Adu Mulut, Kubu Ahok Sebut Timses Anies 'Musang Berbulu Ayam'

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 01 April 2017 | 16:28 WIB
Adu Mulut, Kubu Ahok Sebut Timses Anies 'Musang Berbulu Ayam'
Emmy Hafild dan Tim sukses Anies-Sandi sempat bersitegang di acara diskusi bertajuk

Suara.com - Emmy Hafild, anggota tim sukses Ahok-Djarot, sempat bersitegang dengan anggota tim sukses Anies-Sandi dalam acara diskusi bertajuk "Adu Program vs Kampanye Hitam" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/4/2017).

Ketegangan tersebut bermula saat Mardani, anggota timses Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mengatakan setuju menghilangkan kampanye hitam pada putaran kedua pilkada.

Ia juga setuju pencopotan spanduk propaganda menolak mengurus jenazah orang yang semasa hidup mendukung Ahok-Djarot.

"Ketika ada isu tidak boleh disalatkan, Anies Baswedan bikin surat terbuka, bahwa mengurus jenazah itu adalah kewajiban bagi yang hidup. Jadi tidak boleh ditolak," ujar Mardani.

Emmy, timses Cagub dan Cawagub DKI nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menilai kubu rivalnya tidak pernah menyatakan komitmen menolak kampanye benada SARA.

Ia juga menuding pasangan Anies-Sandi mengerahkan massa dalam ‘aksi 313’ untuk mendesak Presiden Joko Widodo mencopot Ahok dari jabatan sebagai Gubernur nonaktif DKI, Jumat (31/3).

"Anies-Sandi tidak pernah secara terbuka mengatakan kepada pendukungnya untuk menyetop kampanye SARA. Bahkan, kemarin ’Aksi 313’ itu kita tahu apa yang dilakukan mereka," kata Emmy.

Tudingan Emmy lantas dibantah Mardani.

"Mbak Emmy, pernah tidak, menghentikan orang yang memfitnah kami? Kami tidak tahu siapa yang melakukan. Kami juga tidak tahu siapa yang melakukan itu.Tidak fair," balas Mardani.

baca juga

Emmy menyanggah pernyataan Mardani yang mengklaim tidak mengetahui pihak penebar kebencian berdasarkan SARA.

"Saya tahu persis perilaku kader PKS (Partai Keadilan Sejahtera) di RT (rukun tetangga) saya. Anggota DPRD PKS ada di RT saya, jadi saya tahu yang dilakukan," kata Emmy.

Mardani yang merupakan politikus PKS tak terima pernyataan Emmy tersebut.

"Bagaimana Mbak Emmy menilai PKS hanya dari lingkup RT. Terlalu cepat. Mbak Emmy harus pandai melihat, Jakarta ini tidak sekecil RT. Mbak Emmy harus berpikir besar, kami tidak pernah mendiskreditkan nomor dua, kami ingin kontestasi gagasan," balas Mardani.

Emmy yang mendengar hal tersebut langsung menyebut Mardani Musang Berbulu Ayam.

"Pak Ali Mardani Musang Berbulu Ayam. Apa yang diomongkan, berbeda dengan yang terjadi di kalangan akar rumput. Kami punya catatan mengenai apa saja aturan yang dilanggar, dan akan dilaporkan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu)," tukas Emmy.

Mardani berkilah. Ia menegaskan pernyataan Emmy tidak berdasarkan fakta.

"Tuduhan tidak berdasarkan fakta. Tanyakan ke Bawaslu siapa terlapornya. Mbak Emmy harus belajar berdemokrasi, namanya berdemokrasi itu ada wujudnya, orangnya, aturannya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Koalisi Buruh Jakarta Deklarasi Dukung Anies-Sandi

Koalisi Buruh Jakarta Deklarasi Dukung Anies-Sandi

News | Sabtu, 01 April 2017 | 12:08 WIB

Ketum PPP: Ahok-Djarot Sudah Tunjukkan Kepedulian pada Islam

Ketum PPP: Ahok-Djarot Sudah Tunjukkan Kepedulian pada Islam

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 23:05 WIB

Dukungan PPP Kepada Ahok-Djarot Mendapat Kritik Dari Kader Muda

Dukungan PPP Kepada Ahok-Djarot Mendapat Kritik Dari Kader Muda

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 05:30 WIB

Haji Lulung Boleh Kembali Gabung PPP, Tapi Ada Syaratnya

Haji Lulung Boleh Kembali Gabung PPP, Tapi Ada Syaratnya

News | Senin, 27 Maret 2017 | 07:37 WIB

INSIDER Puas Survey LSI Unggulkan Anies-Sandi

INSIDER Puas Survey LSI Unggulkan Anies-Sandi

News | Senin, 27 Maret 2017 | 06:01 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×