Ini Filosofi Peci Sandiaga Saat Makan Siang di Rumah Habibie

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Minggu, 26 Februari 2017 | 19:43 WIB
Ini Filosofi Peci Sandiaga Saat Makan Siang di Rumah Habibie
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. [Suara.com/Dian Rosmala]

Saat menghadiri acara makan siang di rumah mantan Presiden RI ke-tiga Baharudin Jusuf Habibie, calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengenakan peci khas daerah Sulawesi. Bagi dia, peci tersebut memiliki filosofi tersendiri, khususnya jika dikaitkan dengan momentum Pilkada DKI Jakarta.

"Ini peci dari Gorontalo. Kebetulan pak Habibie dari Gorontalo. Peci ini adalah khas sana. Berupa rajutan dan seperti tenun kebangsaan kita, dirajut dan tidak boleh kita mengoyak rajutan itu, karena begitu terkoyak susah dirajut kembali," kata Sandiaga sambil menunjuk peci yang ada di kepalanya, di Pendopo Habibie-Ainun, Jalan Patra Kuningan XIII, Blok L XV, Nomor 7, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (26/2/2017).

Selain berbentuk rajutan, peci yang memiliki banyak lobang di semua sisinya juga membuat kepala menjadi sejuk. Kata pasangan Anies Baswedan, dunia politikpun harus selalu sejuk. Tidak boleh dibikin gaduh sehingga menimbulkan suasana yang panas di masyarakat.

"Lobang ini juga sebuah simbol bahwa kepala kita harus sejuk karena anginnya tembus. Jadi nggak terlalu berkeringat. Ventilasinya ada. Ini juga kepala kita,  kalau ada di politik harus sejuk, harus tetap kepala dingin. Hati boleh galau tapi kepala harus dingin," tutur Sandiaga.

Diketahui, peci yang dikenakan Sandi terbuat dari serat pelepah daun lontar. Orang Sulawesi menyebutnya Songkok Recca'.

Kota Gorontalo sendiri sebelumnya merupakan salahsatu kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Namun seiring berkembangnya sistem otonomi daerah, Gorontalopun mekar menjadi provinsi sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekapitulasi Pilgub DKI Usai, Ahok-Djarot Unggul 42,99 Persen

Rekapitulasi Pilgub DKI Usai, Ahok-Djarot Unggul 42,99 Persen

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 18:20 WIB

Ini Pesan BJ Habibie Kepada Sandiaga Uno

Ini Pesan BJ Habibie Kepada Sandiaga Uno

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 17:40 WIB

Diundang Makan Siang Habibie, Sandiaga: Beliau Masak Shabu-Shabu

Diundang Makan Siang Habibie, Sandiaga: Beliau Masak Shabu-Shabu

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 15:47 WIB

Banyak Masalah Dalam Pilgub DKI, Ketua KPUD DKI Minta Maaf

Banyak Masalah Dalam Pilgub DKI, Ketua KPUD DKI Minta Maaf

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 13:47 WIB

Tak Cuma AHY, Kandidat Pilgub DKI Sebelumnya Juga Legowo Kalah

Tak Cuma AHY, Kandidat Pilgub DKI Sebelumnya Juga Legowo Kalah

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 12:18 WIB

Ada Spanduk Larangan Menyalatkan Jenazah Pro Ahok, Sandi Prihatin

Ada Spanduk Larangan Menyalatkan Jenazah Pro Ahok, Sandi Prihatin

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 12:01 WIB

Terinspirasi, Relawan Ini Berikan Nama Putranya Aniessandi

Terinspirasi, Relawan Ini Berikan Nama Putranya Aniessandi

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 21:00 WIB

Partai Golkar Akan Minta Klarifikasi Titiek Soeharto

Partai Golkar Akan Minta Klarifikasi Titiek Soeharto

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 07:00 WIB

Anies Tak Mau Cawe-cawe Soal Partai Pendukung Agus

Anies Tak Mau Cawe-cawe Soal Partai Pendukung Agus

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 20:25 WIB

Anies Sebut Anggaran Jakarta Habis Dipakai Mengurusi Orang Kaya

Anies Sebut Anggaran Jakarta Habis Dipakai Mengurusi Orang Kaya

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 19:38 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×