Kepala BNN Buwas Siap Tembak Mati Bandar Narkoba

Adhitya Himawan

Kamis, 27 Oktober 2016 | 06:31 WIB
Kepala BNN Buwas Siap Tembak Mati Bandar Narkoba
Kepala ‎Badan Nasional Narkotika Komisaris Jenderal Budi Waseso [suara.com/Erick Tanjung]

Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) menyatakan siap menembak mati pengedar narkoba karena tindakannya merusak jutaan generasi muda dan mengancam masa depan negara.

"Kami tidak ngawur, karena tindakan tegas itu juga terukur, sebab akan kami lakukan pada pengedar yang kami sudah punya data pelanggaran hukumnya. Kalau sudah begini masih direhabilitasi justru kita yang kalah, karena mereka pasti cari mangsa lagi," katanya dalam 'Ngopi Bareng Buwas-Pimred Media' di Surabaya, Jawa Timur, Rabu malam (27/10/2016).

Dalam acara yang dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji, Wagub Jatim H Saifullah Yusuf, Kasdam V/Brawijaya, Kasarmatim, Kasgartap, dan Ketua PWI Jatim Akhmad Munir itu, ia menjamin tindakannya tidak akan melanggar hukum dan HAM.

"Pernyataan Presiden bahwa Indonesia berstatus darurat narkoba itu sudah di atas UU, bahkan Presiden menyatakan perang pada narkona. Selain itu juga ada Perkap (Peraturan Kapolri). Tindakan mereka yang merusak jutaan generasi muda itu justru lebih melanggar HAM," katanya.

Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan tim khusus yang akan bertindak tegas pada pengedar narkoba yang merusak jutaan generasi muda itu. "Kami tinggal menunggu senjata standar yang kami pesan dan akan datang pada ) November," katanya.

Dalam acara yang juga dirangkai dengan pertemuan BNN/BNNP dan Reserse Narkoba se-Indonesia itu, ia menegaskan bahwa pihaknya juga sudah memiliki 50 ekor K-9 (anjing pelacak) khusus narkoba.

"Lima puluh ekor k-nine itu sudah kami latih dalam enam bulan dan daya endus dan lacaknya sudah teruji, bahkan saya sendiri yang berangkat ke Belanda atas perintah Presiden untuk belajar khusus teknik menciptakan k-nine itu," katanya.

Bahkan, unit K-9 itu akan ditingkatkan lagi jumlahnya dengan menggunakan anjing lokal. "Untuk itu, BNN sudah bekerja sama dengan komunitas pencinta anjing. Jadi, kami serius memerangi narkoba karena pengguna narkoba di Indonesia sudah mencapai 5,9 juta,l orang," katanya.

Apalagi, para bandar sudah menciptakan "Operasi Regenerasi Pasar Narkoba" yang menyasar anak-anak TK, SD, dan SMP melalui jajanan anak-anak sekolah yang membuat ketagihan. "Mereka lakukan itu, karena 5,9 juta pengguna sudah tinggal menunggu waktu saja untuk sekarat dan mati," katanya.

Saat ini, katanya, tercatat 40-an orang per hari yang meninggal dunia akibat menjadi pengguna narkoba yang menggerogoti sistem metabolisme pada organ tubuh mereka, sedangkan bandar besar yang diuntungkan umumnya ada di luar negeri.

"Omzet jaringan narkoba itu sudah mencapai Rp3,6 triliun dalam setahun, namun tahun lalu tercatat Rp2,7 triliun yang aliran dananya keluar dari Indonesia dengan menyebar pada 11 negara dan angka terbanyak mengalir ke China," katanya.

Namun, ia mengaku sudah putus asa, karena pihak luar negeri sulit diajak kerja sama dalam pemberantasan narkoba, termasuk negeri jiran, seperti Singapura dan Malaysia. "Untuk itu akan kami berantas dengan cara-cara yang sudah kami pelajari dari berbagai negara," katanya.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji mengakui kendala paling berat dalam penegakan hukum untuk kasus narkoba adalah melawan 'musuh' dari dalam.

"Kalau musuh di luar itu gampang mengatasi, tapi kalau 'musuh' itu ada di dalam itulah yang paling sulit, karena setiap tindakan kita bisa bocor kepada musuh di luar, sehingga penegakan hukum pun bisa berantakan (gagal). Mereka juga layak ditembak mati, karena merusak citra Polri," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Jatim Akhmad Munir menilai Komjen Buwas dalam penegakan hukum di Tanah Air merupakan sosok yang memiliki daya kejut. "Bagi wartawan, tentu hal itu sangat layak untuk diberitakan, apalagi untuk pemberantasan narkoba yang patut mendapat dukungan media," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Curhat Buwas Pernah Ditolak Anies Hingga Gatot Brajamusti

Curhat Buwas Pernah Ditolak Anies Hingga Gatot Brajamusti

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 20:37 WIB

GAN Dukung Rencana Penjahat Narkoba Ditempatkan di Pulau Terluar

GAN Dukung Rencana Penjahat Narkoba Ditempatkan di Pulau Terluar

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:12 WIB

Polda Metro Usut Dugaan Ketelibatan Atasan Oknum Polisi Pemeras

Polda Metro Usut Dugaan Ketelibatan Atasan Oknum Polisi Pemeras

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:49 WIB

Budi Waseso Mengaku Sedang Berpikir Bagaimana Jadi Presiden

Budi Waseso Mengaku Sedang Berpikir Bagaimana Jadi Presiden

News | Selasa, 06 September 2016 | 20:33 WIB

BNN Punya Senjata Super Canggih yang Tak Dipunyai TNI dan Polri

BNN Punya Senjata Super Canggih yang Tak Dipunyai TNI dan Polri

News | Minggu, 04 September 2016 | 20:15 WIB

Belanja Narkoba di Indonesia Rp72 Triliun Setahun

Belanja Narkoba di Indonesia Rp72 Triliun Setahun

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 14:08 WIB

Harta Bandar Narkoba Jaringan Freddy Budiman Rp2,6 Triliun

Harta Bandar Narkoba Jaringan Freddy Budiman Rp2,6 Triliun

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 14:03 WIB

Relawan Pendukung Buwas Siap Pepet Parpol

Relawan Pendukung Buwas Siap Pepet Parpol

News | Minggu, 07 Agustus 2016 | 16:29 WIB

Kelompok Warga Ini Dukung Buwas Jadi Cagub DKI, Berikut Alasannya

Kelompok Warga Ini Dukung Buwas Jadi Cagub DKI, Berikut Alasannya

News | Minggu, 07 Agustus 2016 | 15:43 WIB

Jokowi Panggil Kepala BNN ke Istana, Apa yang Dibicarakan?

Jokowi Panggil Kepala BNN ke Istana, Apa yang Dibicarakan?

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:00 WIB

Terkini

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

×