Soal Dana Paslon Lain, Ini Komentar Bendahara Tim Ahok-Djarot

Arsito Hidayatullah | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 22 Desember 2016 | 11:43 WIB
Soal Dana Paslon Lain, Ini Komentar Bendahara Tim Ahok-Djarot
Panitia penggalangan dana kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat saat bertugas di markas kampanye Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Bendahara Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot), Charles Honoris, berkomentar mengenai dana kampanye para pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang menjadi pesaing timnya.

Hal tersebut disampaikan Charles saat awak media meminta komentar tentang adalah salah satu paslon yang mengeluarkan dana untuk kampanye sampai sebesar Rp34 miliar.

"Ya, kalau sampai keluarin sendiri uang sampai Rp34 miliar, itu namanya bukan gotong-royong kan," kata Charles, di Rumah Borobudur, Menteng, Jakarta, Rabu (21/12/2016) kemarin.

Untuk diketahui, Cawagub DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno, dilaporkan mengeluarkan kocek untuk dana kampanye sebesar Rp34 miliar. Sementara itu cagub nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono, disebut mengumpulkan dana sebesar Rp9 miliar dari partai politik pendukung, masyarakat dan juga uang pribadinya.

Menurut Charles, dana kampanye Agus terlihat memboroskan, apalagi lokasi pidato politik Agus menurutnya terlihat sangat mewah seperti di Jakarta Convention Center (JCC).

"Rp9 miliar (dananya), tapi kebutuhan kampanye besar dalam (biaya) pidato politik, seperti di JCC kan," ujar Charles.

Diketahui pula, Tim Pemenangan Ahok-Djarot telah mengumumkan hasil dana patungan Kampanye Rakyat sepanjang periode 25 Oktober hingga 19 Desember 2016 yang mencapai Rp48 miliar.

"Jadi, hasil patungan Kampanye Rakyat Pak Ahok dan Pak Djarot sudah mencapai Rp48 miliar. Kami cukup berterima kasih (atas) antusias dan partisipasi masyarakat Indonesia," kata Charles.

Charles menambahkan, dana patungan perorangan menjadi pemasukan paling banyak, sebesar Rp18,5 miliar. Sementara dari badan hukum swasta terkumpul dana sebanyak Rp4,7 miliar.

"Untuk dari partai pendukung, patungan sudah terkumpul Rp200 Juta," ujar Charles.

Selain itu, menurut Charles, masih ada dana patungan sebesar Rp24 miliar yang harus dilengkapi beberapa formulirnya sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Para penyumbang dana patungan diwajibkan mengumpulkan surat pernyataan penyumbang oleh KPU, seperti Kartu Tanda Penduduk dan Nomor Pokok Wajib Pajak, sesuai ketentuan," ujar Charles pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies-Sandi Bidik Pemilih Muda di Pilkada DKI 2017

Anies-Sandi Bidik Pemilih Muda di Pilkada DKI 2017

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 09:07 WIB

Dapat Sumbangan Duit Warga Terbanyak, Ahok: Kita Patahkan Stigma

Dapat Sumbangan Duit Warga Terbanyak, Ahok: Kita Patahkan Stigma

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 19:25 WIB

Tim Anies-Sandi Ajak Masyarakat Sadar Ahok Gagal Bangun Jakarta

Tim Anies-Sandi Ajak Masyarakat Sadar Ahok Gagal Bangun Jakarta

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 07:11 WIB

Ini Strategi Agus SBY Mengatasi Banjir di Jakarta

Ini Strategi Agus SBY Mengatasi Banjir di Jakarta

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 04:17 WIB

Terkini

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB