Tito Ungkap Info di Balik Aksi 212, Ada yang Ingin Arahkan ke DPR

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 05 Desember 2016 | 15:03 WIB
Tito Ungkap Info di Balik Aksi 212, Ada yang Ingin Arahkan ke DPR
Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2016). (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Di hadapan Komisi III DPR, hari ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan usaha Polri untuk menjaga Ibu Kota Jakarta segala kemungkinan terkait aksi 2 Desember. Seperti diketahui, penyelenggara aksi tersebut semula ngotot untuk aksi di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan M. H. Thamrin. Tetapi setelah dilakukan negosiasi, penyelenggara acara luluh dan mau memindahkan tempat aksi di dalam lapangan Monumen Nasional.

"Kami lakukan langkah yang cukup keras. Pertama, kami melarang kegiatan tersebut dan kita mengancam untuk membubarkan sesuai UU. Tapi logikanya kalau sudah berkumpul ribuan orang, membubarkannya akan sangat sulit. Bisa konflik, bentrok, emosi masa akan muncul dan akhirnya timbul korban," kata Tito.

Apalagi, menjelang 2 Desember, Tito mencium adanya gerakan dari kelompok ‎tertentu yang ingin memanfaatkan aksi damai dengan agenda politik yang lain.

"Saya sempat tanya, 'kegiatan 2 Desember ini dalam rangka tuntutan hukum atau ikut dalam upaya menduduki DPR dan agenda politik lain?'. Mereka bilang tidak. 'oke kalau begitu, jangan gunakan Jalan Sudirman-Thamrin'," kata Tito.

Tito mengatakan bila aksi hari itu benar-benar digelar di Jalan Sudirman sampai Thamrin, barisan massa akan sampai kawasan Semanggi, Senayan, bahkan di depan gedung DPR dan MPR.

"Kalau begitu, ada trigger sedikit saja akan meledak sekali," tutur Tito.

Itu sebabnya, ketika itu Tito melarang aksi dilakukan di jalanan karena sudah pasti akan mengganggu ketertiban umum.

Penyelenggara aksi kemudian menanyakan kepada Tito mengenai lokasi mana yang tepat. Sebab, jika dilakukan di Masjid Istiqlal, tentu tidak akan bisa menampung massa yang datang dari berbagai daerah. Belum lagi, kalau dipaksakan di Istiqlal, peristiwa 4 November akan terulang, yaitu banyak orang yang terinjak-injak karena saking banyaknya jamaah.

"Jadi lebih baik di tempat yang terbuka, mereka sarankan. Dan akhirnya kita sepakati, tempatnya di Monas," kata dia.

Sampai akhirnya Tito menawarkan aksi di lapangan Monas. Selain tempatnya lega, juga lebih mudah diawasi untuk mencegah adanya kelompok politik yang ingin mengarahkan massa ke gedung DPR.

"Sehingga kita akomodir dan menekankan agenda ini adalah hanya untuk ibadah. Yaitu ibadah yang murni bukan seperti 4 November. Kalau 4 November, Salat Jumatnya digunakan untuk kumpul, selesai Salat baru bergerak orasi. Nah di sini kami minta settingnya murni ibadah," kata dia.

Aksi yang dikenal dengan istilah 212 itu akhirnya disepakati dilaksanakan di Monas dan diisi dengan dzikir, tausiyah, doa bersama, dan salat Jumat berjamaah. Tito pun mempersilakan pimpinan aksi melakukan orasi.

"Antara tausiyah dan orasi itu beda-beda tipis. Tapi ya sudahlah kita kasih. Supaya, kan sudah jauh-jauh masa nggak keluarkan isi hatinya," ujarnya.

Polri, TNI, dan pemerintah derah Tito kemudian menyiapkan semua sarana dan prasarana aksi.

"Magnet utama dari pengendalian massa itu adalah speaker, kami yang siapkan speaker sehingga tidak terlalu banyak yang orasi menggunakan mobil, dan itu berbahaya sekali. Jadi cukup satu saja suara. Kedua, magnetnya adalah panggung. Ini adalah komando untuk semua itu. Nah, oleh karena itu kami hadir di sana. Bukan ingin populer, tapi ingin mengendalikan mereka yang sudah berkomitmen dengan kami. Sehingga semua sesuai dengan rencana," ‎kata dia.

Acara pun berjalan lancar, meski separuh Jakarta pusat ketika itu macet.

"Sebetulnya saya berikan mereka kesempatan sampai jam 16.00. Biar kami punya spare waktu dua jam, karena yang rawan malam. Tapi hebatnya teman-teman aksi bilang, 'tidak pak kami tidak mau terlalu malam seperti peristiwa kemarin. Itu menodai agama Islam. kami ingin betul-betul menyampaikan aspirasi," ujarnya.

"Nah, lebih bagus, saya bilang begitu. Sehingga mereka tidak sampai jam 16.00. cukup sampai jam 13.00. Sehingga kita punya waktu 5 jam untuk mencairkan. Dan saya rasa kegiatannya konsisten dengan massanya tumpahnya bukan main. Meskipun Jalan Thamrin ketutup juga. Tapi judulnya adalah intinya kegiatan di Monas. Jadi semua berjalan lancar. Alhamdulillah," kata Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas

Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Kemendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Pengawasan Program MBG

Kemendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Pengawasan Program MBG

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:55 WIB

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Kemendagri Dorong Percepatan Pemulihan Sumatera, Dukungan untuk Daerah Capai Rp12,3 Triliun

Kemendagri Dorong Percepatan Pemulihan Sumatera, Dukungan untuk Daerah Capai Rp12,3 Triliun

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Malaysia Ajak Singapura Beri Tekanan Finansial Soal Karhutla, Pemerintah RI: Enggak Masalah

Malaysia Ajak Singapura Beri Tekanan Finansial Soal Karhutla, Pemerintah RI: Enggak Masalah

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Terkini

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

×