun Jokowi-JK, Ini Pencapaian Susi Pudjiastuti

Dua Tahun Jokowi-JK, Ini Pencapaian Susi Pudjiastuti

News | Kamis, 20 Oktober 2016 | 12:11 WIB

Fahri Hamzah Kritik Pemerintahan Jokowi Cuma Kerja Tanpa Berpikir

Fahri Hamzah Kritik Pemerintahan Jokowi Cuma Kerja Tanpa Berpikir

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 17:07 WIB

Fadli Zon Sindir Jokowi Supaya Stop Pencitraan

Fadli Zon Sindir Jokowi Supaya Stop Pencitraan

DPR | Senin, 17 Oktober 2016 | 13:39 WIB

Koalisi LSM Minta Uji Kelayakan Kapolri Bebas Politik

Koalisi LSM Minta Uji Kelayakan Kapolri Bebas Politik

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 13:24 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB