Kutuk Teror Terhadap Novel, Pimpinan KPK Tegaskan Nggak Takut

Selasa, 11 April 2017 | 19:45 WIB
Kutuk Teror Terhadap Novel, Pimpinan KPK Tegaskan Nggak Takut
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo didampingi Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dan Alexander Marwata menggelar jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengutuk keras aksi penyiraman air keras terhadap penyidiknya, Novel Baswedan, oleh dua orang tak dikenal pada Selasa (11/4/2017) pagi.

KPK menegaskan, aksi teror ini tidak membuat lembaga anti rasuah tersebut mundur sejengkalpun untuk terus bekerja maksimal memberantas korupsi yang telah membudaya di Indonesia.

"Atas nama pimpinan, kami mengutuk keras teror dan perbuatan keji ini. Kami pastikan KPK tidak akan surut dan terpengaruh dengan teror ini," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo. saat menyampaikan konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa malam.

Menurut Agus, jika serangan itu berkaitan dengan kasus yang sedang ditangani KPK saat ini, maka teror tersebut salah alamat. Seharusnya para pimpinan yang pantas diteror, karena mereka yang memutuskan untuk mengusut sebuah kasus.

"Kalau tujuan teror ini berkaitan penanangan kasus, itu salah sasaran. Kami pimpinan KPK-lah yang bertanggung jawab terhadap penanganan kasus korupsi. Penyidik bekerja berdasarkan perintah kami. Kami siap mengambil risiko," ungkap Agus.

Selain itu, sebagai bentuk tanggung jawab untuk melindungi anggotanya, KPK berencana meningkatkan pengamanan terhadap para penyidik dan juga seluruh pegawai KPK.

"Pimpinan KPK berupaya meningkatkan pengamanan bagi segenap pegawai KPK secara proposional juga. Kami sudah berkoordinasi dengan Polri meminta mengusut kasus ini secara tuntas," ujar Agus.

Di sisi lain, untuk mendukung pemberantasan korupsi oleh KPK, Agus juga meminta masyarakat terus aktif melawan aksi teror. Khususnya yang berusaha untuk menghambat kerja KPK dalam membasmi korupsi.

"KPK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melawan segala bentuk teror," tandasnya.

Baca Juga: Polisi Cari Bukti Lain, KPK Ambil CCTV dari Rumah Novel Baswedan

Seperti diketahui, Novel Baswedan disiram air keras usai menunaikan salat Subuh berjamaah di Masjid Al Ihsan, di Jalan Deposito, Perumahan Bank Bumi Daya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang berada tak jauh dari rumahnya.

Pelaku penyerangan dikabarkan dua orang, menggunakan sepeda motor skutik. Pihak kepolisian masih mengusut kasus ini, termasuk mencari motif penyerangan.

Novel sendiri saat ini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Mata, Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta Pusat, sejak dipindahkan dari RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017) siang.

Pemindahan Novel untuk mendapatkan penanganan optimal karena penglihatan kedua matanya semakin memburuk. Seluruh wajah Novel terlihat dibalut perban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI