Rencana Pengacara Ahok Polisikan SBY, Direspon Dingin

Dythia Novianty, Nikolaus Tolen

Sabtu, 04 Februari 2017 | 16:11 WIB
Rencana Pengacara Ahok Polisikan SBY, Direspon Dingin
Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Hinca Panjaitan (kedua kanan). [Antara]

Suara.com - Tim Kuasa Hukum Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, berencana melaporkan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ke kepolisian. Hal itu terkait ucapan SBY yang mengatakan Tim Ahok melakukan penyadapan terhadap dirinya. Dan itu dinilai fitnah dan mencemarkan nama baik mereka.

Menanggapi rencana tersebut, Partai Demokrat tidak mau berkomentar banyak.

"Kita nggak usah komentar yang begitulah. Komentar dia yang buat kemarin saja belum diselesaikan. Ya kan? Biarkan dulu," kata Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Hinca Panjaitan di Wisma Proklamasi, jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2017).

Namun, saat ditanya apakah Presiden RI keenam tersebut bisa menjawab tantangan pihak Ahok yang meminta untuk dibuktikan, Hinca tak mau menjawabnya. Namun, dia memastikan bahwa SBY dan seluruh jajaran Demokrat terus mengikuti perkembangannya.

"Ini bukan tantangan atau tantang menantang, ada problem besar yang kita hadapi soal itu dan karena itu kita sampaikan ke publik, terang benderang dan kita tunggu. Pak SBY kan mengatakan kami monitor sejak disampaikan sampai sekarang. Dan sampai sekarang kami monitor," katanya.

Karenanya, pada kesempatan tersebut dia menyampaikan terimakasih kepada lembaga Badan Intelijen Negara (BIN) yang sudah memberi klarifikasi tentang penyadapan tersebut. Dan karena itu, satu-satunya cara yang harus dilakukan adalah dengan memonitor terus kasus tersebut.

"Biarkan proses ini berjalan dulu, kami monitor terus baru berapa hari baru beberapa jam, jadi semua mekanisme yang ada kita ikuti. Apa sih tujuannya, agar negeri ini menjadi lebih baik, agar semuanya lebih baik. Sikap politik Demokrat itu kan penyeimbang, yang baik kami dukung, yang kurang baik kami kritisi, itulah gunanya hak politik. Nah partai Demokrat juga punya hak konstitusional untuk menyampaikan," papar Hinca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Respon Demokrat saat Jokowi Beri Lampu Hijau Ketemu SBY

Begini Respon Demokrat saat Jokowi Beri Lampu Hijau Ketemu SBY

News | Sabtu, 04 Februari 2017 | 15:52 WIB

Timses Agus Sylvi Persilakan SBY Hadir di Sidang Ahok

Timses Agus Sylvi Persilakan SBY Hadir di Sidang Ahok

News | Sabtu, 04 Februari 2017 | 15:02 WIB

Ini Harapan SBY Untuk Bangsa Indonesia

Ini Harapan SBY Untuk Bangsa Indonesia

News | Sabtu, 04 Februari 2017 | 14:29 WIB

SBY Kumpulkan Tim Pemenangan Agus-Sylvi

SBY Kumpulkan Tim Pemenangan Agus-Sylvi

News | Sabtu, 04 Februari 2017 | 13:31 WIB

Jika Sadapan Tak Terbukti, Pengacara Ahok akan Laporkan SBY

Jika Sadapan Tak Terbukti, Pengacara Ahok akan Laporkan SBY

News | Sabtu, 04 Februari 2017 | 10:48 WIB

Terkini

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

×