Total Korban Pedofilia Candys Group Bertambah Jadi Lima Anak

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:46 WIB
Total Korban Pedofilia Candys Group Bertambah Jadi Lima Anak
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap empat tersangka kasus kejahatan seksual dan pornografi melalui Official Candys Group di Facebook. [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Jumlah anak yang menjadi korban kejahatan seksual jaringan sindikat pedofilia akun Official Candys Group bertambah menjadi lima orang. Anak-anak yang merupakan korban baru berusia mulai dari tiga hingga sembilan tahun.

"Kemudian juga menambah korban sebanyak 5 orang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (17/3/2017).

Menurut Argo, lima anak tersebut merupakan korban dari tersangka berinisial DF (17) yang sebelumnya telah ditangkap. Total anak yang menjadi korban dari grup fedofilia ini ada sebanyak 13 orang.

"Korban ini adalah tambahan dari tersangka T-Day (DF) jadi 11 (korban). Semua korban ada (totanya) 13," kata Argo.

Lima korban baru tersebut merupakan anak-anak yang tinggal di rumah DF di kawasan Depok. "Orang terdekat ya di kampungnya dia," katanya.

Dari hasil pengungkapan yang dilakukan polisi, ada sebanyak 6 anak yang menjadi korban DF. Dua dari enam korban tersebut merupakan keponakannya sendiri. DF diduga juga melakukan pencabulan sebelum menguplaod konten tersebut ke grup pedofilia. Wawan yang juga merupakan admin tersebut diduga melakukan kejahatan seksual kepada dua anak.

"Korban dari tersangka wawan 2, yang di Malang. Kemudian yang dari T-Day (DF) jadi 11," kata dia.

Polisi juga telah menangkap tersangka baru bernama Aldi Atwinda Jauhar alias AJJ (24) yang berprofesi sebagai pegawai di perusahaan swasta. Peran Aldi adalah member di grup pedofilia. Polisi menangkap Aldi di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Kamis (16/3/2017) malam.

baca juga

Dari tangan tersangka, polisi menyita dua unit laptop dan satu unit telepon genggam yang berisi 1000 konten adegan seks anak campuran dari berbagai negara.

Total tersangka yang telah diringkus menjadi lima orang. Mereka Wawan (27), DF, Dede (24), perempuan berinisial SHDT (16) dan Aldi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Juga Ringkus Anggota Grup Pedofil Candys Group

Polisi Juga Ringkus Anggota Grup Pedofil Candys Group

News | Jum'at, 17 Maret 2017 | 17:13 WIB

Berkas 4 Tersangka Penyebar Konten Porno Anak Dipisahkan

Berkas 4 Tersangka Penyebar Konten Porno Anak Dipisahkan

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 18:14 WIB

Syarat Khusus Bisa Gabung ke Grup Facebook Pedofil Candys Group

Syarat Khusus Bisa Gabung ke Grup Facebook Pedofil Candys Group

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 16:36 WIB

Polisi Prediksi Korban Pedofil Candys Group Akan Bertambah

Polisi Prediksi Korban Pedofil Candys Group Akan Bertambah

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:47 WIB

Admin Candys Terima Order Foto dan Video Seks Anak dari Bule

Admin Candys Terima Order Foto dan Video Seks Anak dari Bule

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:47 WIB

Berkas Dua Tersangka Sindikat Candys Group Dilimpahkan ke Jaksa

Berkas Dua Tersangka Sindikat Candys Group Dilimpahkan ke Jaksa

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:47 WIB

DPR Minta Polisi Bongkar Candys Group, Tempat Kumpul Pedofil

DPR Minta Polisi Bongkar Candys Group, Tempat Kumpul Pedofil

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 06:20 WIB

Ini Peran Wawan, Admin Candys Group Tempat Kumpul Pedofil Dunia

Ini Peran Wawan, Admin Candys Group Tempat Kumpul Pedofil Dunia

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 14:17 WIB

Muncul Kasus Candys Group, Kak Seto Kaget

Muncul Kasus Candys Group, Kak Seto Kaget

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 22:00 WIB

Bongkar Pedofil Candys Group Lintas Negara, Polisi Libatkan FBI

Bongkar Pedofil Candys Group Lintas Negara, Polisi Libatkan FBI

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:40 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

×