Jokowi: Dunia Pendidikan Harus Berani Melompat

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 02 Februari 2017 | 13:10 WIB
Jokowi: Dunia Pendidikan Harus Berani Melompat
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas tentang Integrasi Perencanaan dan Penganggaran untuk Mengoptimalkan Hasil Pembangunan Nasional di Ruang Oval, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/1). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo berharap muncul inovasi dan pemikiran mengenai konsep pendidikan Indonesia yang akan mengubah mental bangsa agar menjadi lebih kompetitif dan inovatif. Menurut Jokowi, dibutuhkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing agar Indonesia dapat memenangkan persaingan.

"Saya berharap dari Konferensi Forum Rektor Indonesia tahun 2017 ini lahir konsep-konsep pendidikan yang mengubah mentalitas bangsa kita menjadi bangsa yang lebih kompetitif dan inovatif dalam memenangkan persaingan dengan bangsa-bangsa lain di dunia," kata Jokowi saat memberikan sambutannya pada Konferensi Forum Rektor Indonesia Tahun 2017 di Jakarta Convention Center, Kamis, (2/1).

Jokowi sadar tidak mudah menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang andal. Tapi dia mendorong keberanian seluruh pihak, utamanya para pihak yang berkecimpung dalam bidang pendidikan, untuk lebih berani melakukan lompatan dalam dunia pendidikan.

"Dalam dunia seperti ini kunci untuk bertahan hidup dan memenangkan persaingan serta mencapai kemajuan terletak pada kekuatan sumber daya manusia. Karena itu kita harus berani melakukan lompatan-lompatan dalam dunia pendidikan sehingga lahir sumber daya manusia yang memiliki etos kerja, kreativitas, dan inovasi yang tinggi," terang dia.

Dia menuturkan, masih banyak hal yang harus dibenahi dalam sistem pendidikan Indonesia dewasa ini. Salah satunya pendidikan vokasi diharapkan berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang terampil.

"Tetapi yang saya lihat di SMK, yang pertama peralatan untuk melatih mereka mungkin sudah ketinggalan 20 sampai 30 tahun. Yang kedua mengenai kondisi guru. Di SMK itu mestinya bukan seperti SMA, hampir 70 atau 80 persen itu banyaknya guru normatif. Padahal mestinya di situ 70 sampai 80 persen adalah guru-guru pelatih yang bisa melatih hal-hal yang berkaitan dengan garmen, assembling, otomotif, atau yang bisa menjalankan mesin-mesin," tutur dia.

Selain itu, Jokowi juga berharap dunia pendidikan untuk dapat beradaptasi dengan perubahan dunia yang sedemikian cepatnya. Termasuk salah satu di antara adaptasi itu ialah kemauan dan keberanian untuk mengubah hal-hal yang berkaitan dengan jurusan maupun materi pengajaran.

"Kalau di SMK saya lihat jurusannya sejak saya kecil sampai sekarang itu-itu saja. Padahal dunia sudah berubah cepat sekali. Universitas misalnya juga harus mulai berani mengubah hal-hal yang berkaitan dengan jurusan. Ini menjadi pemikiran kita bersama, kenapa tidak ada jurusan logistik yang itu sangat dibutuhkan sekarang ini. Juga jurusan retail atau jurusan khusus mengenai toko online misalnya," kata dia.

Hal inilah yang disebut mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai pekerjaan kita bersama yang harus segera diselesaikan bila Indonesia tidak ingin tertinggal lebih jauh lagi. Indonesia disebutnya butuh visi untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam 50 hingga 100 tahun ke depan.

baca juga

"Saya kira perguruan tinggi itu tugasnya melihat ke depan akan ada apa dan membisikkan kepada pemerintah terkait dengan tantangan yang ada. Inilah yang saya sampaikan tadi, menyiapkan sumber daya manusia ke depan, visi 50-100 tahun ke depan," tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tunggu Luhut Laporkan Pertemuan dengan Ma'ruf Amin

Jokowi Tunggu Luhut Laporkan Pertemuan dengan Ma'ruf Amin

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 12:22 WIB

Siapa Sesungguhnya Orang yang Bisa Larang Jokowi Ketemu SBY?

Siapa Sesungguhnya Orang yang Bisa Larang Jokowi Ketemu SBY?

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 12:04 WIB

SBY Ingin Bertemu, Jokowi: Waktunya Diatur Kalau Ada Permintaan

SBY Ingin Bertemu, Jokowi: Waktunya Diatur Kalau Ada Permintaan

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 11:13 WIB

SBY Bilang Ada Penghalang Jokowi, PDIP: Tak Ada Mampu Pengaruhi

SBY Bilang Ada Penghalang Jokowi, PDIP: Tak Ada Mampu Pengaruhi

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 21:01 WIB

Sidang Kabinet Paripurna Rencana Kerja Pemerintah

Sidang Kabinet Paripurna Rencana Kerja Pemerintah

Foto | Rabu, 01 Februari 2017 | 18:48 WIB

SBY Dapat Info Ada Orang Hebat Larang Jokowi Ketemu Dengannya

SBY Dapat Info Ada Orang Hebat Larang Jokowi Ketemu Dengannya

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 17:38 WIB

Yudhoyono Ingin Ketemu Jokowi Agar Bisa Blak-blakan

Yudhoyono Ingin Ketemu Jokowi Agar Bisa Blak-blakan

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 17:29 WIB

Jokowi Menerima Kunjungan Presiden ADB

Jokowi Menerima Kunjungan Presiden ADB

Foto | Rabu, 01 Februari 2017 | 14:15 WIB

Daftar Nama Calon Anggota KPU dan Bawaslu Diserahkan ke Jokowi

Daftar Nama Calon Anggota KPU dan Bawaslu Diserahkan ke Jokowi

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 14:04 WIB

Ini Respon Istana soal Ultimatum Demokrat

Ini Respon Istana soal Ultimatum Demokrat

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:43 WIB

Terkini

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38 WIB

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:35 WIB

×