Ini yang akan Terjadi Setelah Donald Trump Jadi Presiden

Ardi Mandiri | Rinaldi Aban | Suara.com

Rabu, 09 November 2016 | 16:21 WIB
Ini yang akan Terjadi Setelah Donald Trump Jadi Presiden
Pidato Kemenangan Donald Trump
Donald Trump resmi menjadi Presiden AS ke-45 menggantikan Barrack Obama. Trump yang berasal dari Partai Republik mengalahkan  Hillary Clinton dari Partai Demokrat.
 
Trump merupakan seorang wirausahawan, pionir program pertelevisian dan pebisnis yang sukses dari Amerika Serikat. 
 
Dia juga merupakan  Ketua dan Presiden The Trump Organization dan pendiri Trump Entertainment Resorts. Gaya hidup Trump yang mewah, serta cara berbicaranya yang blak-blakan,berbau rasisme hingga merendahkan perempuan , membuatnya menjadi selebriti terkenal nomor 17 pada daftar Forbes Celebrity 100  di tahun 2011.
 
Lantas, apa yang terjadi seandainya Trump menjadi pemenang di Pilpres AS kali ini?  berikut ulasannya:
 
1. Timur tengah memanas
 
 
Situasi di Timur Tengah bisa lebih membahayakan karena Trump punya pendekatan yang berani. Tetapi, jika ia terus meningkatkan kebenciannya kepada umat Islam, bukan tidak mungkin Timur Tengah akan menyetop aliran minyak ke Amerika.
 
 
 
Tak dipungkiri, sejak isu teroris makin sering muncul image orang  muslim  menjadi terpojok. Apalagi, Trump berjanji buat sepenuhnya nge-blokir muslim buat masuk ke Amerika. 
 
Ditambah dengan pihak imigrasi Amerika pasti  mempersulit orang dengan nama-nama islam seperti Muhammad, Ahmad, dan lainnya buat masuk ke Amerika.
 
3. Ekonomi akan terganggu
 
 
Jika Trump menjadi presiden, maka ekonomi Amerika diperkirakan akan anjlok. Banyak sekali faktor yang mendasarinya termasuk perang dan juga block kerja sama dari negara lain.
 
Bahkan di sektor perdagangan, Trump bakal menyiapkan perbatasan ekonomi Amerika. Dia akan mengumumkan niatnya untuk negosiasi ulang terkait pernjanjian perdagangan bebas Amerika Utara, dengan Kanada, dan Meksiko. 
 
Jika hal ini terjadi maka ekonomi dunia akan merosot. Banyak negara akan tertimpa dampaknya baik langsung maupun tidak langsung. 
 
 
 
Donald Trump memang kerap menunjukkan aksi-aksi rasisme.Beberapa waktu lalu ia sempat mengatakan pernyataan akan melarang semua orang Islam masuk ke Amerika. Apalagi, isu terorisme membuat banyak orang di Amerika membenci Islam. 
 
5. Nasib Imigran
 
 
Banyak nya imigran yang datang ke Amerika melalui jalur resmi ataupun ilegal membuat Trump' gerah'. Ia ingin imigran segera pergi dari Amerika dan membuat Amerika kembali menjadi negeri yang putih. Untuk diketahui, Trump tidak menyukai orang berkulit hitam. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eva Sundari: "Value" yang Dibawa Trump Mengerikan

Eva Sundari: "Value" yang Dibawa Trump Mengerikan

News | Rabu, 09 November 2016 | 15:59 WIB

Seberapa Besar Efek Kemenangan Trump ke Indonesia, Ini Kata DPR

Seberapa Besar Efek Kemenangan Trump ke Indonesia, Ini Kata DPR

News | Rabu, 09 November 2016 | 15:29 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB