Jokowi Boyong Makanan Pedagang Kaki Lima Masuk Istana Bogor

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Rabu, 04 Januari 2017 | 22:47 WIB
Jokowi Boyong Makanan Pedagang Kaki Lima Masuk Istana Bogor
Presiden Jokowi memboyong makanan pedagang kaki lima masuk Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/1/2017). [Dok Kris - Biro Pers Setpres]
Halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi sederet gerobak pedagang kaki lima tampak bersiap menjajakan aneka makanan dan minuman‎, diantaranya nasi goreng, sate kambing, sekoteng dan lainnya.

Sejumlah pedagang kaki lima ini memang diundang secara khusus untuk menyediakan konsumsi bagi para para Menteri dan Kepala Lembaga Negata, jurnalis, serta staf Istana Kepresidenan. Saat itu Presiden Joko Widodo sedang memimpin rapat kabinet paripurna perdana tahun 2017.

Kedatangan para pedagang tersebut perintah langsung dari Jokowi. Beberapa pedagang ini sebelumnya telah diundang Jokowi saat malam pergantian tahun baru kemarin. Demikian diungkapkan oleh Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Protokol Istana Kepresidenan Bogor Endang Sumitra.

"Kebetulan saat itu beliau berkenan dengan makanan yang disajikan dan beliau kemudian ingin menyajikan juga untuk para menterinya," kata Endang.

Endang menerangkan bahwa sejumlah pedagang tersebut sehari-harinya biasa berjualan di wilayah Bogor. Di antaranya ada yang dari sekitar Rumah Sakit Salak, tempat jajanan Sukasari, dan selebihnya biasa berjualan di pinggir jalan. Dia mengaku secara mendadak mengundang mereka semua satu hari sebelumnya.

"Kemarin saya mendadak memanggil mereka, karena Bapak Presiden sendiri menginstruksikan hari Senin. Itu bukan dari restoran terkenal, bukan yang berharga mahal. Terjangkau untuk masyarakat pada umumnya," imbuh dia.

Saat rehat sejenak, para menteri dan pejabat lainnya tampak sangat menikmati makanan yang disajikan tersebut. Bahkan, sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa yang disajikan oleh para pedagang kaki lima tersebut tak kalah dengan hidangan dari restoran sekalipun.

"Awalnya kami ragu menyajikan makanan yang angkringan, yang biasa mangkal di tempat-tempat umum (pinggir jalan). Tapi justru malah makanan yang sebelumnya kita duga kurang patut tersebut ternyata memang enak. Para menteri juga tadi berkomentar hal yang sama," lanjut dia.

Sejumlah jajanan tradisional dan merakyat memang disajikan pada saat itu. Di antaranya ada nasi goreng, mie, sate, bakso, taoge goreng, dan juga sekoteng. Kesemua pedagang kaki lima tersebut datang lengkap dengan gerobak dan segala peralatannya.

"Bapak Presiden pesan jangan lupa menyiapkan untuk wartawan dan petugas yang lain, supaya semua kebagian," terang dia.

baca juga

Seorang pedagang yang ditemui di lokasi mengaku sangat bersyukur atas kesempatan untuk dapat menyajikan makanan di Istana. Sebab, menurutnya, tidak sembarang orang bisa masuk ke dalamnya.

"Alhamdulillah, saya bersyukur sekali. Terima kasih, karena tidak semua orang kan bisa ke sini. Walau cuma jualan taoge tapi saya bisa ke sini," ucap Firman yang biasa berjualan di kawasan Bogor Permai.

Senada dengan Firman, Nanik, yang telah menjajakan sekoteng di wilayah Bogor sejak 2011 mengungkapkan hal yang sama. Ia kemudian menitipkan harapannya kepada Presiden Jokowi agar semakin banyak pedagang lainnya yang bisa masuk Istana Bogor.

"Ini baru kali ini saya diundang. Senang sekali kita bisa dipanggil ke Istana. Jarang kita bisa ke Istana seperti ini. Semoga semakin banyak pedagang lainnya yang dipanggil langsung Pak Presiden," ujar Nanik.

Untuk diketahui, bukan kali ini saja Jokowi mengundang para pedagang kaki lima untuk menyajikan konsumsi di Istana Kepresidenan Bogor. Saat mengundang sejumlah anak yatim piatu untuk berbuka puasa bersama pada Ramadhan lalu, diketahui bahwa konsumsi buka puasa yang disajikan saat itu juga disiapkan oleh sejumlah pedagang kaki lima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Akses Rakyat ke Permodalan Diperkuat

Jokowi Minta Akses Rakyat ke Permodalan Diperkuat

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 22:42 WIB

Jokowi Perintahkan Segera Dibentuk Badan Cyber Nasional

Jokowi Perintahkan Segera Dibentuk Badan Cyber Nasional

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 23:04 WIB

Perhatian ke Indonesia Timur di Era Jokowi Terbesar Dalam Sejarah

Perhatian ke Indonesia Timur di Era Jokowi Terbesar Dalam Sejarah

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 05:00 WIB

Terkait Pemerintahan Konkuren, Ini Pesan Jokowi pada Kemendagri

Terkait Pemerintahan Konkuren, Ini Pesan Jokowi pada Kemendagri

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 21:40 WIB

Jokowi Minta Pengadaan Barang Jasa Pakai Teknologi Informasi

Jokowi Minta Pengadaan Barang Jasa Pakai Teknologi Informasi

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 17:57 WIB

Jokowi Tinjau Pengecoran Akhir Rusun Atlet Asean Games Kemayoran

Jokowi Tinjau Pengecoran Akhir Rusun Atlet Asean Games Kemayoran

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 11:01 WIB

Jokowi Bantah Isu Reshuffle Kabinet Jilid III

Jokowi Bantah Isu Reshuffle Kabinet Jilid III

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 10:45 WIB

Tiba di Manado, Jokowi Langsung Blusukan ke Pusat Perbelanjaan

Tiba di Manado, Jokowi Langsung Blusukan ke Pusat Perbelanjaan

News | Senin, 26 Desember 2016 | 21:45 WIB

Cagub DKI Hadiri Haul Gus Dur, Jokowi: Mbok Ya Begitu yang Rukun

Cagub DKI Hadiri Haul Gus Dur, Jokowi: Mbok Ya Begitu yang Rukun

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 07:15 WIB

Jokowi: Jika Saja Gus Dur Masih Hidup, Maka...

Jokowi: Jika Saja Gus Dur Masih Hidup, Maka...

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:35 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×