Ancaman Bunuh Buni Yani Dkk, Pengacara: Ini Berbahaya!

Siswanto Suara.Com
Senin, 01 Mei 2017 | 11:44 WIB
Ancaman Bunuh Buni Yani Dkk, Pengacara: Ini Berbahaya!
Buni Yani menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran kebencian bermuatan SARA, Senin (9/1/2017). (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Warganet berinisial NS, asal Surabaya, Jawa Timur, menyampaikan keinginan untuk mencari pembunuh bayaran buat menghilangkan nyawa Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah, anggota DPD Fahira Idris, pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab, dan Buni Yani mendapat respon serius.

Buni Yani menanggapi serius ancaman tersebut. Melalui pengacara, Aldwin Rahardian, mengatakan akan melaporkan pemilik akun Twitter berinisial NS ke pihak berwajib. Buni Yani merupakan tersangka kasus dugaan penghasutan berbau SARA melalui media sosial terkait penyebaran potongan video pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Kami sudah tahu. Besok akan ada laporan ke polisi," kata Aldwin kepada Suara.com, Senin (1/5/2017). Aldwin merupakan suami Fahira Idris.

Cuitan NS yang kontroversial yaitu "If you know of a way to crowdfund assasins to kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rizieq Shihab, Buni Yani and friends, lemme know."

Aldwin mengatakan kemungkinan laporan akan dilakukan secara bersamaan. Sebab, tokoh-tokoh lain yang diancam juga berencana membuat laporan ke polisi.

Aldwin menilai tindakan NS bukan kategori candaan.

"Itu sangat berbahaya dan bisa membuat rusuh. Di media sosial itu bisa berdampak luar," kata Aldwin.

Menurut Aldwin kasus tersebut jika tidak ditangani polisi berpotensi memicu reaksi publik.

"Umat ini akan sangat marah. Apalagi kasus-kasus hukum, penegakan hukum belum baik, belum tegas, dari mulai kasus-kasus Habib Rizieq, ulama dikriminalisasi, dan sebagainya, ditambah lagi yang begini-begini. Kalau hukum tidak ditegakkan, dikhawatirkan umat sampai pada klimaks karena menuntut keadilan. Hal begini jangan dibiarkan. Harus tindak. Kalau dibiarkan, bisa tidak ada kepastian hukum," kata dia.

Baca Juga: Diancam Dihabisi, Fahira Idris Buat Sayembara Polisikan Pelaku

Menurut Aldwin munculnya aksi seperti yang dilakukan NS karena tidak adanya penegakan hukum yang tegas.

"Kayak fenomena Iwan Bopeng. itu dibiarkan. Memperkeruh dan membuat orang semakin berani. Ini akan memecah integrasi bangsa. Bahaya ini. Bisa terjadi konflik horisontal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI