Rombongan Kapolri Terlibat Tabrakan Beruntun di Makassar

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 12 April 2017 | 20:30 WIB
Rombongan Kapolri Terlibat Tabrakan Beruntun di Makassar
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri rapat dengan Komisi III DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kunjungan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/4/2017) diwarnai insiden tabrakan beruntun saat iring-iringan kendaraan rombongan melintas di Jalan Tol Reformasi Km.4.

"Insiden itu tiba-tiba, saat rombongan melintas di tol dan mobil pengawal di depan sudah memberi tanda serta diberitahu, tapi mobil tronton di depan tidak mengerem," kata Wakil Dirlantas Polda Sulsel AKBP Edi Purwanto di Markas Polrestabes Makassar, Rabu.

Meski terjadi insiden tabrakan beruntun, namun Kapolri tidak mengalami kesulitan karena mobil yang dikendarai berada jauh di belakang dari iring-iringan kendaraan yang lebih dulu melintas untuk membuka jalan sekira pukul 16.30 waktu Indonesia timur.

Dalam kecelakaan itu, diketahui tiga mobil rusak yakni truk tronton, Avanza warna silver, serta mobil box kanvas. Kejadian itu bermula saat mobil tronton menghalangi sebagian jalan, karena kecepatan iring-iringan mobil di bagian depan cukup tinggi akhirnya menyenggol tronton tersebut sehingga oleng.

Akibatnya, mobil kanvas yang berada di samping tronton itu, serta mobil Avanza terkena imbasnya dan mengalami kerusakan cukup parah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Saat insiden itu terjadi, lanjut Edi, salah seorang petugas terluka diketahui bernama Iptu Hasong, anggota Satuan Direktorat PJR dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut, kemudian dirujuk lagi ke Rumah Sakit Bayangkara untuk perawatan intensif.

Mengenai insiden itu, sopir tronton, kata dia, sudah diamankan di Polres Pelabuhan. Karena masuk wilayah Makassar maka akan ditangani Polretabes Makassar.

"Ini baru dugaan, kalau sopirnya ngantuk atau remnya blong. Karena sudah diberi tanda masih tetap tidak minggir sehingga terjadi insiden. Masa sopirnya tidak tahu kalau ada iring-iringan," katanya.

Terkait dengan status sopir tersebut, lanjutnya, belum disimpulkan karena masih dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara, sebab tidak ada bekas tanda pengereman di lokasi.

"Saat terjadi insiden tentu yang pertama dilaksanakan menolong orang dulu. Nanti dilihat bagaimana hasil olah TKP-nya baru disimpulkan, jelasnya ditangani Polres Makassar," ujar dia.

Secara terpisah, insiden juga pecah saat polisi melaksanakan pembubaran paksa demonstran terkait kedatangan Kapolri di jalan protokol Pertigaan Hertasning Pettarani Makassar.

Sejumlah mahasiswa mengatasnamankan Koalisi Mahasiswa Pemerhati Keadilan (Kompak) itu dibubarkan paksa oleh Satuan Intel Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar serta polisi dengan bersenjata lengkap menggunakan gas air mata.

"Awalnya kami konsolidasi di sekretariat Gerakan Aktivis Mahasiswa untuk menuju titik aksi, namun puluhan polisi berbaju preman datang untuk membungkam dan melarang kami turun aksi. Tetapi, kami berhasil keluar satu-satu dari sekretariat dan berkumpul di Jalan Hertasning. Saat aksi baru dimulai, kami dibubarkan paksa," kata Saril Ch koordinator aksi membeberkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik

Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik

News | Senin, 06 April 2026 | 15:25 WIB

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 21:17 WIB

Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!

Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!

Bola | Sabtu, 04 April 2026 | 14:08 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:46 WIB

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:31 WIB

Mendagri Tito Minta Pemda Efisiensi Anggaran Daerah, Wajib Lapor Tiap 2 Bulan

Mendagri Tito Minta Pemda Efisiensi Anggaran Daerah, Wajib Lapor Tiap 2 Bulan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:30 WIB

Wajib ke Kantor! Ini Daftar Jabatan dan Unit ASN Daerah yang Tidak Boleh WFH

Wajib ke Kantor! Ini Daftar Jabatan dan Unit ASN Daerah yang Tidak Boleh WFH

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:00 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Kasus Andrie Yunus dan Kudeta Merayap: Eks BAIS Desak Presiden Copot Panglima TNI dan Kapolri

Kasus Andrie Yunus dan Kudeta Merayap: Eks BAIS Desak Presiden Copot Panglima TNI dan Kapolri

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi

News | Senin, 06 April 2026 | 20:20 WIB

Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu

Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu

News | Senin, 06 April 2026 | 20:07 WIB

Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap

Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap

News | Senin, 06 April 2026 | 20:01 WIB

Instruksi Prabowo: Kampus Harus Bantu Tata Ruang dan Perumahan Daerah

Instruksi Prabowo: Kampus Harus Bantu Tata Ruang dan Perumahan Daerah

News | Senin, 06 April 2026 | 19:55 WIB

Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia

Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia

News | Senin, 06 April 2026 | 19:41 WIB