PDIP: Kasus Patrialis Akbar Ibarat Petir di Siang Bolong

Senin, 30 Januari 2017 | 11:03 WIB
PDIP: Kasus Patrialis Akbar Ibarat Petir di Siang Bolong
Patrialis Akbar ditahan KPK [Suara.com/Oke Atmaja]

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Arteria Dahlan mengaku sangat kecewa dengan kasus yang menimpa Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar yang kini sedang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tersangkut kasus suap.

"Ibarat petir yang hadir di siang bolong, rasanya tidak mungkin, tidak percaya kejadian ini terulang kembali di MK. Saya sangat kecewa, turut berduka cita dan sangat memahami apabila saat ini kita semua berduka," kata Arteria kepada Suara.com, Senin (30/1/2017).

Menurut Arteria, Indonesia saat ini tengah berduka. Rakyat dipaksa untuk menerima bahwa sistem dan penegakan hukum yang ada di MK sangat bobrok, memalukan dan harus segera dibenahi.

"Ini hukumnya sudah keadaan darurat hukum. Di mana MK yang diamanahkan sebagai pengawal konstitusi dan penjaga demokrasi masih belum dapat memulihkan kepercayaan publik dan mensucikan diri untuk keluar dari potret peristiwa kelam saat tertangkapnya Akil Mochtar," ujar Arteria.

Kata dia, di tangan para Hakim MK-lah nasib umat dan bangsa ini ditentukan.  Tapi ternyata faktanya, hukum, keadilan dan Undang-Undang sebagai wujud dari kedaulatan dapat dengan mudahnya dipermainkan.

"Hukum ditransaksikan bahkan dibuat sebagai komiditas yang materi muatannya, sejati sangat jauh dari kehendak rakyat," tutur Arteria.

Ia mengaku sangat menghormati upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK. Dan seandainya terbukti benar, ia sangat mengapresiasi kinerja KPK periode ini.

Ia melanjutkan, KPK sekarang tidak banyak berpolemik tapi kerjanyanya terukur dan cukup memenuhi kebutuhan publik akan penegakan hukum yang berskala besar dan berdampak masif.

Baca Juga: Usai Patrialis, Suparman Yakin Hakim MK Akan Terseret Kasus Lagi

"Walaupun demikian saya tetap minta semua pihak untuk mengedepankan azas praduga tak bersalah. Kalau sepintas, selalu saya melihat Pak Patrialis itu hakim yang baik, cepat belajar, dan pertanyaan-pertayaan yang  diajukan pun relevan serta persidangan dapat berjalan efektif," Tutur Arteria.

Selain itu, kata dia, Patrialis juga merupakan seorang yang religiu dan santun.

"Jadi saya pun awalnya agak tidak percaya, walaupun sebelum naik ke media cetak saya sudah dengar info tersebut melalui bisik-bisik tetangga. Apalagi dikait-kaitkan dengan teman wanita. Sedih rasanya mendengar berita ini," kata Arteria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI