Aksi Penolakan Ahok-Djarot Dinilai Sebagai Penistaan Demokrasi

Yazir Farouk | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 19 November 2016 | 12:59 WIB
Aksi Penolakan Ahok-Djarot Dinilai Sebagai Penistaan Demokrasi
Calon Gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mendapatkan sambutan dari sejumlah warga saat melakukan

Suara.com - Aksi penolakan warga terhadap paslon cagub-cawagub DKI Jakarta, Ahok-Djarot di sejumlah titik di Ibu Kota dianggap sebagai penistaan demokrasi. Sebab, Ahok dan Djarot turun ke lapangan dalam rangka kampanye dan ingin menyampaikan visi dan misi.

"Ini tidak baik di dalam proses berdemokrasi kita. Ini penistaan terhadap demokrasi," kata Tim Sukses dan Relawan Ahokers, Ivan Hoe Semen dalam diskusi bertajuk 'Ahok Effect'di Warung Daun, Cikini, Jakarta Selatan, Sabtu (19/11/2016).

Menurut Ivan, penistaan demokrasi terjadi bila ada hak-hak orang lain yang terciderai. Karenanya, dia berharap, agar setiap orang yang ingin dihargai haknya harus menghargai orang lain lebih dulu.

"Sebagai contoh, saya sampaikan, ya kalau menurut saya, saya melihat salah satunya penolakan ini menjadi pembelajaran kita bersama. Kita harus sama-sama taat pada aturan main berdemokrasi. Ketika memang sudah disepakati bersama, kita harus menjaga jangan menuntut hak tapi justru mengabaikan hak orang lain," ujarnya menuturkan.

Dia kemudian menyinggung soal aksi unjuk rasa terkait kasus Ahok pada 4 November lalu. Kata dia, demonstrasi memang dihalalkan di dalam undang-undang.

"Tapi di satu sisi kita harus menjaga persatuan. Kalau terkait dengan penegakan hukum, tentunya saya tidak mau masuk terlalu jauh karena sudah diserahkan pada Polri dan kita percaya Polri independen," katanya.

Aksi penolakan Ahok sebenarnya sudah terjadi ketika dia masih aktif sebagai Gubernur DKI Jakarta. Salah satunya adalah ketika dia ingin meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.

Namun, penolakan warga terhadap Ahok makin menjadi-jadi setelah mantan Bupati Belitung Timur itu tersandung kasus penistaan agama. Bahkan, Djarot yang menjadi pasangan Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 juga ikut ditolak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Projo Curiga Ada Pihak Sengaja Kaitkan Kasus Ahok dengan Jokowi

Projo Curiga Ada Pihak Sengaja Kaitkan Kasus Ahok dengan Jokowi

News | Sabtu, 19 November 2016 | 11:20 WIB

Di Balik Gaya Berpakaian Cagub-Cawagub DKI Jakarta

Di Balik Gaya Berpakaian Cagub-Cawagub DKI Jakarta

News | Sabtu, 19 November 2016 | 08:25 WIB

Ahok TSK, Arifin Ilham Puji Kapolri

Ahok TSK, Arifin Ilham Puji Kapolri

Entertainment | Sabtu, 19 November 2016 | 05:05 WIB

Survey Ahok Terjun Bebas, di Bawah 50 Persen

Survey Ahok Terjun Bebas, di Bawah 50 Persen

News | Sabtu, 19 November 2016 | 00:04 WIB

Elektabilitas Ahok Terus Menurun

Elektabilitas Ahok Terus Menurun

Foto | Jum'at, 18 November 2016 | 17:57 WIB

Pendemo Anti Ahok 2 Desember Klaim Tak Akan Kudeta Jokowi

Pendemo Anti Ahok 2 Desember Klaim Tak Akan Kudeta Jokowi

News | Jum'at, 18 November 2016 | 14:34 WIB

Terkini

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB