KPK Periksa 3 Tersangka Terkait Korupsi Patrialis

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 30 Januari 2017 | 15:20 WIB
KPK Periksa 3 Tersangka Terkait Korupsi Patrialis
Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar mengenakan baju tahanan setelah tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa penyuap sekaligus tersangka Basuki Hariman, di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Senin (30/1/2017).

Basuki merupakan tersangka pemberi suap sebesar 20 ribu dolar Amerika Serikat dan 200 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp2 miliar kepada Hakim Konstitusi non aktif Patrialis Akbar. Penyuapan ini untuk mempengaruhi putusan MK atas permohonan uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Basuki mengaku datang sebagai saksi.

"Saya diperiksa sebagai saksi. Belum tahu saksi siapa, nanti aja ya keluarnya," ujar Basuki saat tiba di Gedung KPK.

Saat memasuki gedung KPK, Basuki terlihat ditemui oleh dua orang perempuan yang memeluk Basuki sebelum diperiksa.

Selain Basuki, KPK juga memeriksa Sekretaris Basuki Ng Fenny dan Kamaludin. Keduanya juga telah datang di Gedung KPK selang beberapa menit.

Patrialis yang berlatarbelakang politikus PAN itu ditetapkan menjadi tersangka bersaman 3 orang lainnya yaitu pengusaha Basuki Hariman, Kamaludin, dan Ng Fenny.

Patrialis merupakan hakim konstitusi mendapat sorotan publik sejak terpilih. Pasalnya, dia menjadi hakim konstitusi tanpa fit and proper test. Tetapi dipilih langsung oleh Susilo Bambang Yudhoyono ketika masih menjabat Presiden.

Sebelum menjadi hakim konstitusi, dia adalah mantan Menteri Hukum dan HAM. Saat ini, KPK sedang mengembangkan kasus Patrialis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penampakan Pertama Istri dan Anak Patrialis Akbar di KPK

Penampakan Pertama Istri dan Anak Patrialis Akbar di KPK

News | Senin, 30 Januari 2017 | 12:14 WIB

Mantan Ketua MK Mahfud MD Sambangi KPK

Mantan Ketua MK Mahfud MD Sambangi KPK

News | Senin, 30 Januari 2017 | 11:31 WIB

Patrialis Ditangkap KPK, Politisi PDIP Desak Ketua MK Mundur

Patrialis Ditangkap KPK, Politisi PDIP Desak Ketua MK Mundur

News | Senin, 30 Januari 2017 | 11:18 WIB

PDIP: Kasus Patrialis Akbar Ibarat Petir di Siang Bolong

PDIP: Kasus Patrialis Akbar Ibarat Petir di Siang Bolong

News | Senin, 30 Januari 2017 | 11:03 WIB

Usai Patrialis, Suparman Yakin Hakim MK Akan Terseret Kasus Lagi

Usai Patrialis, Suparman Yakin Hakim MK Akan Terseret Kasus Lagi

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 21:57 WIB

Patrialis Ditangkap, Mantan Ketua KY Minta Bentuk Crisis Center

Patrialis Ditangkap, Mantan Ketua KY Minta Bentuk Crisis Center

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 21:33 WIB

"Caddy" Golf yang Ditangkap KPK Benarkah WIL-nya Patrialis Akbar?

"Caddy" Golf yang Ditangkap KPK Benarkah WIL-nya Patrialis Akbar?

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 19:24 WIB

Hakim MK Kembali Berulah, Anggota DPR Minta Jokowi Tanggung Jawab

Hakim MK Kembali Berulah, Anggota DPR Minta Jokowi Tanggung Jawab

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 19:31 WIB

Berkaca pada Era SBY, DPR Minta Seleksi Hakim MK Diperketat

Berkaca pada Era SBY, DPR Minta Seleksi Hakim MK Diperketat

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 15:12 WIB

Anggota DPR: Patrialis Robohkan Dasar Negara

Anggota DPR: Patrialis Robohkan Dasar Negara

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 13:57 WIB

Terkini

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 21:53 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:52 WIB

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:50 WIB

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 21:47 WIB

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 21:45 WIB

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi

Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:22 WIB

×