Suara.com - Sinyal bahwa pasangan calon gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno tengah mendekati keluarga Cendana semakin kuat. Setelah menemui Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, selanjutnya menemui Siti Hutami Endang Adiningsih alias Mamiek Soeharto yang juga putri mantan Presiden Soeharto,
Pertemuan dengan Mamiek berlangsung di restoran Merah Delima, Jalan Aditiawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari ini.
"Baru saja selesai silaturahim dengan mbak Mamiek Soeharto yang sekarang aktif di Taman Buah Mekar Sari. Beliau mengatakan bahwa 800 ribu pengunjung dari Jakarta tiap tahun dan meningkat," kata Sandiaga.
Tapi, Sandiaga menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan untuk mencari dukungan politik dari keluarga Cendana menjelang pilkada Jakarta putaran kedua.
Sandiaga mengatakan pertemuan tersebut lebih untuk membicarakan isu ketahanan pangan.
"Kita punya buah-buahan holtikultura yang bisa kita banggakan dan Jakarta banyak sekali buah impor. Mbak Mamiek justru melihat banyak buah di Mekarsari yang mendukung ketahanan pangan," ujar Sandiaga.
Sandiaga mengungkapkan Mamiek mengundang untuk menghadiri acara Maulid Nabi dan doa bersama di Masjid At Tin, Taman Mini Indonesia Indah, pada tanggal 11 Maret 2017. Bukan hanya Anies-Sandiaga, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga diundang.
"Soalnya banyak sekali simpang siur berita mengenai acara doa untuk bangsa dan maulid di Masjid At Tin tanggal 11. Banyak yang beredar bahwa acara itu dibatalkan karena khusus hanya untuk keluarga Cendana. Beliau sampaikan itu undangan terbuka untuk seluruh warga dan tidak ada kaitan dengan pilkada," tutur Sandiaga. "Jadi ini mendoakan bangsa. Termasuk pendukung Pak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga diundang."
Sandiaga menekankan bahwa pertemuan tadi bukan untuk mencari dukungan politik dari keluarga Cendana.
"Pembicaraannya, bagaimana Sandi kok tambah kurus. Kurang makan buah saya bilang. Nggak ada pembicaraan seperti itu. Nggak ada pembicaraan politik," kata Sandiaga.