Kurir Pembawa 15 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi Ditangkap

Tomi Tresnady | Suara.com

Senin, 28 November 2016 | 00:10 WIB
Kurir Pembawa 15 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi Ditangkap
Badan Narkotika Nasional rilis hasil penangkapan narkoba jenis sabu dan happy five dari sindikat internasional di Jakarta, Jumat (18/11/216). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Petugas Satuan Narkoba Polrestabes Medan mengamankan kurir narkoba berinisial LH (33) dan menyita barang bukti berupa tiga bungkusan yang berisikan 15 kilogram sabu-sabu dan 20 ribu butir pil ekstasi.

"Narkoba tersebut ditemukan saat dilakukan penggerebekan di rumah Mulyono (45) di Jalan Utama I, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (26/11) malam sekira pukul 21.00 WIB," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto di Medan, seperti dilaporkan Antara, Minggu (27/11/2016).

Petugas kepolisian, menurut dia, sudah mencurigai salah seorang tamu di rumah tersebut akan mengambil barang jenis sabu dan pil ekstasi dalam jumlah cukup besar.

"Informasi tersebut diperoleh petugas berdasarkan hasil penyelidikan selama tiga bulan terakhir ini, adanya kurir yang akan mengangkut narkoba di kawasan tersebut," ujar Kombes Pol Mardiaz.

Ia menyebutkan, saat situasi transaksi telah diketahui petugas, rumah tersebut dikepung dan petugas meringkus salah seorang pria LH diduga kurir narkoba dari rumah tersebut.



Tersangka LH, merupakan anak buah dari Mulyono yang saat digeledah sedang tidak berada di tempat.

"Kita memonitor bahwa tersangka itu mengambil barang dari Carefour dan membawanya ke kampung Kolam, serta langsung ditangkap," ucapnya.

Kapolrestabes menjelaskan, belasan kg narkoba jenis sabu dan puluhan ribu butir pil ekstasi tersebut, apabila dikonversi memiliki nilai Rp17 miliar.

Kepada petugas kepolisian, tersangka LH mengaku hanya sebagai kurir. Dan ada bos yang menyuruhnya mengambil barang haram tersebut menggunakan sebuah mobil dari Carefour di Jalan Gatot Subroto, Medan.

"Barang narkoba yang dibawa tersangka itu, masuk melalui jalur laut dari negara tetangga Malaysia, dan merupakan jaringan internasional," katanya.

Mardiaz menambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan akan melakukan pengejaran tersangka lain yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ketika ditanyakan tujuan narkoba tersebut, mantan Kapolres Nias itu menyebutkan, pihaknya belum mengetahui secara jelas, karena pelaku utama atau bos dari pemilik barang tersebut belum tertangkap.

Salah seorang warga yang juga abang kandung dari penghuni rumah tersebut bernama, Supriyanto (58) mengaku tidak mengetahui jika adiknya terlibat narkoba dengan jumlah besar.

Bahkan, dirinya tak mengetahui kalau LH bekerja dengan adiknya Muliono di rumah tersebut.

"Setahu saya Muliono itu kerjanya kontraktor. Mereka baru 1,5 tahun ngontrak di sini. Awalnya jualan mie Aceh, dan tutup dibuat gudang beras," ucap Supriyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur Kalteng Beri Hadiah Aparat yang Tembak Bandar Narkoba

Gubernur Kalteng Beri Hadiah Aparat yang Tembak Bandar Narkoba

News | Sabtu, 12 November 2016 | 06:26 WIB

Masinis KA Commuter yang Diduga Pakai Sabu Terancam Dipecat

Masinis KA Commuter yang Diduga Pakai Sabu Terancam Dipecat

News | Minggu, 06 November 2016 | 19:09 WIB

Bea Cukai: Penyelundupan Sabu Cair Jadi Motif Baru

Bea Cukai: Penyelundupan Sabu Cair Jadi Motif Baru

News | Selasa, 01 November 2016 | 06:21 WIB

BNN Gagalkan Penyeludupan Narkoba Malaysia

BNN Gagalkan Penyeludupan Narkoba Malaysia

Foto | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 12:54 WIB

Tentara Ditangkap Asik Nyabu di Hotel Mangga Besar

Tentara Ditangkap Asik Nyabu di Hotel Mangga Besar

News | Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:11 WIB

BNN Musnahkan 32,745 Kg Sabu

BNN Musnahkan 32,745 Kg Sabu

Foto | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:49 WIB

BNN Ungkap Sabu Dalam Mesin Pompa Air

BNN Ungkap Sabu Dalam Mesin Pompa Air

Foto | Kamis, 20 Oktober 2016 | 11:25 WIB

Peras TSK, Empat Anggota Polsek Gambir Terancam Hukuman Ini

Peras TSK, Empat Anggota Polsek Gambir Terancam Hukuman Ini

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:05 WIB

Setelah Bayar Rp97 Juta, TSK Narkoba Dilepas Polisi

Setelah Bayar Rp97 Juta, TSK Narkoba Dilepas Polisi

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 13:43 WIB

Sabu Milik Sindikat Internasional Cina Dimusnahkan Polri

Sabu Milik Sindikat Internasional Cina Dimusnahkan Polri

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 12:30 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB