Gerilyawan Komunis Terima Tawaran Gencatan Senjata Duterte

Reza Gunadha

Sabtu, 01 April 2017 | 14:49 WIB
Gerilyawan Komunis Terima Tawaran Gencatan Senjata Duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (AFP)

Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menawarkan gencatan senjata kepada Tentara Rakyat Baru (New People’s Army; NPA), sayap bersenjata Partai Komunis Filipina (PKF).

Gerilyawan NPA merupakan kelompok berhaluan Maois, dan menjadi gerakan perlawanan bersenjata yang terlibat peperangan paling lama di dunia.

Tawaran tersebut, seperti dilansir AFP, Jumat (31/3/2017), ditawarkan Duterte menjelang perundingan antara pemerintah dengan tim perunding PKF, di Belanda, Minggu sampai Kamis (2-6/4/2017).

Juru runding kubu pemerintah, Silvestre Bello, mengatakan pertemuan tersebut bakal sulit tapi juga menarik.

”Ini akan sulit tapi sangat menarik. Presiden berpesan agar ada kesepakatan mengakhiri perang, atau sedikit-dikitnya ada pengurangan intensitas permusuhan antara rekan-rekan komunis dengan pemerintah,” tutur Bello.

Ia mengatakan, perundingan ronde keempat ini seharusnya digelar di Oslo, Norwegia. Tapi, belakangan, mereka bersepakat mengadakan perundingan di Noordwijk, Belanda.

Belanda adalah negara tempat juru runding serta tokoh-tokoh senior termasuk pendiri PKF, Profesor Jose Maria Sison.

Sementara juru runding kelompok komunis, Fidel Agcaolli, mengatakan pihaknya menerima tawaran untuk bertemu pemerintah Filipina.

”Kami juga memercayai gencatan senjata bisa dicapai dalam suatu kesepakatan bersama. Tapi, kami ingin meminta pemerintahan Duterte setidak-tidaknya mengurangi penindasan terhadap kaum tani miskin di pedesaan, buruh di pabrik, kaum muda, dan lainnya. Sebab, selama rakyat ditindas, PKF akan terus melakukan perlawanan,” tegasnya.

baca juga

PKF menjadi partai bawah tanah di Filipina. Meski begitu, mereka menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan dalam pentas politik nasional. Bahkan Duterte meminta bantuan dari PKF semasa kampanye pemilihan presiden.

Sementara NPA, berdasarkan data militer Filipina, diestimasi mempunyai kekuatan 4.000 personel. Mereka menyatakan perang terhadap pemerintah yang dinilai menindas rakyat sejak tahun 1968. Sejak saat itu, korban peperangan mencapai 30 ribu jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duterte: Mahkamah Internasional Tak Bisa Hentikan Saya

Duterte: Mahkamah Internasional Tak Bisa Hentikan Saya

News | Senin, 20 Maret 2017 | 06:02 WIB

Filipina Kecam Film Ini karena Dianggap Lecehkan Presiden Duterte

Filipina Kecam Film Ini karena Dianggap Lecehkan Presiden Duterte

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 20:05 WIB

Telanjangi Ratusan Napi Narkoba di Sel, Duterte Dikecam

Telanjangi Ratusan Napi Narkoba di Sel, Duterte Dikecam

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:01 WIB

Tak Dapat Tebusan, Abu Sayyaf Penggal Sandera Warga Jerman

Tak Dapat Tebusan, Abu Sayyaf Penggal Sandera Warga Jerman

News | Senin, 27 Februari 2017 | 22:58 WIB

Ini Daftar Pemimpin Negara Paling Berbahaya Sedunia

Ini Daftar Pemimpin Negara Paling Berbahaya Sedunia

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 15:41 WIB

Keunikan Suasana Mistis Tarian Api Pengusir Iblis di Vietnam

Keunikan Suasana Mistis Tarian Api Pengusir Iblis di Vietnam

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 12:12 WIB

MA Filipina Putuskan Tetap Menyita 'Harta Karun' Marcos

MA Filipina Putuskan Tetap Menyita 'Harta Karun' Marcos

News | Selasa, 14 Februari 2017 | 07:11 WIB

Enam Orang Tewas, Ratusan Luka-luka Akibat Gempa Filipina

Enam Orang Tewas, Ratusan Luka-luka Akibat Gempa Filipina

News | Minggu, 12 Februari 2017 | 07:42 WIB

''Palu-arit'' di Masjid dan Pesantren, Polisi Anggap Provokasi

''Palu-arit'' di Masjid dan Pesantren, Polisi Anggap Provokasi

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 17:05 WIB

Terkini

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards

Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi

Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi

Lampung | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:03 WIB

5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan

5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Viral Nilai Fantastis Biaya Suvenir HUT RI di Istana Negara? Rp22 atau 34 Miliar

Viral Nilai Fantastis Biaya Suvenir HUT RI di Istana Negara? Rp22 atau 34 Miliar

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak

Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU

Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:43 WIB

5 Perbedaan Jenis Puff Cushion Rubycell vs Velvet yang Bikin Hasil Makeup Beda

5 Perbedaan Jenis Puff Cushion Rubycell vs Velvet yang Bikin Hasil Makeup Beda

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Membedah Makna Lagu 'Usik' Feby Putri: Seni Berdamai dengan Luka Masa Lalu

Membedah Makna Lagu 'Usik' Feby Putri: Seni Berdamai dengan Luka Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Duh! Asap Karhutla Ketapang Mengancam Pontianak hingga Negara Tetangga

Duh! Asap Karhutla Ketapang Mengancam Pontianak hingga Negara Tetangga

Kalbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:38 WIB

×