Bantah Dihilangkan, Agus SBY Malah Siapkan KJP Plus-plus

Dythia Novianty, Nikolaus Tolen

Selasa, 08 November 2016 | 17:26 WIB
Bantah Dihilangkan, Agus SBY Malah Siapkan KJP Plus-plus
Agus Harimurti Yudhoyono. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono membantah kalau dirinya akan menghilangkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS) jika terpilih menjadi gubernur. Dirinya justru akan membuat program KJP dan KJS Plus-plus untuk membantu meringankan beban masyarakat DKI.

"KJP dan KJS itu bohong kalau ada yg mengatakan akan dihilangkan, jika saya yang terpilih. Banyak sekali plusnya dari saya nanti," kata Agus saat blusukan di Kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Belum diketahui bagaimana model program yang sejatinya ingin melawan program pasangan calon Petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat. Namun, Putra sulung Mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono tersebut berjanji, suatu saat akan memperkenalkannya kepada masyarakat.

"Tunggu tanggal mainnya, saya akan jelaskan secara rinci," kata Agus.

Saat ini, kata dia, masih terus dikaji agar ditemukan keseimbangan nantinya. Sebab dengan demikian, program tersebut dapat berhasil dan betul-betul mengenai sasaran.

"Saya sudah memiliki dan menghitung berbagai program pro rakyat lainnya yang ingin saya turunkan, saya kembangkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Tetapi ingat bahwa prosesnya membutuhkan proses and balance. Sehingga tepat sasaran, tidak sembarangan. Karena betul-betul ingin diterima oleh yang berhak," papar Agus.

Sebelumnya, pasangan calon dari nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno berencana meluncurkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus jika terpilih. Program ini adalah gabungan dari KJP dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Anies mengatakan, ia bersama calon wakilnya akan melakukan revisi dan memperluas KJP dalam bentuk KJP Plus untuk semua anak sekolah usia 6-12 tahun. KJP Plus juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, B, dan C, madrasah, pondok pesantren, dan kursus keterampilan.Juga akan dilengkapi dengan bantuan tunai untuk keluarga tidak mampu.

"Terobosan ini juga memberikan KJP untuk semua anak usia sekolah, baik yang sudah bersekolah ataupun yang berada di luar sekolah, baik satuan pendidikan formal dan non formal," kata Anies, Senin (7/11/2016).

Sementara bagi peserta didik difabel dan yatim, kata Anies, mendapatkan manfaat yang disesuaikan dengan kebutuhan anak.

"Terobosan baru ini juga akan memperluas fitur-fitur KJP agar bisa digunakan oleh semua anak untuk mendapatkan akses diskon belanja pendidikan, gratis masuk museum dan wahana pendidikan," ujarnya.

Menurut dia, KJP Plus ini juga memungkinkan terjadinya pelaporan keuangan otomatis yang dapat dipantau oleh pemerintah dan orang tua. Hal ini untuk menyederhanakan proses pelaporan yang selama ini membebani anak, sekolah, dan pemerintah.

Anies mengatakan, terobosan ini memiliki keunggulan dibanding KJP sebelumnya. Sebab, kata dia, saat ini KJP hanya menyasar anak-anak yang sudah ada di sekolah, sementara anak yang tidak sekolah belum bisa mendapatkan manfaat KJP.

Saat ini, angka partisipasi murni tingkat SMA sederajat di DKI Jakarta adalah 65 persen (Neraca Pendidikan Daerah). Ini artinya ada sekitar 35 persen anak usia SMA di DKI Jakarta yang tidak bersekolah.

Di sisi lain, dirinya menambahkan, Pemprov DKI Jakarta saat ini juga menolak penggunaan KIP di DKI Jakarta. Artinya, anak-anak yang tidak sekolah (putus sekolah atau tidak pernah sekolah) terlewat dari skema bantuan pembiayaan pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kata Anak SBY Soal Kasus Ahok

Kata Anak SBY Soal Kasus Ahok

News | Selasa, 08 November 2016 | 17:17 WIB

Kerap Ditolak Warga, Tim Ahok Minta Polisi dan Bawaslu Bertindak

Kerap Ditolak Warga, Tim Ahok Minta Polisi dan Bawaslu Bertindak

News | Minggu, 06 November 2016 | 19:30 WIB

Ahok Tak Akan Mundur dari Pencalonan, Timses Sepakat

Ahok Tak Akan Mundur dari Pencalonan, Timses Sepakat

News | Minggu, 06 November 2016 | 17:56 WIB

Djarot Batal Kampanye, Warga Tanah Kusir Beralih ke Agus SBY

Djarot Batal Kampanye, Warga Tanah Kusir Beralih ke Agus SBY

News | Minggu, 06 November 2016 | 12:15 WIB

Saat Demo Besar, Agus SBY Pilih Temui Ibu-Ibu PKK

Saat Demo Besar, Agus SBY Pilih Temui Ibu-Ibu PKK

News | Jum'at, 04 November 2016 | 19:11 WIB

Agus SBY: Harus Dibedakan, Ini Masalahnya Bukan Pilkada

Agus SBY: Harus Dibedakan, Ini Masalahnya Bukan Pilkada

News | Jum'at, 04 November 2016 | 15:31 WIB

Terkini

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

×