Pulang dari Arab, Jokowi Langsung ke Bogor Sambut Raja Swedia

Senin, 22 Mei 2017 | 12:16 WIB
Pulang dari Arab, Jokowi Langsung ke Bogor Sambut Raja Swedia
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo [Biro Pers]

Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (22/5/2017).

Kedatangan Presiden dan Ibu Negara disambut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, pelaksana tugas Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto.

Kemudian Jokowi langsung berangkat ke Istana Kepresidenan Bogor untuk menerima kunjungan kenegaraan Raja Swedia, Raja Carl XVI Gustaf, beserta Ratu Silvia.

Sebelumnya, pesawat Kepresidenan-1 lepas landas dari Pangkalan Udara King Salman, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (21/5/2017) pukul 19.35 waktu setempat atau pukul 23.35 WIB dan transit selama 50 menit di Banda Aceh.

Di Riyadh, Arab Saudi, Jokowi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Islam Arab - Amerika yang dihelat di King Abdulaziz Convention Center.

Di forum tersebut, Jokowi menyampaikan pesan dan berbagi pengalaman kepada dunia Internasional dalam upaya Indonesia melawan radikalisme dan terorisme.

Indonesia meyakini pentingnya menyeimbangkan pendekatan hard-power dengan pendekatan soft-power. Selain pendekatan hard-power, Indonesia juga mengutamakan pendekatan soft-power melalui pendekatan agama dan budaya.

“Untuk program deradikalisasi, misalnya, otoritas Indonesia melibatkan masyarakat, keluarga, termasuk keluarga mantan nara pidana terorisme yang sudah sadar; dan organisasi masyarakat,” kata Jokowi, kemarin.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan empat pemikirannya untuk mengatasi radikalisme dan terorisme.

Baca Juga: Gaya Jokowi Keren, Sambut Raja Swedia Pakai Beskap dan Berpeci

Pertama, umat Islam se dunia harus bersatu bersatu untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah.

“Persatuan umat Islam merupakan kunci untuk keberhasilan memberantas terorisme; janganlah energi kita habis untuk saling bermusuhan,” ujar dia.

Kedua, kerjasama pemberantasan radikalisme dan terorisme harus ditingkatkan.

Ketiga, upaya menyelesaikan akar masalah harus ditingkatkan, ketimpangan dan ketidakadilan harus diakhiri; pemberdayaan ekonomi yang inklusif harus diperkuat.

Keempat, Presiden mengharapkan setiap dari kita harus berani menjadi part of solution dan bukan part of problem dari upaya pemberantasan terorisme.

"Setiap dari kita harus dapat menjadi bagian upaya penciptaan perdamaian dunia,” kata dia mengakhiri sambutan di KTT Islam Arab - Amerika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI