Hasil Simulasi Sidang, Hakim Putuskan Nasib Ahok pada 9 Mei

Tomi Tresnady, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 21 Maret 2017 | 23:03 WIB
Hasil Simulasi Sidang, Hakim Putuskan Nasib Ahok pada 9 Mei
Dimas Aditya mengambil swafoto bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai nonton bareng film 'Bid'ah Cinta' di XXI Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memasuki babak akhir sekitar kurang dari dua bulan lagi.

Sidang ke-16 minggu depan merupakan terakhir tim kuasa hukum Ahok mengajukan saksi ahli. Adapun enam ahli yang rencanannya akan dihadirkan.

Usai menjalani sidang ke-15 hari ini, tim kuasa hukum Ahok menyampaikan simulasi jadwal persidangan sampai dengan putusan hakim. Hal ini menyusul keinginan majelis hakim agar persidangan rampung dalam waktu lima bulan atau sebelum bulan puasa telah diputus.

"Karena ini mendesak, kami akan mengakomodir apa yang dikehendaki majelis," ujar pengacara Ahok dalan persidangan di gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017) malam.

Berikut simulai jadwal persidangan pengajuan ahli dalam proses persidangan yang telah disusun tim kuasa hukum Ahok ke Majelis Hakim;

Sidang ke-16 dilaksanakan pada Rabu (29/3/2017) dengan agenda pemeriksaan saksi ahli meringankan yang dihadirkan tim kuasa hukum Ahok.

Sidang ke-17 dilaksanakan pada Selasa (4/3/2017) dengan agenda pemeriksaan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama dan pemeriksaan barang bukti.

Sidang ke-18 dilaksanakan pada Selasa (11/4/2017) dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum.

Sidang ke-19 dilaksanakan pada Senin (17/4/2017) dengan agenda pembelaan atau pledoi dari terdakwa.

Sidang ke-20 dilaksanakan pada Selasa (25/4/2017) dengan agenda replik JPU.

Sidang ke-21 dilaksanakan pada Selasa (2/5/2017) dengan agenda duplik terdakwa dan pengacara.

Untuk putusan vonis hakim, direncanakan dibacakan pada sidang ke-22 pada Selasa (9/5/2017).

Menanggapi simulasi yang telah dipaparkan tim kuasa hukum Ahok, Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto tak keberatan dan malah mengucapkan terima kasih.

"Kalender ini sangat membantu pada majelis. Saya kira JPU sudah menerima ya. Secara lisan saya dengar dan sudah saya catat, bisa diterima. Hanya dua mungkin perubahan mengenai sidang ke-16 dan sidang putusan," kata Dwiarso.

Dalam simulasi persidangan tersebut ada dua jadwal persidangan yang harinya bergeser dikarenakan menghormati hari Raya Nyepi yang jatuh pada Selasa (28/3) dan persiapan pengamanan putaran kedua Pilkada Jakarta 2017 Selasa (18/4).

Ketua JPU Ali Mukartono juga tak keberatan dengan simulasi jadwal tersebut. Namun, dia hanya berpesan pada tim hukum Ahok untuk bersiap-siap apabila ada perubahan jadwal di tengah persidangan.

"Kiranya belum ketetapan. Karena kondisi nggak bisa ditentukan sekarang, ancer-ancer saja. Apabila ada perubahan kami sampaikan," kata Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahli di Sidang Ahok: Saya Tak Bermaksud Mengajari yang Mulia

Ahli di Sidang Ahok: Saya Tak Bermaksud Mengajari yang Mulia

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 20:37 WIB

Jaksa Curiga Saksi Ahli Agama Diatur Pengacara Ahok, Benarkah?

Jaksa Curiga Saksi Ahli Agama Diatur Pengacara Ahok, Benarkah?

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 19:51 WIB

Baru Dua Minggu, Warga Sumbang Buat Kampanye Ahok Rp12,3 Miliar

Baru Dua Minggu, Warga Sumbang Buat Kampanye Ahok Rp12,3 Miliar

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 19:06 WIB

Sama-sama MUI, Dua Saksi Ahli Agama Ini Beda Sekali Soal Ahok

Sama-sama MUI, Dua Saksi Ahli Agama Ini Beda Sekali Soal Ahok

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 19:15 WIB

Hadirkan 15 Saksi Lagi, Tim Ahok Siap Sidang sampai Tengah Malam

Hadirkan 15 Saksi Lagi, Tim Ahok Siap Sidang sampai Tengah Malam

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 17:01 WIB

Ahli Agama Jelaskan Posisinya dalam Sidang Ahok

Ahli Agama Jelaskan Posisinya dalam Sidang Ahok

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 16:17 WIB

Sidang Ahok, Saksi Ahli Agama: Sikap MUI Picu Masalah Makin Besar

Sidang Ahok, Saksi Ahli Agama: Sikap MUI Picu Masalah Makin Besar

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 15:39 WIB

Apa Kabar Ahok Gate di DPR, Kok Suaranya Tak Kencang Lagi?

Apa Kabar Ahok Gate di DPR, Kok Suaranya Tak Kencang Lagi?

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 15:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×