Jokowi Minta Pengadaan Barang Jasa Pakai Teknologi Informasi

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 29 Desember 2016 | 17:57 WIB
Jokowi Minta Pengadaan Barang Jasa Pakai Teknologi Informasi
Presiden Jokowi Jokowi meninjau pembangunan Rusun Atlet ASEAN Games di Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/10/2016).[Suara.com/Erick Tanjung]

Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh jajarannya untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pengadaan barang/jasa sehingga lebih mudah, cepat dan transparan. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas pada Kamis (29/12/2016) di Kantor Kepresidenan Jakarta.

"Melakukan reformasi besar-besaran pada sistem  pengadaan barang dan jasa dengan memanfaatkan teknologi informasi," ujar Jokowi.

Berdasarkan data yang diperoleh Jokowi, saat ini total transaksi elektronik pengadaan pemerintah tahun 2016 sudah mencapai Rp399 triliun dan e-katalog tahun 2016 sudah memuat 81 ribu produk dengan nilai tranksaksi Rp48 triliun. Oleh karena itu, guna meningkatkan jumlah produk dan nilai transaksi e-katalog, Jokowi meminta jajarannya untuk membenahi sejumlah regulasi yang ada di Tanah Air.

"Saya minta juga dilakukan langkah-langkah perbaikan dari aspek regulasi sehingga regulasi pengadaan barang dan jasa bisa lebih sederhana dan tidak berbelit-belit," terang dia.

Selain itu, optimalisasi fungsi pengawasan juga tak luput dari arahan Jokowi dalam rapat terbatas kali ini. Bahkan tindakan tegas harus segera diambil jika menemukan pelanggaran dan praktik-praktik korupsi yang dapat merugikan keuangan negara dalam setiap proses pengadaan barang/jasa.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta kepada para menteri dan para kepala lembaga mengawasi area-area yang rawan dan serta membuka celah tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran sampai implementasi pelaksanaan.

“Saya ingin praktik-praktik seperti proyek yang sudah diijonkan, penggelembungan harga atau mark up, praktik suap kepada pihak terkait,  modus kong kali kong dengan vendor,  lelang fiktif dengan manipulasi dokumen dan pemenang pengadaan, tidak boleh lagi terjadi. Sekali lagi tidak boleh terjadi lagi. Karena praktik-praktik seperti itu bukan hanya merugikan keuangan negara tetapi juga berpengaruh pada kualitas barang dan jasa yang tidak sesuai standar,” tegas dia.

Menjelang tahun anggaran baru, Jokowi kembali mengingatkan kepada jajarannya untuk menyegerakan proses lelang barang/jasa agar berjalan efektif pada Januari 2017 mendatang.

"Saya ingin mengingatkan kepada para menteri dan kepala lembaga agar bisa memastikan, betul-betul memastikan bahwa proses lelang dapat dilakukan lebih awal di kementerian atau lembaga masing-masing," kata dia.

baca juga

Sejumlah menteri dan jajaran lainnya hadir dalam rapat terbatas tersebut. Tampak dari sekian banyak yang hadir tersebut di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BPN Bambang Brodjonegoro, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Ardan Adiperdana, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Agus Prabowo, serta Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tinjau Pengecoran Akhir Rusun Atlet Asean Games Kemayoran

Jokowi Tinjau Pengecoran Akhir Rusun Atlet Asean Games Kemayoran

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 11:01 WIB

Jokowi Bantah Isu Reshuffle Kabinet Jilid III

Jokowi Bantah Isu Reshuffle Kabinet Jilid III

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 10:45 WIB

Tiba di Manado, Jokowi Langsung Blusukan ke Pusat Perbelanjaan

Tiba di Manado, Jokowi Langsung Blusukan ke Pusat Perbelanjaan

News | Senin, 26 Desember 2016 | 21:45 WIB

Cagub DKI Hadiri Haul Gus Dur, Jokowi: Mbok Ya Begitu yang Rukun

Cagub DKI Hadiri Haul Gus Dur, Jokowi: Mbok Ya Begitu yang Rukun

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 07:15 WIB

Jokowi: Jika Saja Gus Dur Masih Hidup, Maka...

Jokowi: Jika Saja Gus Dur Masih Hidup, Maka...

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:35 WIB

Dikasih Peci Gus Dur, Ini Janji Jokowi

Dikasih Peci Gus Dur, Ini Janji Jokowi

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:05 WIB

Jokowi Bantah Isu 10 Juta Pekerja Cina Masuk Indonesia

Jokowi Bantah Isu 10 Juta Pekerja Cina Masuk Indonesia

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 15:13 WIB

Wiranto Klaim Rezim Jokowi Telah Bekerja Super Cepat

Wiranto Klaim Rezim Jokowi Telah Bekerja Super Cepat

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 09:16 WIB

Jokowi Minta Serifikat Dijaminkan ke Bank untuk Hal Produktif

Jokowi Minta Serifikat Dijaminkan ke Bank untuk Hal Produktif

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 08:20 WIB

Jokowi Prihatin PLBN Entikong Puluhan Tahun Terabaikan

Jokowi Prihatin PLBN Entikong Puluhan Tahun Terabaikan

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 08:09 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×