Ahok Ingin Kasusnya Diperlakukan seperti Sidang Pembunuhan Mirna

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 18 November 2016 | 10:42 WIB
Ahok Ingin Kasusnya Diperlakukan seperti Sidang Pembunuhan Mirna
Calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat gelar kehormatan dari Marga Karo-karo, suku Karo untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin kasus penistaan agama yang menjeratnya menjadi tersangka terus bergulir di persidangan. Dia ingin perjalanan sidang diperlakukan sepeti di kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan kopi Vietnam bersianida.

Kasus kopi maut Mirna berakhir dengan putusan penjara Jessica Wongso. Jessica sebagai pembunuh Mirna. Sidang itu ditayangkan secara langsung selama berjam-jam di TV.

"Saya makasih banyak untuk bapak dan ibu yang begitu semangat," ujar Ahok di markas pemenangannya, Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Junay (18/11/2016).

Dihadapan pendukung yang hadir di acara Kampanye Rakyat, Ahok menerangkan status tersangka yang baru diberikan dua hari lalu tak membatalkan pasangan petahana maju di Pilakda Jakarta 2017. Dia hanya berharap kepada pihak kepolisian bisa segera melimpahkan kasus ini ke pengadilan.

"Memang status tersangka saya nggak menghilangkan hak konstitusi saya sebagai calon. Tar kalau cepat masuk persidangan bagus (jadi terbuka). Sidang kopi sianida (Jessica Kumala Wongso) saja banyak yang nonton," kata Ahok dilanjutkan tertawa.

Selanjutnya, mantan Bupati Belitung Timur ini meminta kepada warga Jakarta untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara dan memilih nomor dua apabila masih menginginkan Ahok-Djarot memimpin Jakarta priode 2017-2022.

"Yang penting tanggal 15 Februari kita memenangkan ini. Lagi pula jabatan saya selesai sampai Oktober 2017," ucpa dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kapolri Singgung Kasus Penistaan Agama Ahok di Istighosah

Begini Kapolri Singgung Kasus Penistaan Agama Ahok di Istighosah

News | Jum'at, 18 November 2016 | 10:29 WIB

Diberi Gelar, Ahok Disebut Mirip Panglima Perang Tanah Karo

Diberi Gelar, Ahok Disebut Mirip Panglima Perang Tanah Karo

News | Jum'at, 18 November 2016 | 10:19 WIB

Komisi III akan Cecar Kapolri terkait Kasus Ahok

Komisi III akan Cecar Kapolri terkait Kasus Ahok

News | Kamis, 17 November 2016 | 21:11 WIB

Setelah Ahok Jadi Tersangka, Rizieq Minta DPR Panggil Jokowi

Setelah Ahok Jadi Tersangka, Rizieq Minta DPR Panggil Jokowi

News | Kamis, 17 November 2016 | 21:04 WIB

Prabowo: Pak Jokowi Tidak Minta Kami Membeo

Prabowo: Pak Jokowi Tidak Minta Kami Membeo

News | Kamis, 17 November 2016 | 20:41 WIB

Bedanya Kampanye Ahok Bareng Djarot dengan Saat Bersama Jokowi

Bedanya Kampanye Ahok Bareng Djarot dengan Saat Bersama Jokowi

News | Kamis, 17 November 2016 | 20:33 WIB

Percakapan Jokowi dan Prabowo di Beranda Istana Sambil Minum Teh

Percakapan Jokowi dan Prabowo di Beranda Istana Sambil Minum Teh

News | Kamis, 17 November 2016 | 20:15 WIB

Ahok: Daripada Saya Disuruh Mundur, Lebih Baik Dipenjara

Ahok: Daripada Saya Disuruh Mundur, Lebih Baik Dipenjara

News | Kamis, 17 November 2016 | 20:09 WIB

Kenapa Ahok Pilih Kampanye di Pondok Kopi?

Kenapa Ahok Pilih Kampanye di Pondok Kopi?

News | Kamis, 17 November 2016 | 19:13 WIB

Lagi, Ahok Dipolisikan, Kini Dugaan Demonstran Dibayar Rp500 Ribu

Lagi, Ahok Dipolisikan, Kini Dugaan Demonstran Dibayar Rp500 Ribu

News | Kamis, 17 November 2016 | 18:58 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB