Anak Perempuan Ini Kabur dari Penculikan Kelompok Boko Haram

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 18 Mei 2017 | 06:41 WIB
Anak Perempuan Ini Kabur dari Penculikan Kelompok Boko Haram
Tawanan kelompok Boko Haram, di Nigeria. [AFP]

Suara.com - Seorang anak perempuan Nigeria dari kelompok siswi "putri-putri Chibok" yang disekap kelompok pemberontak Boko Haram berhasil meloloskan diri dari para penculiknya. Peristiwa tersebut disampaikan seorang juru bicara kepresidenan.

Pemunculan siswi tersebut merupakan yang terbaru dari 270 anak perempuan yang diculik Boko Haram pada April 2014 dari kota di timur laut, Chibok. Sebelumnya pada awal bulan ini, kelompok militan itu menukar 82 anak perempuan dengan anggota-anggota mereka yang ditahan.

"Wakil Presiden Nigeria Yemi Osinbajo dalam sidang kabinet di ibu kota negara, Abuja, mengumumkan bahwa satu siswi Chibok lainnya telah ditemukan setelah ia meloloskan diri dari para penculiknya," kata juru bicara.

"Yang saya ketahui, (siswi) yang bersangkutan sudah dibawa ke Abuja," ujarnya tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Sekitar 60 dari 270 anak perempuan yang diculik meloloskan diri, sementara lebih dari 100 lainnya dibebaskan. Lebih dari 100 lainnya diyakini masih disekap.

Pemberontakan yang dilancarkan Boko Haram telah menewaskan lebih dari 20.000 orang dan mengakibatkan lebih dari jutaan orang mengungsi sejak 2009. Kelompok itu berupaya membentuk kekhalifahan di Nigeria timur laut.

Tiga tahun lalu, penculikan anak-anak perempuan dari sekolah menengah pertama oleh Boko Haram memunculkan kemarahan global dan kalangan pesohor menggulirkan kampanye #bringbackourgirls.

Lebih dari dua tahun, tidak ada tanda-tanda keberadaan para siswi tersebut.

Namun, dengan ditemukannya salah satu dari mereka dengan membawa bayi pada Mei tahun lalu, terbuka harapan bahwa anak-anak perempuan itu dalam keadaan selamat. Dua anak lagi ditemukan beberapa bulan setelah itu dan 21 anak dibebaskan oleh Boko Haram pada Oktober.

Kendati anak-anak perempuan Chibok menjadi kasus yang paling banyak disorot, Boko haram sebenarnya telah menculik ribuan orang dewasa dan anak-anak, yang banyak kasus di antaranya telantar, kata organisasi-organisasi bantuan.

Kelompok pemberontak itu kerap menggunakan mereka yang diculik, terutama anak-anak perempuan dan perempuan dewasa, sebagai pengebom bunuh diri. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siswi Berjilbab Pegang Pistol Umumkan Setia ke Boko Haram

Siswi Berjilbab Pegang Pistol Umumkan Setia ke Boko Haram

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 08:58 WIB

Boko Haram Culik 22 Anak Perempuan untuk Jadi Budak Seks

Boko Haram Culik 22 Anak Perempuan untuk Jadi Budak Seks

News | Sabtu, 01 April 2017 | 12:45 WIB

Kamerun Bebaskan 5.000 Tawanan Boko Haram

Kamerun Bebaskan 5.000 Tawanan Boko Haram

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 04:01 WIB

Abu Bakar Shekau Bunuh Jubir Boko Haram

Abu Bakar Shekau Bunuh Jubir Boko Haram

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 19:40 WIB

90 Orang Tewas Akibat Serangan Udara Boko Haram

90 Orang Tewas Akibat Serangan Udara Boko Haram

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 02:40 WIB

Bom Bunuh Diri 2 Perempuan di Nigeria, 30 Orang Tewas

Bom Bunuh Diri 2 Perempuan di Nigeria, 30 Orang Tewas

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 03:04 WIB

Terkini

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB