Pendukung Ahok Serang Provokator Pascavonis 2 Tahun Penjara Ahok

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 09 Mei 2017 | 11:29 WIB
Pendukung Ahok Serang Provokator Pascavonis 2 Tahun Penjara Ahok
Massa pro Basuki Tjahaja Purnama di depan pengadilan. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama serang orang tidak dikenal pascapembacaan vonis Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (9/5/2017). Orang itu dianggap sebagai provokator.

Seseorang yang menyerang itu menjadi bulan-bulanan masa pro Ahok begitu menyerang. Lelaki yang berbaju putih tersebut, tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang yang ada di kumpulan massa pro Ahok.

Dia sempat mendapatkan pukulan dari massa pro Ahok.

"Provokator ini. Dia memprovokasi. Usir dari sini," teriak seorang lelaki dari massa pro Ahok.

Polisi yang berjaga-jaga di area tersebut langsung melakukan pengamanan. Lelaki yang diduga sebagai provokator tersebut langsung ke bus miliki polisi. Kejadian itu berlangsung sekitar sepuluh menit.

Kejadian tersebut terjadi setelah hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ahok dalam kasus penistaan agama. Massa pro Ahok yang tadinya sedang mengheningkan cipta atas vonis tersebut, langsung berlarian ke tempat kejadian.

Majelis Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto memvonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan hukuman penjara dua tahun dalam persidangan, Selasa (9/5/2017). Hakim juga memerintahkan agar Ahok ditahan.

"Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara dua tahun," kata Dwiarso di ruang sidang Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Pengadilan juga membebankan kepada Ahok untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

Dwiarso mengatakan keputusan sidang perkara penistaan agama hari ini didasarkan pada semua fakta persidangan.

"Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan penodaan agama," kata Dwiarso.

Setelah membacakan putusan dan mengetukkan palu, Dwiarso mempersilahkan Ahok dan jaksa untuk memberikan tanggapan.

Vonis ini lebih berat dari tuntutan jaksa.

Padahal, sebelumnya, jaksa hanya menjerat Ahok dengan dakwaan salah satu pasal alternatif, Pasal 156 KUHP. Dia dituntut hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun karena dianggap menyatakan peerasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap sautu atau beberapa golonngan rakyat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dihukum Dua Tahun dan Diperintahkan Ditahan, Ahok Banding!

Dihukum Dua Tahun dan Diperintahkan Ditahan, Ahok Banding!

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 11:17 WIB

Ahok Dihukum 2 Tahun, Begini Reaksi Massa Anti-Ahok

Ahok Dihukum 2 Tahun, Begini Reaksi Massa Anti-Ahok

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 11:13 WIB

Ahok Dipenjara, Teman Ahok: Kami Berduka Sedalam-dalamnya

Ahok Dipenjara, Teman Ahok: Kami Berduka Sedalam-dalamnya

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 11:12 WIB

Pengadilan Menghukum Ahok Dua Tahun Penjara

Pengadilan Menghukum Ahok Dua Tahun Penjara

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 11:00 WIB

Harapan Djarot pada Detik-detik Akhir Vonis Ahok Siang Ini

Harapan Djarot pada Detik-detik Akhir Vonis Ahok Siang Ini

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 10:53 WIB

Pemuda Dayak Mainkan Sampek di Depan Tempat Sidang Ahok

Pemuda Dayak Mainkan Sampek di Depan Tempat Sidang Ahok

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 10:42 WIB

48 Ribu Orang Teken Petisi 'Penjarakan Ahok'

48 Ribu Orang Teken Petisi 'Penjarakan Ahok'

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 10:37 WIB

Djarot Minta Warga Doakan Hakim Adil Putuskan Hukuman Ahok

Djarot Minta Warga Doakan Hakim Adil Putuskan Hukuman Ahok

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 10:21 WIB

Berkas Putusan Ahok Sampai 630 Halaman, Hakim Giliran Membacakan

Berkas Putusan Ahok Sampai 630 Halaman, Hakim Giliran Membacakan

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 10:05 WIB

Terkini

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:24 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:22 WIB

Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH

Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:11 WIB

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:09 WIB

Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB

Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend

Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB

KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan

KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:47 WIB

Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan

Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal

Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB