Didatangi Menteri, Marcel dan Sony Curhat Ingin Bertemu Ibunya

Kamis, 05 Januari 2017 | 18:05 WIB
Didatangi Menteri, Marcel dan Sony Curhat Ingin Bertemu Ibunya
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi dua anak korban penelantaran yakni Marcel (3) dan Sony (16) yang kini tinggal di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang. (dok Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi dua anak korban penelantaran yakni Marcel (3) dan Sony (16) yang kini tinggal di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang. Dalam kunjungannya itu, Mensos membawakan mainan.

Kisah sedih Sony dan adiknya itu terkenal setelah menjadi viral di media sosial Instagram awal pekan ini. Keduanya diasuh dan tinggal bersama sang bibi, Desi yang mengalami gangguan jiwa.

Dalam kunjungan tersebut Mensos membawakan banyak hadiah untuk keduanya. Antara lain, pakaian, tas dan buku, buah-buahan, mainan bola-bola kecil warna warni dan puzzle.

"Mudah-mudahan kondisi kesehatan keduanya semakin membaik dan saya berharap Sony dapat melanjutkan sekolah kembali," kata Mensos di Tangerang, Kamis (5/1/2016).

Sony yang menerima tas dan pakaian dari Mensos tampak tersenyum dan menerima dengan mata berbinar. Ia kemudian meraih tangan Khofifah dan menciumnya. Sony ingin dipertemukan degan ibunya. Kerinduannya terhadap sang ibu dicurahkan kepada Khofifah.

Ayah Sony meninggal dua tahun lalu karena sakit. Sementara ibu kandung mereka memilih pergi meninggalkan rumah. Khofifah janji akan mempertemukan Sony dan Marcel bertemu dengan ibunya.

"Tadi saya tanya Sony ingin apa, dia jawab ingin bertemu ibu. Lalu saya tanya mau sekolah di asrama atau bagaimana, dia menjawab maunya sekolah lagi dan tinggal bersama ibunya," kata Khofifah.

Melihat kondisi Sony dan Marcel, Mensos menegaskan bahwa prioritas pengasuhan anak terlantar adalah dikembalikan kepada keluarga mengingat pola kekerabatan di Indonesia masih cukup kental.

"Jadi diutamakan kembali ke keluarga meskipun pemerintah memiliki rumah atau tempat pengasuhan anak," ujar Mensos.

Sementara itu untuk mengobati rasa trauma, Kemensos telah menyiapkan tim layanan psikososial. Harapannya baik Sony maupun Marcel tidak mengalami trauma berkepanjangan. Demikian pula jika dibutuhkan fisioterapi bagi Marcel.

"Pada intinya penanganan didasarkan hasil pengkajian psikologis mereka. Jadi penanganan korban sesuai dengan kebutuhan, bukan menerka-nerka atau asal membantu saja," tutupnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI