Alumni FH Unpad Desak Negara Lindungi Personil KPK

Suwarjono | Suara.com

Selasa, 11 April 2017 | 22:41 WIB
Alumni FH Unpad Desak Negara Lindungi Personil KPK
Agus Santoso. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Kasus kekerasan yang menimpa penyidik KPK, Novel Baswedan, Senin 11 April 2017 dinihari tadi mendapat kecaman berbagai kalangan. Mereka mengutuk keras penyerangan terhadap Novel dan meminta kepolisian segera menangkap pelaku dan menghukum seberat-beratnya.

Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Bandung,  termasuk yang mengutuk keras aksi kekerasan tersebut. Melalui pernyataan sikap yang dikirim Ketua Alumni Fakultas Hukum Unpad, Agus Santoso, mendesak negara untuk mencegah, mengantisipasi dan memastikan tindakan tidak beradab dan mengancam nyawa Novel Baswedan, agar tidak terulang kembali. “Negara wajib memberikan perlindungan dan keamanan bagi setiap personil KPK dan keluarga maupun kerabatnya,” kata Agus Santoso dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin 11 April 2017.

Selain desakan kepada negara untuk melindungi dan menjamín keamanan personil KPK, Agus meminta jajaran kepolisian segera memprioritaskan pengusutan dan pengungkapan hingga tuntas, mengungkap semua pihak yang terlibat dan bertanggungjawab dalam serangan ataupun pelemahan KPK.

“Kami  juga menghimbau dan mendukung kepada setiap dan seluruh keluarga, kerabat, sahabat, rekan, simpatisan maupun jajaran KPK agar tegar dan menjadi pemicu semangat dan keyakinan bahwa peristiwa ini sebagai tonggak sejarah yang menempatkan KPK maupun personilnya terbukti sebagai institusi yang kredibel dan di pandang dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di negeri ini,” kata dia. 

IKA Fakultas hukum Unpad mengajak berbagai komponen bangsa terus merawat dan mengawal KPK dan jajarannya serta upaya upaya pengusutan dan pengungkapan peristiwa ini oleh aparat kepolisian dengan meningkatkan kewaspadaan serta kesadaran untuk melawan segala bentuk tindakan dan kesempatan yang menjadi praktek korupsi di berbagai lingkungan di Indonesia.

“Kami juga mengajak berbagai alumni perguruan tinggi untuk mempunyai sikap dan perbuatan nyata bahu membahu bersama KPK mencegah dan memberantas praktek korupsi di negara tercinta,” kata dia.

Seperti diketahui, Novel Baswedan disiram air keras usai menunaikan salat Subuh berjamaah di Masjid Al Ihsan, di Jalan Deposito, Perumahan Bank Bumi Daya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang berada tak jauh dari rumahnya.

Pelaku penyerangan dikabarkan dua orang, menggunakan sepeda motor skutik. Pihak kepolisian masih mengusut kasus ini, termasuk mencari motif penyerangan.

Novel sendiri saat ini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Mata, Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta Pusat, sejak dipindahkan dari RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017) siang.

Pemindahan Novel untuk mendapatkan penanganan optimal karena penglihatan kedua matanya semakin memburuk. Seluruh wajah Novel terlihat dibalut perban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Ciri-ciri Pelaku Penyiram Air Keras kepada Novel

Ini Ciri-ciri Pelaku Penyiram Air Keras kepada Novel

News | Selasa, 11 April 2017 | 21:37 WIB

Buntut Kasus Novel, KPK Minta Tambahan Pengamanan untuk Penyidik

Buntut Kasus Novel, KPK Minta Tambahan Pengamanan untuk Penyidik

News | Selasa, 11 April 2017 | 21:07 WIB

Novel Disiram Air Keras, Ini Kata Tersangka KPK Patrialis Akbar

Novel Disiram Air Keras, Ini Kata Tersangka KPK Patrialis Akbar

News | Selasa, 11 April 2017 | 20:49 WIB

Kuak Pelaku Misterius Kasus Novel, Polres Jakut Periksa 14 Saksi

Kuak Pelaku Misterius Kasus Novel, Polres Jakut Periksa 14 Saksi

News | Selasa, 11 April 2017 | 20:21 WIB

Oesman Sapta Kaget Dengar Cerita Ibunda Novel Baswedan

Oesman Sapta Kaget Dengar Cerita Ibunda Novel Baswedan

News | Selasa, 11 April 2017 | 20:08 WIB

Penyidiknya Diteror, Penanganan Kasus Korupsi di KPK Terganggu?

Penyidiknya Diteror, Penanganan Kasus Korupsi di KPK Terganggu?

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:55 WIB

Kutuk Teror Terhadap Novel, Pimpinan KPK Tegaskan Nggak Takut

Kutuk Teror Terhadap Novel, Pimpinan KPK Tegaskan Nggak Takut

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:45 WIB

Kisah Novel Baswedan Tipu Pengintai Misterius Rumahnya

Kisah Novel Baswedan Tipu Pengintai Misterius Rumahnya

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:43 WIB

Novel Baswedan di Mata Imam Masjid: Tak Pernah Absen Salat Subuh

Novel Baswedan di Mata Imam Masjid: Tak Pernah Absen Salat Subuh

News | Selasa, 11 April 2017 | 19:59 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB