Jawa Barat, Palagan Selanjutnya si 'Banteng Ketaton'

Reza Gunadha

Sabtu, 22 April 2017 | 06:30 WIB
Jawa Barat, Palagan Selanjutnya si 'Banteng Ketaton'
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri didampingi calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat memberikan intruksi dan pidato politik kepada relawan di Posko Rumah Lembang, Menteng, Jakarta, Rabu (15/3).

Kala itu, PDIP dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masih mesra. Pun Megawati dan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, masih “lengket”.

Setelah pecah kongsi, pamor Gerindra besutan Prabowo justru melesat naik. Anies-Sandi yang mengalahkan Ahok-Djarot, adalah kandidat yang diusung Gerindra.

Seusai Anies-Sandi kuat diprediksi menjadi pemenang pilkada menurut hitung manual Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, desakan kader-kader Gerindra agar Prabowo maju sebagai calon presiden (capres) pada tahun 2019 semakin menguat.

Jadi Pensiun Bu?

Saat merasakan kekalahan dalam pilkada serentak, PDIP juga memunyai persoalan internal yang harus disikapi, yakni regenerasi kader serta elite partai. Itu setelah Megawati memberikan sinyal ingin “pensiun” dan mau turun dari panggung politik.

"Saya sendiri suka berkata pada diri sendiri, mereka itu kok nggak kapok-kapokya. Sebetulnya, sudah dari tahun lalu berpikir pensiun. Karena tidak mudah, apalagi bagi seorang wanita untuk menjadi ketua umum partai di republik ini," ujar Megawati saat acara puncak ulang tahun ke-17 Banteng Muda Indonesia dan peresmian kantor ormas underbouw PDIP tersebut, di Jalan Cianjur, nomor 4, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/3).

Tapi, tampaknya, Megawati bakal menunda niatnya kalau benar-benar ingin pensiun dari politik. Setidaknya, niat itu belum bakal dilakukan dalam waktu dekat.

Sebabnya, Megawati sendiri ingin seluruh kader partai besutannya solid dan militan sebelum tahun 2019. Tidak main-main, Mega mempersilakan kader-kader PDIP yang tak menyukai kepemimpinannya untuk segera hengkang.

”Kalau nggak suka dengan PDIP, monggo, baik-baik saja mengembalikan kartu anggota. Lalu ya keluar saja," ucapnya.

baca juga

Pertaruhan Terakhir

Kekalahan demi kekalahan yang dicecap, tak ayal membuat elite PDIP didesak segera berbenah. Apalagi, mereka masih bakal diuji dalam kancah pertarungan pilkada di satu lagi wilayah besar dan signifikan untuk dimenangkan sebagai bekal politik elektoral tahun 2019: Jawa Barat.

"Tiap pilkada mempunyai tantangan dan karakter yang berbeda, baik dari segi luas (wilayah), cakupan isu maupun tantangannya pasti berbeda. Tapi, tentu setiap kekalahan harus selalu diwaspadai dan dievaluasi untuk perbaikan ke depan," tutur Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira kepada Suara.com, Jumat (21/4).

Khusus kekalahan di Jakarta, Andreas menilai tidak ada yang salah dari kinerja mesin partai. Bahkan dia menyebut, partainya merupakan partai yang paling total untuk memenangkan pilkada.

“Mesin partai bekerja all out, militan, kompak, dan gotong royong. Ini terbukti dari hasil survei maupun exit poll, lebih dari 90 persen pemilih PDIP memilih Ahok-Djarot," kata dia.

Andreas mengungkapkan, terdapat faktor luar yang juga turut andil dalam kekalahan Ahok-Djarot, sehingga tak sepenuhnya bisa menjustifikasi PDIP tak lagi mengakar di kalangan masyarakat.

"Semua juga tahu, kemenangan pilkada ditentukan oleh kombinasi banyak faktor. Selain mesin partai, figur kandidat, serta manajemen kampanye, dan isu, serta lainnya juga turut menentukan," terang anggota Komisi I DPR itu.

Dosen Politik Universitas Padjadjaran Firman Manan memprediksi, PDIP bakal serius membenani “dapurnya” setelah kali keempat mengenyam kekalahan pada pilkada serentak. Ia juga menakwilkan Megawati bakal mendesak seluruh kadernya all-out di Pilkada Jabar yang termasuk strategis.

"Mereka akan all out di Jabar setelah kekalahan di Jakarta dan sebelumnya di Banten. Saya melihat PDIP berpeluang turut mendukung Kang Emil (Ridwan Kamil; Wali Kota bandung) sebagai calon,” tutur Firman, Kami (20/4).

 

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ridwan Kamil Tak Punya Duit karena Tak Pernah Minta Pengusaha

Ridwan Kamil Tak Punya Duit karena Tak Pernah Minta Pengusaha

News | Jum'at, 21 April 2017 | 20:42 WIB

Ridwan Kamil Tak Mau Pilgub Jabar Sadis seperti di Jakarta

Ridwan Kamil Tak Mau Pilgub Jabar Sadis seperti di Jakarta

News | Jum'at, 21 April 2017 | 20:23 WIB

Gerindra: Pintu Sudah Tertutup bagi Ridwan Kamil

Gerindra: Pintu Sudah Tertutup bagi Ridwan Kamil

News | Kamis, 20 April 2017 | 17:58 WIB

Usai Mencoblos, Ahok dan Djarot Bakal Sambangi Rumah Megawati

Usai Mencoblos, Ahok dan Djarot Bakal Sambangi Rumah Megawati

News | Rabu, 19 April 2017 | 13:00 WIB

Usai Nyoblos, Mega dan Puan Makan Kerak Telor Ditonton Warga

Usai Nyoblos, Mega dan Puan Makan Kerak Telor Ditonton Warga

News | Rabu, 19 April 2017 | 12:59 WIB

Menuju TPS, Megawati dan Keluarga Diiringi Pasukan Marawis

Menuju TPS, Megawati dan Keluarga Diiringi Pasukan Marawis

News | Rabu, 19 April 2017 | 12:17 WIB

Rumah Megawati Dijadikan Markas Ahok-Djarot Pantau Pencoblosan

Rumah Megawati Dijadikan Markas Ahok-Djarot Pantau Pencoblosan

News | Rabu, 19 April 2017 | 10:40 WIB

Pesan Penting Megawati Buat Pendukung Ahok - Djarot Jelang Hari H

Pesan Penting Megawati Buat Pendukung Ahok - Djarot Jelang Hari H

News | Selasa, 18 April 2017 | 19:05 WIB

Megawati Serukan Konferensi Asia Afrika yang Kedua

Megawati Serukan Konferensi Asia Afrika yang Kedua

News | Selasa, 18 April 2017 | 16:05 WIB

Ketemu Ridwan Kamil, Kenapa Ekspresi Chelsea Islan Begini Yah?

Ketemu Ridwan Kamil, Kenapa Ekspresi Chelsea Islan Begini Yah?

Entertainment | Senin, 17 April 2017 | 19:37 WIB

Terkini

Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?

Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:14 WIB

Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google

Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:00 WIB

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:50 WIB

Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi

Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro

Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:48 WIB

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri

2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional

Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:41 WIB

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:33 WIB

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB

×