Bom Mobil Meledak di Pasar, Puluhan Orang Tewas

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Jum'at, 31 Maret 2017 | 17:03 WIB
Bom Mobil Meledak di Pasar, Puluhan Orang Tewas
Warga berkerumun menyaksikan puing-puing kendaraan dan bangunan di lokasi ledakan bom di wilayah Parachinar, Pakistan, Jumat (31/3/2017). [AFP]

Suara.com - Sebuah bom kembali meledak di wilayah Pakistan, yang kali ini menewaskan setidaknya 22 orang dan melukai 57 orang lainnya. Kali ini, bom mobil tersebut meledak di sebuah pasar cukup ramai, di kawasan pedalaman dengan mayoritas warga Syiah.

Pihak berwenang setempat belakangan mengonfirmasi bahwa ledakan itu berasal dari sebuah bom mobil. Sementara sebagaimana pernyataan yang diterima AFP, kelompok Jamaat-ul-Ahrar (JuA), salah satu faksi dari kelompok Taliban Pakistan, mengaku sebagai pihak di balik peledakan itu.

Sejumlah warga yang selamat mengaku segera berhamburan bersembunyi, sebagian di antaranya di dalam toko-toko dan bangunan sekitar di kawasan pasar Parachinar, Distrik Kurram, itu begitu mendengar bunyi dentuman keras. Berikutnya, orag-orang sekitar pun segera coba menolong korban yang terkena ledakan.

"Saya mendengar bunyi ledakan keras, dan kemudian orang-orang menjerit," ungkap Muhammad Ali, warga setempat yang mengaku saat ledakan tengah berada di salah sebuah toko.

"Kami segera menutup pintu-pintu toko, sembari mengira mungkin akan ada ledakan kedua. Tapi kemudian kami dengar beberapa tembakan, dan orang-orang berteriak. Lalu kami keluar," sambungnya.

Saat itulah, tutur Ali, pemandangan memilukan terhampar di depan mata mereka yang keluar dari persembunyian. Sejumlah orang tampak sudah mulai membopong orang-orang yang terkena ledakan ke rumah sakit, menggunakan kendaraan apa pun yang bisa didapatkan. Sementara aparat keamanan pun mulai berdatangan.

"Kami mencatat ada 22 jenazah di rumah sakit ini, dan 57 orang terluka, termasuk di antaranya perempuan dan anak-anak," jelas Moeen Begum, salah seorang dokter bedah di rumah sakit pemerintah setempat.

Tak lama setelah kejadian itu, Perdana Menteri (PM) Pakistan, Nawaz Sharif, segera mengeluarkan pernyataan mengutuk serangan teror tersebut. Dia pun menegaskan bahwa merupakan tugas penting bagi pemerintahannya utnuk menuntaskan pemberantasan aksi terorisme di Pakistan.

Namun sementara itu, sejumlah pemimpin Syiah setempat bersama kelompok warga, justru memandang aparat pemerintah sudah gagal dalam mengamankan daerah tersebut. Sempat pula terjadi aksi protes kecil terhadap pemerintah di kawasan itu karenanya.

"Para teroris yang mampu melintasi banyak titik keamanan dan terus melancarkan serangan, menimbulkan tanda tanya (bagi kami) terhadap perkembangan (tugas) institusi keamanan," ungkap Allama Raja Nasir Abbas, salah seorang pemimpin organisasi politik Syiah setempat.

Diketahui, sepanjang Februari lalu saja, sejumlah serangan juga telah terjadi di berbagai wilayah Pakistan, dengan total korban tewas mencapai sekitar 130 orang. Di antaranya adalan bom bunuh diri di Lahore yang menewaskan 14 orang, juga bom bunuh diri di sebuah kuil Sufi di Provinsi Sindh yang menewaskan 90 orang. [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

15 Orang Tewas Puluhan Luka-luka Akibat Bom Bunuh Diri di Baghdad

15 Orang Tewas Puluhan Luka-luka Akibat Bom Bunuh Diri di Baghdad

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 07:19 WIB

Basmi Terorisme, Militer Pakistan Tewaskan 100 Teroris

Basmi Terorisme, Militer Pakistan Tewaskan 100 Teroris

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 07:31 WIB

30 Orang Pekerja Parlemen Afghanistan Tewas Akibat Bom Bunuh Diri

30 Orang Pekerja Parlemen Afghanistan Tewas Akibat Bom Bunuh Diri

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 09:25 WIB

ISIS Klaim Dalangi Bom Bunuh Diri di Kuil Sufi Pakistan

ISIS Klaim Dalangi Bom Bunuh Diri di Kuil Sufi Pakistan

News | Minggu, 13 November 2016 | 04:29 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB