Menkopolhukam Sebut MUI Mampu Menyerap Aspirasi Rakyat

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 18 Januari 2017 | 16:04 WIB
Menkopolhukam Sebut MUI Mampu Menyerap Aspirasi Rakyat
Menko Polhukam Wiranto, didampingi Ketua tim Satgas Saber Pungli Komisaris Jenderal Polisi Dwi Priyatno dan wakil ketua tim Satgas Saber Pungli memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (24/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal (purn) Wiranto memuji peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai sebuah lembaga yang penting. MUI disebut sebagai penyerap aspirasi rakyat.

"Saya anggap MUI salah satu institusi yang mampu menyerapp aspirsi rakyat, memahami apa yang dikehendaki rakyat. Sama dengan pemerintah," katanya saat hadir dalam rapat Pelno ke-14 MUI di gedung MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).

Mantan Ketua Umum Partai Hanura tersebut mengatakan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah harus berbasis pada aspirasi yang disampaikan rakyat.

"Jadi sebenarnya saat saya datang kemari itu saya memperkaya serapan pemerinta dari aspirasi rakyat. Oleh karena itu tadi saat saya berdialog kurang lebih 25 pertanyaan, tidak ada masalah tatkala kita punya tanggung jawab sama untuk bangun kententraman keadilan," kata Wiranto.

Oleh karena itu dia berharap dengan aspirasi yang disampaikan oleh Dewan Pertimbangan MUI pada hari ini dapat memudahkan Pemerintah menentukan kebijakannya.

"Tidak ada sesuatu yang sekaligus jadi, tapi pemerintah sungguh-sungguh dengar aspirarsi rakyat dan pemerintah sungguh menjalankan kewajiban yang bermakna pada rakyat," tutup Wiranto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi PAN Kritik Kapolri Sebut Fatwa MUI Ganggu Kamtibmas

Politisi PAN Kritik Kapolri Sebut Fatwa MUI Ganggu Kamtibmas

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 18:34 WIB

MUI: Tak Ada Sanksi Hukum Jika Tak Jalani Fatwa

MUI: Tak Ada Sanksi Hukum Jika Tak Jalani Fatwa

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 16:40 WIB

Penegakan Fatwa MUI Tak Boleh Pakai Aparat Negara

Penegakan Fatwa MUI Tak Boleh Pakai Aparat Negara

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 16:14 WIB

MUI Diminta Hati-hati saat Keluarkan Fatwa

MUI Diminta Hati-hati saat Keluarkan Fatwa

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 15:32 WIB

Mahfud MD Tegaskan Fatwa MUI Bukan Hukum Positif

Mahfud MD Tegaskan Fatwa MUI Bukan Hukum Positif

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 13:17 WIB

Diskusi Fatwa MUI dan Hukum Positif

Diskusi Fatwa MUI dan Hukum Positif

Foto | Selasa, 17 Januari 2017 | 12:24 WIB

Makhruf Amin Sebut Fatwa MUI Tak Membentur Hukum Positif

Makhruf Amin Sebut Fatwa MUI Tak Membentur Hukum Positif

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 12:21 WIB

Kapolri: Belakangan, Fatwa MUI Ganggu Ketertiban dan Keamanan

Kapolri: Belakangan, Fatwa MUI Ganggu Ketertiban dan Keamanan

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 11:38 WIB

Gerindra Minta Wasekjen MUI Hati-hati Tuding Suku Dayak Kafir

Gerindra Minta Wasekjen MUI Hati-hati Tuding Suku Dayak Kafir

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 13:02 WIB

Kronologis Wasekjen MUI Ditolak Warga, Batal Turun dari Pesawat

Kronologis Wasekjen MUI Ditolak Warga, Batal Turun dari Pesawat

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 01:07 WIB

Terkini

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:50 WIB

Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka

Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:41 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow

Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:31 WIB

Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas

Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:28 WIB

DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas

DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:27 WIB

Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia

Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:27 WIB

Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel

Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:16 WIB