Novel Disiram Air Keras, Ini Kata Tersangka KPK Patrialis Akbar

Rizki Nurmansyah, Nikolaus Tolen

Selasa, 11 April 2017 | 20:49 WIB
Novel Disiram Air Keras, Ini Kata Tersangka KPK Patrialis Akbar
Mantan hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar mengenakan baju tahanan setelah tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Mantan hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar, mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa Novel Baswedan. Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu disiram air keras pada, Selasa (11/4/2017) pagi.

Pelaku yang diduga berjumlah dua orang dengan berkendara motor skutik, menyiram air keras ke wajah Novel usai korban menunaikan salat Subuh berjamaah di Masjid Al Ihsan. TKP berada di Jalan Deposito, Perumahan Bank Bumi Daya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Atas kejadian memilukan ini, Patrialis menilai perbuatan tersebut sangat tidak manusiawi.

"Saya secara pribadi merasa prihatin. Karena itu tindakan yang tidak manusiawi. Tentu kita berharap polisi bisa segera mengungkap latar belakang dan siapa pelakunya," kata Patrialis, usai diperiksa di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, hari ini.

Di mata Patrialis, Novel adalah penyidik yang handal dan sangat dibutuhkan oleh KPK dalam menangani kasus korupsi. Dia juga menilai Novel sangat berprestasi selama bekerja di KPK.

"Meski saya sekarang jadi pasien KPK, saya tetap memberikan dukungan pada lembaga ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. Saya ikut prihatin. Jelas dong saya ikut mengecam," kata Patrialis.

Untuk diketahui, Patrialis sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait permohonan uji materi undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Selain, Patrialis, tersangka lainnya adalah Kamaludin, Basuki Hariman, dan Ng Fenny.

Selaku penerima, Patrialis dan Kamaludin dijanjikan akan menerima uang senilai 200 ribu Dolar Singapura sebagai kesepakatan untuk memuluskan permintaan Basuki Hariman dan Ng Fenny.

baca juga

Untuk memenuhi janjinya, Basuki dan Ng Fenny sudah melakukan pemberian sebanyak dua kali yang tidak tercium KPK. Baru pada pemberian ketiga, KPK langsung menangkap keempatnya.

Ada pun barang bukti yang didapatkan KPK adalah draft putusan uji materi undang-undang tersebut, voucher penukaran mata uang asing, dan dokumen perusahaan.

Terkait kasus tersebut, KPK sudah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi. Diantaranya, di rumah Patrialis di Jatinegara, Jakarta Timur, rumah Basuki Hariman, dan kantor kerjanya di daerah Sunter, Jakarta Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuak Pelaku Misterius Kasus Novel, Polres Jakut Periksa 14 Saksi

Kuak Pelaku Misterius Kasus Novel, Polres Jakut Periksa 14 Saksi

News | Selasa, 11 April 2017 | 20:21 WIB

Oesman Sapta Kaget Dengar Cerita Ibunda Novel Baswedan

Oesman Sapta Kaget Dengar Cerita Ibunda Novel Baswedan

News | Selasa, 11 April 2017 | 20:08 WIB

Penyidiknya Diteror, Penanganan Kasus Korupsi di KPK Terganggu?

Penyidiknya Diteror, Penanganan Kasus Korupsi di KPK Terganggu?

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:55 WIB

Kutuk Teror Terhadap Novel, Pimpinan KPK Tegaskan Nggak Takut

Kutuk Teror Terhadap Novel, Pimpinan KPK Tegaskan Nggak Takut

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:45 WIB

Ketua Pemuda Muhammadiyah Yakin Novel Baswedan Kuat

Ketua Pemuda Muhammadiyah Yakin Novel Baswedan Kuat

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:35 WIB

Polisi Cari Bukti Lain, KPK Ambil CCTV dari Rumah Novel Baswedan

Polisi Cari Bukti Lain, KPK Ambil CCTV dari Rumah Novel Baswedan

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:25 WIB

Pelaku Penyiraman Air Keras kepada Novel Orang Profesional?

Pelaku Penyiraman Air Keras kepada Novel Orang Profesional?

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:03 WIB

Novel Baswedan di Mata Imam Masjid: Tak Pernah Absen Salat Subuh

Novel Baswedan di Mata Imam Masjid: Tak Pernah Absen Salat Subuh

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:59 WIB

Terkini

Harga Minyak Mentah Merosot saat Cadangan Dunia Terkuras, Ada Apa?

Harga Minyak Mentah Merosot saat Cadangan Dunia Terkuras, Ada Apa?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Punya Ide tapi Tak Bisa Bikin Video? AI Bantu Kreator Wujudkan Konten

Punya Ide tapi Tak Bisa Bikin Video? AI Bantu Kreator Wujudkan Konten

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Mampukah Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Kalahkan Jepang di Piala Asia 2027?

Mampukah Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Kalahkan Jepang di Piala Asia 2027?

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Awas Maling! Polda NTB Terjunkan Tim Khusus Selama MotoGP Mandalika 2026

Awas Maling! Polda NTB Terjunkan Tim Khusus Selama MotoGP Mandalika 2026

Bali | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Siswa dan Guru di Kampar Mulai Keluhkan Sesak Napas Akibat Kabut Asap

Siswa dan Guru di Kampar Mulai Keluhkan Sesak Napas Akibat Kabut Asap

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Jangan Lupa Antre, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.565.000/Gram

Jangan Lupa Antre, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.565.000/Gram

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Gus Ipul Dorong Wali Asuh dan Wali Asrama Jadi Teladan bagi Siswa di Padang

Gus Ipul Dorong Wali Asuh dan Wali Asrama Jadi Teladan bagi Siswa di Padang

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Geger Bentrok TKA China vs Warga di Morowali, 53 Diperiksa Polisi

Geger Bentrok TKA China vs Warga di Morowali, 53 Diperiksa Polisi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:42 WIB

HKBP Jadwalkan Gelar Ibadah Raya Puncak HUT ke-165 di Stadion Utama GBK

HKBP Jadwalkan Gelar Ibadah Raya Puncak HUT ke-165 di Stadion Utama GBK

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Menilik Makna Kepemimpinan di Captain America: Brave New World, Sudah Tayang di Disney+!

Menilik Makna Kepemimpinan di Captain America: Brave New World, Sudah Tayang di Disney+!

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:33 WIB

×