Array

Ditolak Warga Sulsel, Polisi Larang Tablig Akbar Hizbut Tahrir

Reza Gunadha Suara.Com
Kamis, 13 April 2017 | 15:11 WIB
Ditolak Warga Sulsel, Polisi Larang Tablig Akbar Hizbut Tahrir
Massa DPD I Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Lampung. (ANTARA FOTO/Tommy Saputra)

Suara.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melarang rencana penyelenggaraan tablig akbar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (16/4/2017) akhir pekan ini.

Direktur Intelkam Polda Sulsel Komisaris Besar Tjatur Abrianto mengungkapkan, pelarangan itu lantaran rencana aksi HTI tersebut mendapat tentangan dari organisasi-organisasi massa lain.

"Selain itu juga, belum adanya rekomendasi dari Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) dan Departemen Agama serta instansi terkait lainnya," terang Tjatur, Kamis (13/4).

Sebelumnya, pengurus DPD HTI Sulsel mengajukan surat izin Masirah Panji Rasulullah SAW dengan tema Khilafah, kewajiban Syari, Jalan Kebangkitan Umat.

Kegiatan itu akan dirangkaikan dengan pawai kendaraan di jalan lintas kabupaten kota dengan jumlah peserta lima puluh ribu orang.

Sementara sejumlah Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor dari 14 PC menolak keras kegiatan tablig akbar HTI itu.

Mereka kemudian melayangkan surat resmi penolakan ke Polda Sulsel, Kamis hari ini, sebagai bahan pertimbangan polisi. Mereka menilai kegiatan itu menyebarkan paham anti-Pancasila.

Keempatbelas cabang GP Ansor itu dari Kabupaten Enrekang, Bulukumba, Parepare, Luwu Utara, Wajo, Luwu Timur, Sinjai, Pinrang,Bantaeng, Palopo, Barru, Bone dan Jeneponto.

Ketua GP Ansor Sulsel Muhammad Tonang menyatakan  konsisten menolak kelompok-kelompok yang akan menyebarkan paham dan ideologi selain Pancasila.

Baca Juga: Beredar 'Chat Mesum', Tim Sandiaga Uno: Itu Serangan Politik

"Organisasi ini jelas mengusung khilafah dalam bernegara, tentu saja bertentangan dengan ideologi NKRI kita yang selama ini diperjuangkan para pahlawan dan ulama-ulama pendahulu kita," tegas Ronang.

Penolakan serupa disampaikan sejumlah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Makassar dengan mengelar unjukrasa di kantor DPRD Sulsel.

Anggota DPRD Sulsel Pangeran Rahim saat menerima aspirasi menyatakan akan menyampaikan aspirasi itu ke pimpinan DPRD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI