Ratusan Jiwa Warga Daerah Rawan Longsir Diungsikan

Dythia Novianty

Minggu, 09 April 2017 | 08:00 WIB
Ratusan Jiwa Warga Daerah Rawan Longsir Diungsikan
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban yang tertimbun longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur. [Antara]

Pergerakan tanah terjadi sejak setahun terakhir, namun kondisi semakin parah pada tiga bulan terakhir dan meningkat semakin parah beberapa hari lalu diiringi suara gemuruh mirip gejala awal bencana tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung yang berjarak sekitar 50 km dari Dayakan, sehingga membuat warga panik dan mengungsi ke tempat aman.

"Petugas dari BPBD juga sudah melakukan mitigasi dan mengungsikan warga untuk meminimalkan adanya korban jika sewaktu-waktu terjadi longsor," kata Sumani, Minggu (9/4/2017).

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun dampak kerusakan dilaporkan cukup parah.

Awal kejadian pada laporan 4 Maret 2017 hanya empat keluarga (KK) yang terdampak, namun hingga berita ini ditulis BPBD menyebutkan 78 KK harus diungsikan ke tempat aman.

Lokasi penampungan sementara warga itu berada pada radius sekitar satu kilometer di rumah-rumah penduduk lain yang ada pada ring 2 dan 3, sementara sebagian besar harta benda dan ternak dibiarkan tertinggal di rumah masing-masing.

"Kami sudah instruksikan agar sementara permukiman dikosongkan sampai ada kepastian status pergerakan tanah dari tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi," kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Namun imbauan maupun instruksi Pemkab Ponorogo itu rupanya tak sepenuhnya diindahkan warga untuk segera pengungsi. Informasi dari beberapa sumber, warga masih acapkali kembali ke permukiman mereka yang rawan longsor terutama saat pagi hingga siang.

"Sebagian besar masih kembali, terutama saat siang. Kalau malam mengungsi," kata seorang relawan, usai mengunjungi kawasan permukiman di Desa Dayakan yang mengalami pergeseran tanah cukup parah itu.

Pusat pengendalian operasi BPBD Ponorogo mengkonfirmasi kerawanan bencana di Desa Dayakan, Kecamatan Badegan di Ponorogo bagian barat dan berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Tengah di Kabupaten Wonogiri itu dalam pengawasan melekat.

baca juga

Ada empat titik lokasi pengungsian sudah dibangun. "Tenda-tenda pengungsi dan kebutuhan logistik juga sudah kami siapkan di sana," kata Sumani. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Satwa Bantu Pencarian Korban

Polisi Satwa Bantu Pencarian Korban

Foto | Kamis, 06 April 2017 | 19:10 WIB

Hari Kelima, SAR Belum Temukan Korban Tambahan Longsor Ponorogo

Hari Kelima, SAR Belum Temukan Korban Tambahan Longsor Ponorogo

News | Kamis, 06 April 2017 | 00:35 WIB

Posko Longsor Ponorogo Dipindah Takut Terjadi Bencana Susulan

Posko Longsor Ponorogo Dipindah Takut Terjadi Bencana Susulan

News | Rabu, 05 April 2017 | 11:26 WIB

Evakuasi Korban Longsor Ponorogo

Evakuasi Korban Longsor Ponorogo

Foto | Senin, 03 April 2017 | 18:55 WIB

Analisa Geologi Menjawab Penyebab Longsor Ponorogo

Analisa Geologi Menjawab Penyebab Longsor Ponorogo

News | Senin, 03 April 2017 | 10:22 WIB

Terkini

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

×