7 Tersangka Korupsi Tahanan KPK Kompak Dukung Anies-Sandi

Reza Gunadha | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 19 April 2017 | 12:33 WIB
7 Tersangka Korupsi Tahanan KPK Kompak Dukung Anies-Sandi
Tujuh tahanan KPK, berpose mengacungkan 'Oke Oce' seusai menggunakan hak pilih di TPS 19, Kelurahan Karet Kecamatan Setiabudi, Rabu (19/4/2017). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Delapan tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan hak pilihnya dalam putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta periode 2017 – 2022, Rabu (19/4/2017).

Kedelapan tahanan kasus korupsi dan suap itu antara lain ialah karyawan PT Merial Esa Muhammad Adami Okta; mantan anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi; "Country Director" PT EK Prima Ekspor (EKP) Indonesia Ramapanicker Rajamohanan Nair; dan, Presiden Direktur PT FOX Indonesia Choel Mallarangeng.

Selanjutnya, Direktur Utama PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah; Direktur PT Mahkota Negara Marisi Matondang; dan, anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN Andi Taufan Tiro. Terakhir, mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar yang ditahan di rutan KPK kavling C-1 juga ikut mencoblos.

Mereka menggunakan hak suara di Tempat Pemungutan Suara ITPS) No 19, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi.

"Siapapun yang menang, yang penting damai-damai saja," kata Choel saat akan dibawa kembali ke rutan KPK di Detasemen Pomdam (Denpom) Jaya Guntur, Jakarta tempat mereka ditahan.

Tahanan pertama yang memberikan suara adalah Patrialis Akbar. Dia pada pilkada DKI Jakarta putaran pertama tidak menggunakan hak pilihnya. Patrialis tidak mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye saat mencoblos.

"Saya hanya memilih satu di antara dua," kata Patrialis, lalu melambaikan tangan dan kembali masuk ke rutan sehingga tidak ikut foto bersama dengan para tahanan dari rutan Guntur.

Selanjutnya adalah Direktur Utama PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah, yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan suap proyek pengadaan monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Saat memberikan suara, dia mengenakan rompi oranye, tapi Fahmi tidak berkomentar mengenai pasangan calon pilihannya.

Ketiga adalah terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembangunan, pengadaan serta peningkatan sarana dan prasarana sekolah olahraga di Hambalang tahun 2010-2012, Andi Zoelkarnaen Mallarangeng alias Choel Mallarangeng yang sejak awal datang ke TPS konsisten menunjukkan tiga jari.

"Hatiku tidak mendua," kata Choel yang juga mengenakan rompi tahanan sambil tersenyum.

Keempat adalah tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan rumah sakit khusus untuk pendidikan tahun anggaran 2009 di Universitas Udayana, Bali, Marisi Matondang.

Kelima "Country Director" PT EK Prima Ekspor (EKP) Indonesia Ramapanicker Rajamohanan Nair yang sudah divonis 3 tahun penjara karena terbukti menyuap pejabat pajak.

Rajamohanan hanya tersenyum simpul sambil menunjukkan jari kelingkingnya yang sudah dicelupkan ke tinta pilkada.

Keenam adalah mantan anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi yang sudah divonis 7 tahun penjara karena menerima suap dalam pembahasan peraturan daerah tentang reklamasi.

"Sudah pasti tahu dong (pilihan saya)," kata Sanusi tersenyum.

Tahanan ketujuh adalah karyawan PT Merial Esa, Muhammad Adami Okta, keponakan Fahmi, yang merupakan terdakwa dalam kasus dugaan suap proyek pengadaan monitoring satelit di Bakamla.

Kedelapan, anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN Andi Taufan Tiro, terdakwa kasus dugaan suap proyek di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan suara.

"Mau ditalak apa sama anak apa gue?" ungkap Andi Taufan sambil tersenyum dan menunjukkan tiga jari. Tak tampak raut sedih di wajahnya meski ia menghadapi tuntutan 13 tahun dari jaksa penuntut umum KPK dalam kasusnya.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Setiabudi Ahmad Suprayogi mengatakan, 8 suara dari TPS di KPK akan digabung penghitungannya di TPS 19 Setiabudi.

"Nanti penghitungannya digabung di TPS 19 Setiabudi, ini ada tambahan dari pilkada putaran pertama kemarin yang hanya 7 orang," kata Ahmad.

Seusai mencoblos, ketujuh tahanan secara berbarengan mengacungkan jari simbol ‘Oke Oce’ kepada awak media, sebelum memasuki mobil tahanan KPK.

Sementara Patrialis Akbar, setelah menggunakan hak pilih, memilih mengeloyor ke mobil tahanan. Ia tak mau memberikan pernyataan mengenai pilkada kepada jurnalis.

Untuk diketahui, pada putaran pertama Pilkada DKI, pasangan kandidat nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menang telak di TPS tersebut.

Ahok-Djarot memeroleh 52 suara, sedangkan Anies-Sandi hanya mendapat 29 suara. Ketika itu, ada 87 surat suara yang sah dan dua suara tidak sah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Dhani Pamer Kertas Suara yang Sudah Dicoblos

Ahmad Dhani Pamer Kertas Suara yang Sudah Dicoblos

Entertainment | Rabu, 19 April 2017 | 12:19 WIB

Menuju TPS, Megawati dan Keluarga Diiringi Pasukan Marawis

Menuju TPS, Megawati dan Keluarga Diiringi Pasukan Marawis

News | Rabu, 19 April 2017 | 12:17 WIB

Massa Berpakaian Serba Putih Diusir dari TPS BJ Habibie

Massa Berpakaian Serba Putih Diusir dari TPS BJ Habibie

News | Rabu, 19 April 2017 | 12:05 WIB

Anies Baswedan: Saya Coblos Dua-duanya

Anies Baswedan: Saya Coblos Dua-duanya

News | Rabu, 19 April 2017 | 11:58 WIB

Sejumlah TPS di Jakarta Utara Kekurangan Surat Suara

Sejumlah TPS di Jakarta Utara Kekurangan Surat Suara

News | Rabu, 19 April 2017 | 11:48 WIB

Usai Mencoblos, JK Bagi-bagikan Ini ke Para Wartawan

Usai Mencoblos, JK Bagi-bagikan Ini ke Para Wartawan

News | Rabu, 19 April 2017 | 11:34 WIB

Begini Kelakuan Nyeleneh Ahmad Dhani Sebelum Nyoblos di TPS

Begini Kelakuan Nyeleneh Ahmad Dhani Sebelum Nyoblos di TPS

Entertainment | Rabu, 19 April 2017 | 11:20 WIB

Pantau TPS 32 yang Fenomenal, Lurah Cililitan Disambut Riuh Warga

Pantau TPS 32 yang Fenomenal, Lurah Cililitan Disambut Riuh Warga

News | Rabu, 19 April 2017 | 11:06 WIB

Ahmad Dhani ke TPS Bersama Perempuan Ini, Bukan Mulan Jameela

Ahmad Dhani ke TPS Bersama Perempuan Ini, Bukan Mulan Jameela

Entertainment | Rabu, 19 April 2017 | 11:04 WIB

Ahok-Djarot Bakal Kembali Menang 100 Persen di TPS 32 Cililitan?

Ahok-Djarot Bakal Kembali Menang 100 Persen di TPS 32 Cililitan?

News | Rabu, 19 April 2017 | 10:38 WIB

Terkini

KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa

KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK

Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:08 WIB

Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen

Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:06 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:59 WIB

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:54 WIB

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:52 WIB

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:45 WIB

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:43 WIB

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:33 WIB

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB