KPK Telisik Dugaan Kesaksian Palsu di Korupsi e-KTP

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 04 April 2017 | 14:21 WIB
KPK Telisik Dugaan Kesaksian Palsu di Korupsi e-KTP
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelisik dugaan keterangan palsu yang disampaikan oleh saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) di muka persidangan.

Hal itu merujuk pada keterangan saksi Miryam S Haryani yang mencabut berita acara pemeriksaannya saat bersaksi di hadapan majelis hakim pengadilan Tipikor.

"Hal lain yang kita dalami adalah terkait keterangan yang tidak benar yang diberikan oleh saksi. Itu juga salah satu poin. Dan kita juga akan mengembangkan perkara terkait hal itu," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2017).

Oleh karena itu, dia meminta kepada semua saksi kasus e-KTP untuk memberikan keterangan dengan sejujurnya dihadapan persidangan. Febri juga berharap, agar bagi saksi yang belum memberikan keterangan di persidangan, jika mendapat tekanan dari pihak lain, segera berkoordinasi dengan KPK.

"KPK dapat mengambil langkah hukum berikutnya terkait hal itu, termasuk kemungkinan perlindugnan terhadap para saksi," katanya.

Pada persidangan 23 Maret 2017 lalu, Miryam yang dihadirkan sebagai saksi untuk Terdakwa Sugiharto dan Irman membantah semua keterangan yang disampaikannya dalam BAP. Bahkan dia mengaku, saat diperiksa di KPK, Politikus Hanura tersebut mendapat tekanan dari tiga penyidik KPK.

Hal itulah yang menbuat Miryam memberikan keterangan yang tidak benar saat diperiksa di gedung KPK. Kalau dalam BAP dia mengaku kenal dengan Andi Agustinus atau Andi Narogong dan menerima uang dari Sugiharto, namun saat bersaksi di muka persidangan Miryam membantahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Andi Narogong Digarap KPK Hari Ini, akan Muncul Tersangka Baru?

Andi Narogong Digarap KPK Hari Ini, akan Muncul Tersangka Baru?

News | Selasa, 04 April 2017 | 11:59 WIB

Dituding Terima Rp18,6 M Korupsi e-KTP, Mekeng: Nazar Fitnah Keji

Dituding Terima Rp18,6 M Korupsi e-KTP, Mekeng: Nazar Fitnah Keji

News | Selasa, 04 April 2017 | 07:01 WIB

Eks Ketua Fraksi Demokrat Kembalikan Duit e-KTP ke KPK

Eks Ketua Fraksi Demokrat Kembalikan Duit e-KTP ke KPK

News | Senin, 03 April 2017 | 22:29 WIB

E-KTP, Kisah Dosen ITB Usir Pengusaha Paksa Beri Tas Misterius

E-KTP, Kisah Dosen ITB Usir Pengusaha Paksa Beri Tas Misterius

News | Senin, 03 April 2017 | 21:19 WIB

Staf Ini Disuruh Ambil Berkarung-karung Duit dari Pengusaha

Staf Ini Disuruh Ambil Berkarung-karung Duit dari Pengusaha

News | Senin, 03 April 2017 | 20:15 WIB

Sudah Siap Dikutuk, Eh, Nazaruddin Sebut Gamawan Dapat Duit E-KTP

Sudah Siap Dikutuk, Eh, Nazaruddin Sebut Gamawan Dapat Duit E-KTP

News | Senin, 03 April 2017 | 19:05 WIB

Nazaruddin Tahu dari Anas Soal Nama Anggota DPR Terima Duit E-KTP

Nazaruddin Tahu dari Anas Soal Nama Anggota DPR Terima Duit E-KTP

News | Senin, 03 April 2017 | 18:28 WIB

Nazaruddin Sebut Nama Anggota Demokrat Terima Duit E-KTP

Nazaruddin Sebut Nama Anggota Demokrat Terima Duit E-KTP

News | Senin, 03 April 2017 | 16:57 WIB

Nazaruddin Sebut Sebagian Duit dari E-KTP Buat Pemenangan Anas

Nazaruddin Sebut Sebagian Duit dari E-KTP Buat Pemenangan Anas

News | Senin, 03 April 2017 | 16:39 WIB

Nazaruddin Cerita Itung Jatah Korupsi e-KTP dari Ruangan Anas

Nazaruddin Cerita Itung Jatah Korupsi e-KTP dari Ruangan Anas

News | Senin, 03 April 2017 | 13:58 WIB

Terkini

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB