Setelah Kapal Perang, Filipina Minat Kapal Rumah Sakit ke PT PAL

Tomi Tresnady | Suara.com

Kamis, 11 Mei 2017 | 12:41 WIB
Setelah Kapal Perang, Filipina Minat Kapal Rumah Sakit ke PT PAL
Kapal Rumah Sakit bersandar di San Diego, California, AS pada 16 Maret 2007. Kapal ini menampung 1.000 tempat tidur, 12 ruang operasi, pelayanan radiologi dan labolatorium. [shutterstock]

Suara.com - Kementerian Pertahanan Filipina berminat memesan kembali kapal ke PT PAL Indonesia, dan rencananya adalah kapal jenis rumah sakit setelah sebelumnya membeli dua kapal "Strategic Sealift Vessel" (SSV) ke perusahaan itu.

General Manager Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia Satriyo Bintoro di Manila, Kamis, mengatakan saat ini pihak Filipina masih melakukan beberapa pendataan dan spesifikasi kapal yang dibutuhkan.

Diharapkan, kata Bintoro, dalam waktu dekat akan ada gambaran jelas mengenai spesifikasi kapal yang dibutuhkan, sehingga tim PT PAL Indonesia bisa segera menyesuaikan.

"Kami optimistis mereka akan memesan kembali kapal ke PT PAL Indonesia, karena mereka mengaku puas dengan dua kapal sebelumnya yang dibeli dari kami," kata Bintoro.

Bintoro mengakui, minat Filipina dan beberapa negara lainnya bisa menjadi peluang bisnis PT PAL Indonesia, dan diharapkan dengan kepuasan negara pemesan akan menambah kepercayaan bagi galangan nasional lainnya.

"Selain kapal rumah sakit, mereka mengaku juga butuh lagi tiga lagi kapal jenis SSV, karena spesifikasinya sesuai dengan wilayah Filipina," katanya.

Sebelumnya, Filipina memesan dua kapal SSV ke PT PAL Indonesia yang diberi nama BRP Tarlac dan BRP Davao Del Sur dengan nilai pemesanan keduanya mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

Pembelian kedua kapal SSV itu diawali setelah PT PAL Indonesia memenangkan tender dan lelang Internasional yang diadakan negara setempat pada tahun 2014, dengan mengalahkan delapan negara salah satunya Korea Selatan, yang dikenal sebagai salah satu negara produsen kapal hingga jet untuk perang.

Ekspor kapal perang pertama Indonesia dilepas Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 8 mei 2016, dan ekspor kedua dilepas Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada 4 Mei 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Kasus HTI, Pemerintah Harus Kasih Teladan

Di Kasus HTI, Pemerintah Harus Kasih Teladan

News | Kamis, 11 Mei 2017 | 11:18 WIB

Raja Swedia Segera Kunjungi Indonesia Bulan Ini

Raja Swedia Segera Kunjungi Indonesia Bulan Ini

News | Kamis, 11 Mei 2017 | 02:00 WIB

Ini Reaksi Filipina Setelah Beli Kapal Perang Buatan Indonesia

Ini Reaksi Filipina Setelah Beli Kapal Perang Buatan Indonesia

News | Senin, 08 Mei 2017 | 13:13 WIB

Khawatir Abu Sayyaf, Pengiriman Kapal SSV-2 Dikawal Ketat

Khawatir Abu Sayyaf, Pengiriman Kapal SSV-2 Dikawal Ketat

News | Senin, 08 Mei 2017 | 07:31 WIB

Polisi Filipina: Ulama Syiah Jadi Target Paket Bom

Polisi Filipina: Ulama Syiah Jadi Target Paket Bom

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 15:10 WIB

Jokowi dan Duterte Resmikan Kapal Penyeberangan Davao-Bitung

Jokowi dan Duterte Resmikan Kapal Penyeberangan Davao-Bitung

News | Minggu, 30 April 2017 | 07:21 WIB

Jokowi dan Duterte Sepakat Bangun Jalur Kapal RI - Filipina

Jokowi dan Duterte Sepakat Bangun Jalur Kapal RI - Filipina

Bisnis | Sabtu, 29 April 2017 | 11:21 WIB

Penemuan Bilik Rahasia Bikin Kepala Polisi Dipecat

Penemuan Bilik Rahasia Bikin Kepala Polisi Dipecat

News | Sabtu, 29 April 2017 | 02:19 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:01 WIB

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:46 WIB

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB