Rektor UII Mundur, Sementara Polisi Belum Periksa Personel Mapala

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 26 Januari 2017 | 19:19 WIB
Rektor UII Mundur, Sementara Polisi Belum Periksa Personel Mapala
Foto poster kegiatan Diksar Mapala Unisi UII Yogyakarta. [Akun Facebook Mapala Unisi/screen capture]

Suara.com - Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Harsoyo mengundurkan diri dari jabatannya, pascakasus kekerasan yang terjadi dalam acara Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Unisi UII di Gunung Lawu yang mengakibatkan tiga mahasiswa meninggal dunia.

"Di depan Menristekdikti dan Koordinator Kopertis Wilayah V, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Rektor UII, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kejadian tersebut," kata Harsoyo di Kantor Kopertis Wilayah V Yogyakarta, Kamis (26/1/2017).

Lebih jauh, sebagaimana dilansir Antara, Harsoyo juga meminta maaf kepada orangtua mahasiswa peserta Diksar Mapala Unisi dan orangtua mahasiswa yang meninggal dunia dalam kegiatan bertajuk "The Great Camping" di Gunung Lawu tersebut.

"Kasus kekerasan tidak pernah terjadi sebelumnya dalam latihan dasar Mapala Unisi. Latihan dasar Mapala Unisi di Gunung Lawu itu merupakan kegiatan yang ke-37," kata Harsoyo yang menjabat Rektor UII untuk periode 2014-2018.

Sementara, Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan mengapresiasi pengunduran diri Rektor UII sebagai bentuk pertanggungungjawaban moral atas dugaan tindak kekerasan dalam kegiatan mahasiswanya itu.

"Saya mengapreasiasi langkah tersebut. Namun, saya minta seluruh Mapala Unisi yang terlibat, baik yang ikut dalam kegiatan latihan dasar sebagai panitia maupun yang tidak berangkat, untuk tetap diperiksa," kata Menristekdikti.

Nasir menegaskan, ke depan tidak boleh ada lagi kekerasan dalam kegiatan kemahasiswaan. Jika terjadi kasus kekerasan, pelakunya harus ditindak hukum secara tegas dan seadil-adilnya.

Di pihak lain, sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar mengakui masih terkendala dalam melakukan pemeriksaan Panitia Diksar Mapala UII tersebut. Panitia Diksar disebut belum dapat dimintai keterangan, karena mereka meminta surat keterangan resmi pemanggilan dari Polres Karanganyar.

Menurut Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safrie Simanjutak, Polres Karanganyar sendiri masih melakukan koordinasi dengan Rektorat UII, untuk dapat menghadirkan panitia yang terlibat kegiatan Diksar Mapala di lereng Gunung Lawu Tawangmangu itu.

"Kami masih terkendala, karena mereka meminta surat resmi dari kepolisian. Kita merencanakan memanggil Panitia Diksar, Senin (30/1)," ungkap Kapolres menegaskan, Kamis (26/1).

Menyinggung soal saksi ahli dari perguruan tinggi, Kapolres mengatakan bahwa hal tersebut terkait ditemukannya sebanyak 37 lembar surat pernyataan bermeterai 6.000 dari peserta Diksar, yang intinya menyatakan bahwa jika ada kerusakan tubuh atau cacat, Panitia (Mapala UII) tidak bertanggung jawab.

"Saksi ahli menyatakan (bahwa) kejadian tindak pidana tidak bisa dihapuskan oleh surat peryataan itu. Surat itu tidak memiliki kekuatan hukum, meski ditandatangani di atas meterai," tegas Kapolres.

Sementara, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Firli menambahkan, kepolisian telah menerima laporan dari masyarakat di lereng Gunung Lawu tentang adanya aktivitas kemahasiswaan. Polisi juga punya laporan dari ketiga orangtua korban yang meninggal dunia, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan apakah dalam peristiwa itu telah terjadi tindak pidana atau tidak.

"Jika ada terjadi peristiwa tindak pidana, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut, yang dilakukan hingga sekarang masih proses," kata Wakapolda.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak tiga anggota baru Mapala UII harus meninggal dunia, masing-masing yakni Muhammad Fadli (20) asal Batam, Syaits Asyam (19) asal Sleman, dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (19) asal Lombok. Fadhli meninggal saat hendak dibawa ke Puskesmas Tawangmangu, Karanganyar, sedangkan Syaits dan Ilham wafat di RS Bethesda Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Sedih dan Kemarahan Keluarga Korban Diksar Mapala UII

Kisah Sedih dan Kemarahan Keluarga Korban Diksar Mapala UII

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 20:19 WIB

Buntut "Diksar Maut", Laman FB Mapala Unisi UII Dibanjiri Makian

Buntut "Diksar Maut", Laman FB Mapala Unisi UII Dibanjiri Makian

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 19:58 WIB

Terkini

Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz

Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz

News | Senin, 27 April 2026 | 12:26 WIB

Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap

Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap

News | Senin, 27 April 2026 | 12:21 WIB

Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

News | Senin, 27 April 2026 | 12:05 WIB

Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI

Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI

News | Senin, 27 April 2026 | 12:05 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung  Abdurachman Masuk KSP?

Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?

News | Senin, 27 April 2026 | 12:02 WIB

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 11:59 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

News | Senin, 27 April 2026 | 11:58 WIB

Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

News | Senin, 27 April 2026 | 11:55 WIB

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

News | Senin, 27 April 2026 | 11:50 WIB

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

News | Senin, 27 April 2026 | 11:43 WIB