Jerman Kecam Aksi Spionase Turki

Madinah

Selasa, 28 Maret 2017 | 16:55 WIB
Jerman Kecam Aksi Spionase Turki
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. [AFP]

Suara.com - Pemerintah Jerman menuding Turki telah melakukan aksi mata-mata secara ilegal terkait gerakan pemberontakan yang dipimpin Fethullah Gullen menyusul kegagalan kudeta militer di negara Istanbyul dan Ankara belum lama ini.

Hal ini seperti disampaikan Menteri Dalam Negeri Jerman Boris Pistorius kepada wartawan.

"Adalah sebuah tindakan keji memata-matai seseorang yang sedang berada di luar negeri," kata Boris seperti dikutip AFP.

Malah, lanjut Boris dalam konferensi pers, pemerintahan Recep tayyip Erdogan pernah meminta Berlin untuk mendukung aksi memata-matai sekitar 300 pengikut setia Fethullah Gullen yang berada di Jerman.

"Hal ini tidak bisa ditoleransi dan diterima," tegasnya.

Erdogan menuding Fethullah Gullen sebagai dalang di balik kudeta militer di Ankara pada 15 Juli tahun lalu. Meski gagal, aksi tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa gedung dan korban jiwa. Kubu pemberontak dan pro Erdogan sempat terlibat baku tembak di bandara Internasional Turki.

Selain memberlakukan situasi darurat dan jama malam, Erdogan menyerukan rakyatnya untuk turun membantu menggagalkan aksi kudeta tersebut. Pasca gagalnya kudate militer, Erdoga menahan sedikitnya 2.839 tentara dan pegawai negeri sipil yang dianggap terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erdogan Bersikeras Juluki Pemimpin Eropa Sebagai "Nazi"

Erdogan Bersikeras Juluki Pemimpin Eropa Sebagai "Nazi"

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 07:12 WIB

Sebelum Cetak Gol, Loew Sempat Ingin Gantikan Podolski

Sebelum Cetak Gol, Loew Sempat Ingin Gantikan Podolski

Bola | Kamis, 23 Maret 2017 | 09:49 WIB

Cahill: Inggris Seharusnya Dapat Kalahkan Jerman

Cahill: Inggris Seharusnya Dapat Kalahkan Jerman

Bola | Kamis, 23 Maret 2017 | 09:22 WIB

Menangkan Jerman di Laga Terakhirnya, Ini Komentar Podolski

Menangkan Jerman di Laga Terakhirnya, Ini Komentar Podolski

Bola | Kamis, 23 Maret 2017 | 07:27 WIB

Terkini

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:19 WIB

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:18 WIB

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:16 WIB

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:04 WIB

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:49 WIB

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:34 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:12 WIB

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:46 WIB

×