Rebut Suara Pemilih Mengambang, Ini Strategi Agus-Sylvi

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 24 Desember 2016 | 07:21 WIB
Rebut Suara Pemilih Mengambang, Ini Strategi Agus-Sylvi
Calon gubernur Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono, saat berkampanye di RW 10 dan 15, Kelurahan Palmerah, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. [Suara.com/Indriana Shinta Tamara]

Suara.com - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memiliki strategi tersendiri dalam meraih suara pemilih mengambang atau "undecided voters".

"Kami sudah menyiapkan strategi yang pas terkait 'undecided voters' ini. Strateginya sudah mulai kami terapkan," ujar juru bicara Agus-Sylvi, Rico Rustombi di Jakarta, Jumat.

Rico mengatakan, Agus-Sylvi beserta tim pemenangan menyadari jumlah pemilih mengambang masih cukup signifikan besarannya dan menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh pasangan calon.

"Namun kami sudah memetakan kelompok elemen masyarakat dari 'undecided voters' ini," kata Rico.

Menurut Rico, strategi yang telah dijalan Agus-Sylvi guna memenangkan suara pemilih mengambang yakni melakukan dialog secara intensif dengan kelompok-kelompok masyarakat dan memaparkan program-program yang diusung. Dialog tersebut dilakukan setiap hari di setiap kesempatan.

"Kami tim pemenangan juga sudah memberikan konfirmasi bahwa mas Agus dan mpok Sylvi adalah calon pemimpin yang menerapkan prinsip pembangunan Jakarta berkeadilan, berkelanjutan dan berpihak kepada semua elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan," ujar dia.

Selain itu, kata Rico, Agus-Sylvi juga telah menyatakan kesiapannya menjaga keberagaman masyarakat Jakarta manakala mendapat amanah memimpin ibu kota. Agus-Sylvi berusaha meyakinkan kepada kelompok pemilih mengambang bahwa keberagaman adalah kekuatan Jakarta dalam pembangunan yang adil untuk rakyat.

"Terlebih menjaga keberagaman ini telah menjadi 'core business' mas Agus selama berkarier di TNI, sehingga jika mas Agus terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, dia siap menjadi pemimpin Jakarta yang berdiri paling di depan untuk menjaga keberagaman," ujar Rico.

Sebelumnya lima lembaga survei yakni Lingkaran Survei Indonesia, Poltracking, Charta Politika, Indikator, dan Litbang Kompas melalui hasil survei teranyarnya menyatakan Agus-Sylvi merupakan pasangan calon dengan elektabilitas tertinggi dibandingkan dua pasangan calon lainnya yaitu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Meskipun demikian kelima lembaga survei mencatat masih ada sejumlah suara pemilih mengambang yang dapat diperebutkan ketiga pasangan calon. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu Banjir Laporan Pelanggaran Pilkada DKI

Bawaslu Banjir Laporan Pelanggaran Pilkada DKI

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 16:32 WIB

Soal Dana Paslon Lain, Ini Komentar Bendahara Tim Ahok-Djarot

Soal Dana Paslon Lain, Ini Komentar Bendahara Tim Ahok-Djarot

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 11:43 WIB

Anies-Sandi Bidik Pemilih Muda di Pilkada DKI 2017

Anies-Sandi Bidik Pemilih Muda di Pilkada DKI 2017

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 09:07 WIB

Ahok: Kita Tak Mau Nyalip, Maunya Lompat Saja

Ahok: Kita Tak Mau Nyalip, Maunya Lompat Saja

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 20:50 WIB

Terkini

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:53 WIB

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49 WIB

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:46 WIB

JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung

JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:45 WIB

Amunisi Baru! dr Tifa Bakal Pakai Putusan Praperadilan Roy Suryo untuk Patahkan Dakwaan Jaksa

Amunisi Baru! dr Tifa Bakal Pakai Putusan Praperadilan Roy Suryo untuk Patahkan Dakwaan Jaksa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:34 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Ekspor Tanah Jarang PT PMM, Termasuk Pejabat Sucofindo hingga JK

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Ekspor Tanah Jarang PT PMM, Termasuk Pejabat Sucofindo hingga JK

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:09 WIB

Penelitian UI: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Picu Food Waste, Apa Dampaknya?

Penelitian UI: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Picu Food Waste, Apa Dampaknya?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:05 WIB

Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan

Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:51 WIB

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:09 WIB

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:02 WIB

×