Ahok: BLT Mendidik, Bukan Bagi-bagi Uang Kayak Zaman SBY

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 01 November 2016 | 18:35 WIB
Ahok: BLT Mendidik, Bukan Bagi-bagi Uang Kayak Zaman SBY
Basuki Tjahaja Purnama kunjungi warga di Jalan Kelapa Tiga, Jakarta Selatan [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Calon petahana gubenur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai masyarakat memang perlu mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) seperti apa yang diwacanakan pesainggnya di Pilkada Jakarta 2017, Agus Harimurti Yudhoyono. BLT yang diinginkan Ahok yang sifatnya mendidik masyarakat.

Jika menang di pesta demokrasi tahun depan, calon gubenur Jakarta nomor urut satu ini akan menerapkan kembali program BLT.

"BLT kami lebih dahsyat sebenarnya, BLT kami satu KJP Rp600 ribu sebulan. Kalau punya anak 3 dapat Rp1,8 juta. Saya kira yang memberikan BLT paling besar ya selama saya dan Jokowi," ujar Ahok di Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2016).

"Jadi BLT kita bukan bagi-bagi uang, kita mesti ingat sila kelima, Pancasila itu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan bantuan sosial. Jadi kita harus mendidik," Ahok menambahkan.

Ahok mencontohkan program yang menjadi unggulan di Jakarta, seperti Kartu Jakarta Pintar. Menurut Ahok dengan KJP pemerintah DKI mengetahui warga mana yang benar tidak mampu. Sehingga apabila ada operasi pasar daging sapi murah dapat mereka manfaatkan.

"Kita membantu rakyat miskin nggak? Bantu. Beli daging sapi Rp35 ribu perkilogram pakai KJP. Anak yang mau kuliah (di negeri) kita bantu Rp18 juta satu anak," kata Ahok.

Sebelum mengakhiri komentarnya, mantan Bupati Belitung Timur ini menyinggung program BLT yang sempat dilakukan Susilo Bambang Yudhoyono saat masih menjabat sebagai Presiden RI. Menurut Ahok, BLT di era SBY cenderung menghabiskan uang negara.

"(BLT) itu bantuan yang mendidik, bukan bagi-bagi uang kayak di zaman SBY, bukan. Kalau itu saya nggak setuju," ucap Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR: Jangan Represif Tangani Demo 4 November

Anggota DPR: Jangan Represif Tangani Demo 4 November

DPR | Selasa, 01 November 2016 | 17:45 WIB

Ahok: Kita Berani Membuka Penggalangan Dana

Ahok: Kita Berani Membuka Penggalangan Dana

News | Selasa, 01 November 2016 | 17:16 WIB

Dituduh Relawan Jokowi, Kedai Kopi Bantah Rekayasa Survei Pilkada

Dituduh Relawan Jokowi, Kedai Kopi Bantah Rekayasa Survei Pilkada

News | Selasa, 01 November 2016 | 16:14 WIB

Relawan Ahok dan Jokowi Laporkan Survei Kedai Kopi ke Polisi

Relawan Ahok dan Jokowi Laporkan Survei Kedai Kopi ke Polisi

News | Selasa, 01 November 2016 | 15:23 WIB

Pesan Damai dari Istana, Jokowi Tak Intervensi Kasus Ahok

Pesan Damai dari Istana, Jokowi Tak Intervensi Kasus Ahok

News | Selasa, 01 November 2016 | 14:39 WIB

Bedah Kasus Ahok, Jubir FPI Marah dan Ribut dengan Pengacara

Bedah Kasus Ahok, Jubir FPI Marah dan Ribut dengan Pengacara

News | Selasa, 01 November 2016 | 14:30 WIB

Demo 4 November, Ahok: Ini Bukan Revolusi

Demo 4 November, Ahok: Ini Bukan Revolusi

News | Selasa, 01 November 2016 | 14:12 WIB

Gelar Perkara Kasus Ahok Dilakukan Usai Periksa 10 Saksi

Gelar Perkara Kasus Ahok Dilakukan Usai Periksa 10 Saksi

News | Selasa, 01 November 2016 | 14:03 WIB

Demo 4 November, Ahok: Saya Sudah Berkali-kali Minta Maaf

Demo 4 November, Ahok: Saya Sudah Berkali-kali Minta Maaf

News | Selasa, 01 November 2016 | 13:55 WIB

Dicium Perempuan, Ahok: Nggak Berasa, Lebih Berasa Ciuman Istri

Dicium Perempuan, Ahok: Nggak Berasa, Lebih Berasa Ciuman Istri

News | Selasa, 01 November 2016 | 13:20 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×