Megawati Ungkapkan Ingin UU MD3 Direvisi

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 25 November 2016 | 17:50 WIB
Megawati Ungkapkan Ingin UU MD3 Direvisi
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, di Jakarta, Selasa (22/11/2016), didampingi pengurus partai masing-masing. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengatakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri tidak setuju dengan UU nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Sebab, dalam UU itu diatur tentang Pemilihan pimpinan DPR dengan sistem paket, bukan dengan proporsional pemenang pemilu.

Hal itu, disampaikan Masinton terkait kunjungan Ketua DPR Ade Komarudin ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, siang ini. Menurutnya, perbincangan kedua tokoh ini membahas tentang pergantian Ketua DPR. ‎Partai Golkar akan menggantikan Ade dengan Setya Novanto.‎

"Kalau Ibu Mega sejak awal menyampaikan bahwa ada yang salah dalam proses pembuatan UU MD3. Maka, itu dulu yang harus direvisi. Akar permasalahan di sana," kata Masinton, di DPR, Jumat (25/11/2016).

Pergantian Ade dengan Setya ini sejalan dengan isu masuknya kader PDI Perjuangan menjadi pimpinan DPR. Karenanya, Masinton juga sepakat bila kader PDI Perjuangan mendapatkan kursi pimpinan DPR. Lantaran, PDI Perjuangan merupakan partai pemenang pemilu pada 2014.‎

"Ya memang (pergantian Ade ke Setya) satu di antaranya revisi UU MD3," ‎tuturnya.

‎Namun, Anggota Komisi III DPR ini menyatakan, belum ada sikap resmi dari partainya terkait pergantian Ade ke Setya ini. Dia berharap pergantian ini bisa dilakukan dengan musyawarah mufakat tanpa voting.

"Kami belum ada sikap menerima maupun menolak," ujarnya.

‎Diketahui, Megawati menerima kunjungan dari Ade Komarudin di kediamanya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Jumat (25/11/2016). Keduanya membahas beberapa isu politik yang kini sedang berkembang.

Masinton mengatakan, pertemuan Megawati memang kerap melalukan pertemuan dengan banyak tokoh. Pertemuan semacam ini, kata Masinton, biasanya untuk menjaga silaturahmi antar tokoh.

"(Pertemuan ini) penting untuk menjaga kebersamaan kita. Sebelumnya juga Bu Mega bertemu presiden, ‎dan beberapa pimpinan Partai Politik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MPR: Siap Jaga Konstitusi dan Paling Depan Jaga 4 Pilar

MPR: Siap Jaga Konstitusi dan Paling Depan Jaga 4 Pilar

News | Selasa, 22 November 2016 | 19:36 WIB

Zulkifli Hasan Bertemu Megawati

Zulkifli Hasan Bertemu Megawati

Foto | Selasa, 22 November 2016 | 19:02 WIB

Megawati Mendadak Ketemu Zulkifli, Ini yang Mereka Bicarakan

Megawati Mendadak Ketemu Zulkifli, Ini yang Mereka Bicarakan

News | Selasa, 22 November 2016 | 18:03 WIB

Usai Jokowi Makan Bareng Ketua Partai, Mega Bertemu Zulkifli

Usai Jokowi Makan Bareng Ketua Partai, Mega Bertemu Zulkifli

News | Selasa, 22 November 2016 | 16:17 WIB

Megawati Minta Izin Jokowi Temui Para Ketua Partai Pro Pemerintah

Megawati Minta Izin Jokowi Temui Para Ketua Partai Pro Pemerintah

News | Senin, 21 November 2016 | 17:00 WIB

Mega: Jangan Panasi Pilkada DKI, Kasihan yang Tak Tahu Apa-apa

Mega: Jangan Panasi Pilkada DKI, Kasihan yang Tak Tahu Apa-apa

News | Senin, 21 November 2016 | 16:43 WIB

Mega Bawakan Makan Siang Buat Jokowi ke Istana, Apa Maknanya?

Mega Bawakan Makan Siang Buat Jokowi ke Istana, Apa Maknanya?

News | Senin, 21 November 2016 | 16:02 WIB

Di Beranda Istana, Jokowi Beberkan Isi Pertemuan dengan Megawati

Di Beranda Istana, Jokowi Beberkan Isi Pertemuan dengan Megawati

News | Senin, 21 November 2016 | 15:10 WIB

Jokowi Makan Bersama Megawati, Menu Mirip Saat Undang Prabowo

Jokowi Makan Bersama Megawati, Menu Mirip Saat Undang Prabowo

News | Senin, 21 November 2016 | 13:56 WIB

Pramono Anung Lapor Mega Soal Cara Jokowi Jaga Stabilitas Politik

Pramono Anung Lapor Mega Soal Cara Jokowi Jaga Stabilitas Politik

News | Kamis, 17 November 2016 | 18:02 WIB

Terkini

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB