Kisah Jurnalis Tangisi Bocah Suriah yang Tak Bisa Diselamatkannya

Reza Gunadha

Kamis, 20 April 2017 | 19:30 WIB
Kisah Jurnalis Tangisi Bocah Suriah yang Tak Bisa Diselamatkannya
Abd Alkader Habak, fotografer, tengah menangisi mayat seorang bocah korban bom bunuh diri di Suriah. Bocah tersebut sebenarnya hendak ia selamatkan. [Aleppo Media Centre/Independent]

Suara.com - Dua foto yang memotret seorang fotografer berupaya menyelamatkan anak-anak korban bom bunuh diri di dekat Kota Aleppo, Suriah, viral di media-media sosial. Bom tersebut meledak dalam bus dan menewaskan 126 orang, termasuk di antaranya 80 bocah.

Belakangan, seperti dilansir The Independent, Rabu (19/4/2017), jurnalis foto itu diketahui bernama Abd Alkader Habak.

Habak, sesaat sebelum peristiwa tragis tersebut, diketahui tengah memotret kondisi Kota Kefraya dan Foua yang masih dalam kepungan angkatan perang Suriah. Kedua kota itu masih menjadi basis teroris dan pemberontak.

“Ketika itu, aku melihat satu bus melintasi jalanan dari arah kawasan teroris meunju daerah dekat Aleppo. Ketika dalam perjalanan, bus itu tiba-tiba meledak,” tutur Habak saat diwawancarai CNN.

Setelahnya, Habak mengakui melihat suasana yang membuat perasaannya bercampur aduk, antara sedih dan marah.

“Anak-anak menangis meratap, mereka sekarat di hadapan mata saya. Selanjutnya, saya dan kawan-kawan memutuskan untuk tak memotret mereka, tapi menolong yang terluka,” katanya.

Habak lantas menyelamatkan seorang anak yang ternyata sudah tewas. Di tengah ancamanan bidikan senapan pemberontak, Habak berlari menggendong mayat bocah itu menjauh dari bus yang meledak.

baca juga

Ia membawa bocah tersebut ke ambulans terdekat, yang disediakan pemerintah. Hal itu terekam dalam selembar foto yang dipotret rekannya.

Selain itu,  dalam lembar foto lain yang juga viral dan mengundang simpati serta kesedihan warganet, tampak Habak duduk bersimpuh di atas tanah.

Sembari masih memegang kamera, ia tampak menangis. Sementara di dekatnya, terdapat mayat seorang bocah yang hangus.

Ia menangis, karena bocah tersebut sebenarnya hendak diselamatkan olehnya.

Untuk diketahui, pemerintah Suriah memastikan serangan bom bunuh diri tersebut menyasar anak-anak.

Sebab, seorang pria diketahui sempat membujuk anak-anak sekitar mendekat ke bus, sebelum meledakkan bom.

Agar bocah-bocah itu tertarik, si teroris menawarkan keripik dan permen. Pemerintah Suriah menuding, pelaku bom bunuh diri itu adalah anggota kelompok pemberontak.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konvoi Bus Pengungsi Suriah Dihantam Bom, 112 Tewas

Konvoi Bus Pengungsi Suriah Dihantam Bom, 112 Tewas

News | Minggu, 16 April 2017 | 15:31 WIB

Trump Bom Suriah, "Perang Dunia III" Ramai di Google

Trump Bom Suriah, "Perang Dunia III" Ramai di Google

Tekno | Minggu, 16 April 2017 | 06:35 WIB

Presiden Bashar Al Assad Akhirnya Ungkap soal Senjata Kimia

Presiden Bashar Al Assad Akhirnya Ungkap soal Senjata Kimia

News | Jum'at, 14 April 2017 | 12:12 WIB

Assad: Serangan Kimia Rekayasa, Agar AS Bisa Serang Kami

Assad: Serangan Kimia Rekayasa, Agar AS Bisa Serang Kami

News | Jum'at, 14 April 2017 | 07:00 WIB

Rusia Siap Desak PBB Selidik Serangan Gas di Suriah

Rusia Siap Desak PBB Selidik Serangan Gas di Suriah

News | Rabu, 12 April 2017 | 06:36 WIB

Turki: Pemerintah Suriah Masih Punya Senjata Kimia

Turki: Pemerintah Suriah Masih Punya Senjata Kimia

News | Rabu, 12 April 2017 | 01:04 WIB

Serangan AS ke Suriah Gagal Tingkatkan Moral Kelompok Teror

Serangan AS ke Suriah Gagal Tingkatkan Moral Kelompok Teror

News | Selasa, 11 April 2017 | 08:27 WIB

Rusia dan Iran Ultimatum Bakal Serang Amerika Serikat

Rusia dan Iran Ultimatum Bakal Serang Amerika Serikat

News | Senin, 10 April 2017 | 13:59 WIB

Serangan Gas Beracun, Indonesia Desak PBB Tengahi Konflik Suriah

Serangan Gas Beracun, Indonesia Desak PBB Tengahi Konflik Suriah

News | Minggu, 09 April 2017 | 17:44 WIB

Serangan AS ke Suriah Menguntungkan Korut, Ini Alasannya

Serangan AS ke Suriah Menguntungkan Korut, Ini Alasannya

News | Minggu, 09 April 2017 | 00:18 WIB

Terkini

Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya

Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:27 WIB

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:21 WIB

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:18 WIB

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:15 WIB

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:00 WIB

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287  Warga Asing

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:47 WIB

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:44 WIB

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:35 WIB

Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda

Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:25 WIB