Jokowi Takut Hal Ini Terjadi Jika Intervensi Kasus Ahok

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Minggu, 13 November 2016 | 16:12 WIB
Jokowi Takut Hal Ini Terjadi Jika Intervensi Kasus Ahok
Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Persatuan Pembangunan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (13/11/2016)‎. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan bahwa proses hukum atas kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terus berjalan. Ia menegaskan tidak tidak pernah dan tak akan mengintervensi proses hukum yang telah berjalan dalam kasus tersebut.

"Demonstrasi tanggal 4 November lalu saya sangat mengerti sekali, niatnya baik, tapi saya juga ingatkan proses sudah masuk wilayah hukum. Sejumlah saksi sudah diperiksa, saksi ahli juga sudah dimintai keterangan. Saya tidak akan intervensi proses hukum itu, begitu intervensi, nanti segala hal akan lari ke saya," kata Jokowi saat membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Persatuan Pembangunan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (13/11/2016)‎.

Dia mengaku sangat menjaga komitmennya untuk tidak mencampuri atau intervensi proses hukum kasus dugaan penistaan agama tersebut. Oleh sebab itu ia meminta semua pihak bersabar dan menyerahkan semuanya kepada pihak Kepolisian.

"Saya betul-betul menjaga itu, dan proses hukum masih berjalan. Jadi sabar‎, sabar," ujar dia.

‎Dalam kesempatan ini, ia mengajak yang mayoritas melindungi minoritas, begitu pula dengan minoritas diminta agar menghormati mayoritas.

"Saling menghormati‎, itu terus saya ingatkan," tutur dia.

"Saya sebagai Presiden, Kepala Negara ingin agar persatuan, kebersamaan betul-betul dijaga. Prinsip dan nilai pancasila harus tetap utuh".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PAN Puji Klaim Jokowi Tak Intervensi Kasus Ahok

PAN Puji Klaim Jokowi Tak Intervensi Kasus Ahok

News | Minggu, 13 November 2016 | 15:27 WIB

Prijanto Sindir Gelar Perkara Ahok Mirip Ajang Indonesia Idol

Prijanto Sindir Gelar Perkara Ahok Mirip Ajang Indonesia Idol

News | Kamis, 10 November 2016 | 15:57 WIB

Soal Bantahan Buni Yani, Ahok: Ditranskripnya Dia Nipu

Soal Bantahan Buni Yani, Ahok: Ditranskripnya Dia Nipu

News | Rabu, 09 November 2016 | 05:32 WIB

Mantan Biarawati Tolak Gelar Perkara Terbuka Kasus Ahok

Mantan Biarawati Tolak Gelar Perkara Terbuka Kasus Ahok

News | Selasa, 08 November 2016 | 23:07 WIB

Kata Anak SBY Soal Kasus Ahok

Kata Anak SBY Soal Kasus Ahok

News | Selasa, 08 November 2016 | 17:17 WIB

Dibantu 100 Pengacara, Ahok: Nggak Usah Terlalu Banyak

Dibantu 100 Pengacara, Ahok: Nggak Usah Terlalu Banyak

News | Selasa, 08 November 2016 | 17:04 WIB

Angkatan Muda Muhammadiyah: Ahok Tak Pantas Tasfirkan Al Maidah

Angkatan Muda Muhammadiyah: Ahok Tak Pantas Tasfirkan Al Maidah

News | Selasa, 08 November 2016 | 15:17 WIB

Di PP Muhammadiyah, Jokowi Tegaskan Tak Akan Lindungi Ahok

Di PP Muhammadiyah, Jokowi Tegaskan Tak Akan Lindungi Ahok

News | Selasa, 08 November 2016 | 12:48 WIB

Menag: Saya Bukan Ahli Agama, Saya Bukan Ulama

Menag: Saya Bukan Ahli Agama, Saya Bukan Ulama

News | Selasa, 08 November 2016 | 12:44 WIB

Menteri Agama Tutup Mulut Soal Kasus Ahok

Menteri Agama Tutup Mulut Soal Kasus Ahok

News | Selasa, 08 November 2016 | 11:46 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×